Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat kunjungan kerja (Kunker) di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, pada Minggu, 15 November 2020.

Karena itu, lanjut Lecky Frederich Koli, atas perintah Gubernur pada Agustus 2020 lalu, pihaknya menomor-satukan perbaikan siklus pertanian. Upaya–upaya yang dikerjakan hingga saat ini sudah mulai menunjukkan hasil dari aspek perbenihan. Saat ini, Kabupaten Belu sudah bisa produksi benih jagung Komposit Namoru yang bisa digunakan untuk back–up Kabupaten Kupang. Sebaliknya, Kabupaten Kupang sudah bisa menghasilkan benih padi untuk back–up Kabupaten Belu.

“Terima kasih kepada Pak Pjs. Bupati Belu yang sudah konsolidasi, sehingga benih jagung sudah bisa keluar untuk back- up Kabupaten Kupang,” ucapnya.

Menurut Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, hal ini merupakan satu langkah yang baik dengan dukungan dari Gubernur NTT. Dan saat ini, pihaknya sudah mempersiapkan benih yang akan digunakan pada musim tanam kedua (musim tanam periode Asep [April–September]). “Sehingga yang kita harapkan untuk musim tanam April – September (2021,red.), tidak ada lagi keterlambatan benih. Kita sudah siapkan benih padi, benih jagung, kacang–kacangan yang sifatnya lokal,”ujarnya.

Benih padi yang dibutuhkan untuk tahun ini, lapornya kepada Gubernur NTT, bahwa dibutuhkan 1.650 ton. Namun, masih kekurangan 100 ton, sehingga didatangkan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). “Benih jagung Komposit, kita sudah bisa siapkan sendiri sedangkan, Hibrida kita datangkan dari luar. Untuk persiapan musim tanam Asep, kita butuhkan benih jagung 800 ton atau 800.000 kg, “urainya.

Musim tanam Okmar (Oktober – Maret) Kabupaten Belu 2020, jelasnya, akan ditanam jagung Hibrida kurang lebih 1.000 hektar, dan jagung Komposit 522 hektar yang benihnya sudah diserahkan hari ini (Minggu, 15 November,red).

Berkaitan dengan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), program besutan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, imbuh Lecky Frederich Koli, hasil penjualan jagung setelah dipanen, direnten dengan pembelian ternak seperti Sapi, Babi, Kambing, Domba dan Ayam untuk dipelihara.

“Karena pengalaman sekian lama, kalau tanam jagung panen jagung, maka setelah jagungnya habis terjual, petaninya tetap jatuh miskin. Maksudnya, supaya rantai ekonominya bertambah demi ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT menyerahkan bantuan benih dan alat pipil jagung secara simbolis kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan), antara lain: benih jagung Hibrida untuk Poktan Sinar Kuanitas dan Poktan Sinar Meomanu, benih padi bagi Poktan Makmur Mandiri dan Poktan Haliasekin, benih jagung Komposit Poktan Sinar Harapan, dan alat pipil jagung kepada Poktan Manuaman. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)
Editor: (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan ASN Ikut Seleksi Terbuka Sekda Kota Kupang

    Sembilan ASN Ikut Seleksi Terbuka Sekda Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang melaksanakan seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PJPTP) Sekda Kota Kupang, dalam rangka memberikan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut berkompetisi serta untuk menghasilkan pejabat tinggi yang andal dan berkompeten. Peserta harus memiliki kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan dan kinerja yang baik […]

  • Ikut Program TJPS, Gubernur VBL Apresiasi Kinerja Kelompok Tani Fajar Pagi

    Ikut Program TJPS, Gubernur VBL Apresiasi Kinerja Kelompok Tani Fajar Pagi

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), kembali melakukan kunjungan ke Kabupaten Kupang pada Kamis, 2 April 2020. Kunjungannya kali ini dalam rangka panen jagung jenis Komposit Lamuru yang terletak di Kecamatan Amabi Oefeto yang melaksanakan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/03/15/program-tanam-jagung-panen-sapi-berjalan-kab-sbd-panen-perdana/ Gubernur sangat mengapresiasi apa yang […]

  • Sabu Timur Jadi Kawasan Industri, PLN UIW NTT Siap Pasokan Listrik

    Sabu Timur Jadi Kawasan Industri, PLN UIW NTT Siap Pasokan Listrik

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu-NTT, Garda Indonesia | Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 2 (dua) pabrik yakni satu pabrik pengolahan rumput laut dan satu pabrik air mìnum dalam kemasan (AMK). Kedua pabrik milik Pemda Sabu Raijua tersebut  diresmikan pada Agustus 2016 dan berhenti beroperasi sekitar tahun 2017—2019 (informasi dari petugas jaga di […]

  • Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

    Budidaya Cacing LR, Upaya Pemkot Kupang Dongkrak Ekonomi Pemulung

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang, melalui Tim Penggerak (TP) PKK, melakukan panen perdana cacing Lumbricus Rubellus (LR), yang dibudidayakan oleh masyarakat di kampung pemulung ‘Aku Ada’, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, pada Selasa, 22 Oktober 2019. Ketua Pokja 3, PKK Kota Kupang, Henny Lukas menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program utama […]

  • Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Koordinasi Pelaksanaan Model Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Jakarta, Selasa, 3 September 2019; berulang kali menekankan pentingnya melindungi anak dari bahaya pornografi. Bentuk perlindungan bukan hanya pendampingan terhadap penggunaan gawai dan internet oleh orangtua, melainkan juga upaya antisipatif agar anak tidak […]

  • RUU ASN, Presiden Bahas Tiga Isu Krusial

    RUU ASN, Presiden Bahas Tiga Isu Krusial

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghelat rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membahas terkait Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) pada Rabu, 13 September 2023, di Istana Merdeka, Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas dalam keterangannya usai rapat menyebut bahwa terdapat sejumlah isu […]

expand_less