Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » ‘Kartini Zaman Now’ di Tengah Pandemik Corona

‘Kartini Zaman Now’ di Tengah Pandemik Corona

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh Helmy Tukan

Kartini muda belia meninggal di usia muda, namun karya-karyanya menginspirasi kaum wanita maupun kaum pria di seantero jagad. Ada beberapa karyanya yang selalu kupegang hingga kini, yang selalu membuatku semangat dalam menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga dan wanita karier.

Tahun ini, kita merayakan hari Kartini dalam suasana yang berbeda dan mungkin sangatlah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita yang kini mengalami masa di mana muncul wabah virus Corona yang semakin menggerogoti seisi warga dunia. Tak ada kegiatan peringatan hari Kartini di luar rumah, tak ada nyanyian Kartini di sekolah-sekolah, tak terdengar pula puisi-puisi Kartini yang dibawakan oleh siswa-siswi ku di tempat mengajarku di SD Inpres Waibalun, ya.. semua ini karena Corona.

Hari ini, 141 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 21 April 1879, Raden Ajeng Kartini lahir di Rembang, Jawa Tengah. Hari lahirnya diperingati sebagai Hari Kartini.

Selamat Ulang tahun, Ibu Kartini.

Sosok pejuang sejati yang memperjuangkan nasib kaum wanita seluruh Indonesia. Beliau berasal dari turunan ningrat, seorang wanita cerdas namun mempunyai nasib kurang beruntung. Di usia 12 tahun, Kartini terpaksa dikurung dan dijodohkan oleh sang ayah dan harus menikah dengan pria yang lebih tua darinya. Selama masa kurungan, Kartini banyak menulis dan karyanya selalu dikenang sepanjang masa.

Kita pada masa ini, tak boleh mengalah dengan keadaan, tak boleh menyerah dalam situasi yang sesulit apapun persoalan hidup kita. Sebagai wanita masa kini yang memiliki berbagai peran di segala bidang kehidupan, patut kita berterima kasih pada Ibu Kartini atas segala jasanya memperjuangkan hak kaum wanita Indonesia.

Banyak peran yang dilakonkan oleh kaum wanita sebagai ibu rumah tangga, petani, penjual sayur, guru, pegawai, polisi, anggota DPR, menteri bahkan presiden. Sebagai wanita, kita patut berbangga akan hal ini, karena telah mengambil bagian dalam pembangunan, istilah kerennya disebut emansipasi wanita.

Aku bangga padamu, hai Ibu Kartini . Ini kuucapkan dalam hati setelah aku tersadar telah berada di kantor Dinas PKO Kabupaten Flores Timur. Kutemui banyak kaumku yang menyapa para pegawai yang melintasi lorong-lorong kantor ini. Teringat dalam tas ada tersimpan beberapa lembar masker kain kiriman dari Kupang, dari seorang Kartini Zaman Now, Kaka An Kolin, seorang wanita cerdas, politisi sejati dan pejuang suara kaum terpinggirkan dan juga tentunya pejuang hak-hak perempuan dan anak.

Aku mendapat kiriman masker tadi pagi, dan langsung kubagikan kepada teman-teman kerja juga beberapa pedagang yang aku temui di pasar.

Kartini muda belia, jasamu tak kulupakan, meski kini kami pun dalam kurungan, terisolasi dan menjalani social distancing karena pandemik covid 19, namun kami tetap dan selalu menjadi Kartini sejati; menjalankan peran ganda sebagai istri dan sebagai wanita karier; menjalani tugas rumah tangga, melayani suami dan anak-anak termasuk rutinitas kami sebagai pencari nafkah membantu suami, sebagai guru, dosen, penjual ikan, pedagang, petani, penjual kue.

Ibu Penjual Ikan, Kartini di tengah Pamdemik Corona

Itulah kami, sesama kaummu yang telah merdeka menjalani berbagai profesi seturut bakat dan kemampuan kami. Kini, kami di rumah saja merayakan harimu bersama keluarga tercinta meski sunyi, tapi kami bahagia.

Kartini mudaku, biarlah kutulis lagi kutipan cerita inspirasimu bagi kaummu. Bahwa, hidup cuma sekali jangan disia-siakan:

Penyebab utama kejatuhan kita adalah diri kita sendiri. sikap kita sendiri yang membuat kita jatuh, jadi jangan salahkan orang lain.

Jangan mengeluh; Jangan suka mengeluh akan setiap kepahitan hidup.hadapi dengan senyum karena itu adalah cara Tuhan menguji imanku;

Teruslah bermimpi, Teruslah bermimpi dan raihlah citamu;

Berani mengambil keputusan dan menghadapi segala rintangan hidup,

Menjadi wanita cerdas dengan belajar tekun di rumah maupun di sekolah bahkan di mana dan kapan pun itu, Menghadapi kesulitan dengan tabah karena akan datang kebahagiaan sempurna;

Jangan menyerah, Jika ingin maju jangan menyerah, jangan biarkan penyesalan datang karena selangkah lagi kamu akan menang;

Harus mandiri, ”Adakah yang lebih hina daripada bergantung pada orang lain?”

Kehidupan akan berubah, Tiada awan di langit yang tetap selamanya, tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita akan lahir pagi yang membawa keindahan. Itulah kehidupan manusia yang serupa dengan alam;

Angan-angan yang sempurna, Karena ada bunga yang mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, karena ada angan-angan muda mati, kadang muncullah angan -angan lain yang lebih sempurna.

Terima Kasih Ibu Kartini, terima kasih Ibu An Kolin atas donasi masker bagi kami warga kota Larantuka. Mari kita bersama menjadi Kartini-Kartini Zaman Now, yang semakin tangguh menghadapi hidup yang penuh tantangan ini. Semoga. (*)

*/Penulis merupakan pegiat literasi dan pendidik di SD Inpres Waibalun Flores Timur

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIRMA Terapkan Pertanian Ekologi dan Inovasi Lokal

    CIRMA Terapkan Pertanian Ekologi dan Inovasi Lokal

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Loading

    CIRMA menempatkan keadilan iklim sebagai elemen utama dalam membangun green economy. Di Timor Barat, persoalan akses terhadap air bertani dan sumber daya alam lainnya sangat erat dengan kerentanan sosial-ekonomi.   Timor | Salah satu langkah konkret CIRMA dalam mewujudkan ekonomi hijau adalah melalui pengembangan pertanian ekologi. CIRMA mendorong praktik-praktik agroekologi, penggunaan pupuk organik, serta pemanfaatan […]

  • Richard Riwoe Tegaskan Langkah Bangun NTT

    Richard Riwoe Tegaskan Langkah Bangun NTT

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 4Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pengacara andal yang bermukim bilangan Cawang Baru, Jatinegara, Jakarta Timur dan berkantor di Law Office Richard Riwoe & Partner, Advocates and Legal Consultants beralamat di Contennial Tower lantai 29 unit D & E Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 24—25 Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan; menegaskan langkahnya membangun Nusa Tenggara Timur (NTT). […]

  • OJK Terbitkan 3 Peraturan Perkuat Industri Pasar Modal

    OJK Terbitkan 3 Peraturan Perkuat Industri Pasar Modal

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengaturan dan pengawasan industri Pasar Modal dengan menerbitkan 3 (tiga) peraturan baru yaitu Peraturan OJK (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, POJK Nomor 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka, serta POJK Nomor 17/POJK.04/2022 tentang Pedoman […]

  • Peduli dan Bantu Masyarakat Disabilitas Saat Pandemi Covid-19

    Peduli dan Bantu Masyarakat Disabilitas Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Pinky Saptandari mengajak masyarakat juga memperhatikan nasib para penyandang disabilitas di tengah pandemi Covid-19. Sebab, mereka menjadi yang paling terdampak dan lebih membutuhkan bantuan. “Sering kali orang melupakan, bahwa ada yang paling terdampak dibandingkan kita. Kita semua susah, betul ya. Pengusaha susah, karyawan […]

  • SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Bermula dari aksi brutalisme ratusan Satpol PP menyerbu 8 aktivis saat diskusi dan ngopi, Aliansi Suara Rakyat Nusantara (SURYANATA) mendesak agar segera mencopot Kepala Satpol PP Samarinda dari Jabatannya serta oknum anggotanya yang terlibat dalam kasus tersebut. “Kami tidak membenarkan tindakan kejahatan tidak berperi kemanusiaan tersebut, karena telah melanggar dari norma […]

  • Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Persidangan kasus pembunuhan Brigadir Joshua semakin hari menunjukkan eskalasi dan tensi meninggi. Bagaimana tidak, fakta yang luput dari perhatian publik muncul dalam even persidangan yang menampilkan kesan bahwa 2 hari menjelang pembunuhan Joshua itu tidak tampak masalah bahkan begitu hangat hubungan dengan para ajudan. “Momen anniversarry seolah memberi sinyal kuat Ferdy […]

expand_less