Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat kunjungan kerja (Kunker) di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, pada Minggu, 15 November 2020.

Karena itu, lanjut Lecky Frederich Koli, atas perintah Gubernur pada Agustus 2020 lalu, pihaknya menomor-satukan perbaikan siklus pertanian. Upaya–upaya yang dikerjakan hingga saat ini sudah mulai menunjukkan hasil dari aspek perbenihan. Saat ini, Kabupaten Belu sudah bisa produksi benih jagung Komposit Namoru yang bisa digunakan untuk back–up Kabupaten Kupang. Sebaliknya, Kabupaten Kupang sudah bisa menghasilkan benih padi untuk back–up Kabupaten Belu.

“Terima kasih kepada Pak Pjs. Bupati Belu yang sudah konsolidasi, sehingga benih jagung sudah bisa keluar untuk back- up Kabupaten Kupang,” ucapnya.

Menurut Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, hal ini merupakan satu langkah yang baik dengan dukungan dari Gubernur NTT. Dan saat ini, pihaknya sudah mempersiapkan benih yang akan digunakan pada musim tanam kedua (musim tanam periode Asep [April–September]). “Sehingga yang kita harapkan untuk musim tanam April – September (2021,red.), tidak ada lagi keterlambatan benih. Kita sudah siapkan benih padi, benih jagung, kacang–kacangan yang sifatnya lokal,”ujarnya.

Benih padi yang dibutuhkan untuk tahun ini, lapornya kepada Gubernur NTT, bahwa dibutuhkan 1.650 ton. Namun, masih kekurangan 100 ton, sehingga didatangkan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). “Benih jagung Komposit, kita sudah bisa siapkan sendiri sedangkan, Hibrida kita datangkan dari luar. Untuk persiapan musim tanam Asep, kita butuhkan benih jagung 800 ton atau 800.000 kg, “urainya.

Musim tanam Okmar (Oktober – Maret) Kabupaten Belu 2020, jelasnya, akan ditanam jagung Hibrida kurang lebih 1.000 hektar, dan jagung Komposit 522 hektar yang benihnya sudah diserahkan hari ini (Minggu, 15 November,red).

Berkaitan dengan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), program besutan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, imbuh Lecky Frederich Koli, hasil penjualan jagung setelah dipanen, direnten dengan pembelian ternak seperti Sapi, Babi, Kambing, Domba dan Ayam untuk dipelihara.

“Karena pengalaman sekian lama, kalau tanam jagung panen jagung, maka setelah jagungnya habis terjual, petaninya tetap jatuh miskin. Maksudnya, supaya rantai ekonominya bertambah demi ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT menyerahkan bantuan benih dan alat pipil jagung secara simbolis kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan), antara lain: benih jagung Hibrida untuk Poktan Sinar Kuanitas dan Poktan Sinar Meomanu, benih padi bagi Poktan Makmur Mandiri dan Poktan Haliasekin, benih jagung Komposit Poktan Sinar Harapan, dan alat pipil jagung kepada Poktan Manuaman. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)
Editor: (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) melakukan penggeledahan insidental terhadap semua kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat malam, 8 Oktober 2021, pukul 20.00 WITA. Kepala […]

  • LUHUT TEKAN Pj GUBERNUR NTT : “Audit dari Nol”

    LUHUT TEKAN Pj GUBERNUR NTT : “Audit dari Nol”

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 9Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Jumat, 8 September 2023 merupakan hari pertama bagi Ayodhia Kalake sebagai Penjabat Gubernur NTT berkantor di gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Selain itu, pada hari sama pukul 09.00—selesai, dilakukan pisah sambut dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018—2023, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi. Penjabat Gubernur NTT patut menunaikan tugas […]

  • Air Bersih dan Jilid Janji Calon Wali Kota Kupang

    Air Bersih dan Jilid Janji Calon Wali Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Darius Beda Daton Bagi warga Kota Kupang khususnya yang menjadi pelanggan PDAM tentu merasakan betapa minimnya suplai air bersih dari PDAM baik PDAM Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang. Pada saat puncak musim panas, di sebagian kelurahan, air mengalir hanya lebih kurang 1 (satu) kali dalam seminggu. Itu pun berlangsung lebih kurang 10 jam saja. […]

  • Badai Seroja di NTT Berpotensi Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

    Badai Seroja di NTT Berpotensi Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap beroperasi normal pasca-Badai Seroja yang menerjang Kota Kupang dan sekitarnya pada Senin dini hari, 5 April 2021. Kantor Bl Nusa Tenggara Timur tetap memberikan layanan operasional kas dan kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Selanjutnya, BI Provinsi NTT akan terus memantau […]

  • Jaga Indikasi Geografis Vanili Alor, Kumham NTT & Pemda Alor Bersinergi

    Jaga Indikasi Geografis Vanili Alor, Kumham NTT & Pemda Alor Bersinergi

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Conduct an export readliness study and design an enhancement programme dari ARISE + Indonesia bakal melakukan pendampingan untuk 17 indikasi geografis di Indonesia. Di Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 2 (dua) indikasi geografis yang bakal dinilai dan ditinjau kembali yakni Kopi Arabika Flores Bajawa dan Vanili Alor. ARISE + Indonesia bekerja […]

  • Pesepeda Perancis Tampil Perkasa Etape Pertama Tour De EnTeTe

    Pesepeda Perancis Tampil Perkasa Etape Pertama Tour De EnTeTe

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kategori King of the Mountain, Muhamad Herlangga, Rider asal Indonesia dari Nusantara BYC berhasil mengumpulkan poin terbanyak. Pembalap dengan nomor Bib 93 ini berhasil mengumpulkan 10 poin sehingga dirinya berhak mengenakan Polkadot Jersey sebagai raja tanjakan.   Kefamenanu | Etape pertama Tour De EnTete berhasil dimenangkan oleh Axel Habert. Pembalap asal Perancis yang tergabung […]

expand_less