Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Kerja sama Pemkab Simeulue, Unicef & PKBI Helat Pelatihan Pengasuhan/ToT

Kerja sama Pemkab Simeulue, Unicef & PKBI Helat Pelatihan Pengasuhan/ToT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Loading

Training of Trainer Pengasuhan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pelatih tingkat Kabupaten Simeulue untuk melanjutkan pelatihan modul BKB konteks Aceh di level kecamatan dan desa.

Simeuleu, Garda Indonesia | Kesejahteraan dan perlindungan anak secara erat berhubungan dengan tingkat kemampuan pengasuhan orang tua, dengan demikian investasi terhadap semua orang tua, pengasuh, dan keluarga dilengkapi dengan dukungan peningkatan kemampuan pengasuhan adalah hal yang sangat penting.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dilaksanakan pelatihan untuk pelatih atau Training of Trainer (ToT) Pengasuhan Tingkat Kabupaten dilaksanakan sejak tanggal 9—13 Januari 2020 oleh Pemerintah Kabupaten Simeulue bekerja sama dengan UNICEF Perwakilan Aceh dan PKBI Aceh di Wisma Harti, Desa Ameria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan tenaga pelatih tingkat Kabupaten Simeulue untuk melanjutkan pelatihan modul pengasuhan BKB (Bina Keluarga Balita) konteks Aceh di level kecamatan dan desa. Diharapkan para tenaga pelatih ini dapat melakukan penguatan kapasitas terhadap orang tua (baik Ibu, Ayah, dan Pengasuh) dalam meningkatkan praktik pola asuh positif dalam keluarga secara optimal. Kegiatan ini juga menghasilkan rancangan rencana aksi untuk training dan tindak lanjut bagi peserta di level kecamatan dan desa.

Fasilitator provinsi atau Master of Trainer dari Banda Aceh dilibatkan untuk memfasilitasi sesi selama 5 hari. Metode pembelajaran yang dilakukan ialah 3 hari di kelas, 1 hari praktik lapangan yang dilakukan di 10 desa, dan 1 hari diskusi rencana tindak lanjut. Peserta yang terlibat sebanyak 26 orang yang terdiri dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan, Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Puskesmas/Bidan Desa, Kader Pembangunan Manusia, LSM Anak, dan fasilitator Forum Anak.

Hadir pula perwakilan UNICEF Indonesia Derry Fahrizal Ulum (Unit Perlindungan Anak) dan Dedi Saputra (Unit Kesehatan) yang terlibat dari pembukaan, hingga dihadiri oleh Bupati Simeulue dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simeulue pada saat penutupan acara.

Mengasuh secara positif artinya menyediakan perawatan dan dukungan yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang. Menurut UNICEF, pengasuhan (parenting) ialah ‘interaksi, perilaku, emosi, pengetahuan, kepercayaan, sikap, dan praktik yang berkaitan dengan penyediaan perawatan dan dukungan kepada anak’ . Evaluasi yang dilakukan oleh Bank Dunia pada tahun 2015 menemukan korelasi positif antara tingkat pengetahuan dan kemampuan pengasuhan orang tua terhadap perkembangan anak secara kesehatan maupun aspek pendidikan dan perkembangan psikososial anak, di luar tingkat penghasilan dan pendidikan orang tua.

Bupati Simeulue Erli Hasim, S.H., S.Ag., M.Ikom. mendukung inisiatif ini dan menekankan bahwa kegiatan penguatan pengasuhan seperti ini perlu dilakukan terhadap kader di desa-desa agar dapat menyampaikan pesan pola asuh yang benar kepada masyarakat, utamanya melalui kelompok BKB, kelompok PKK, dan kelompok lainnya di setiap desa, seperti kelompok pengajian Ibu atau kelompok ayah.

“Program Parenting ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Ke depan, hal ini perlu diperkuat dengan adanya regulasi yang mendorong desa menggunakan Dana Desa dalam rangka penguatan ayah maupun ibu terhadap pengasuhan anak” ujar Pak Erli pada saat memberikan arahan. “Program ini juga salah satunya dapat berkontribusi dalam menangani masalah stunting anak di masyarakat”

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas pengelola BKB yang ada di Kabupaten Simeulue sehingga program pengasuhan ini bisa merata di seluruh desa, kemudian kita berharap seluruh peserta yang mendapatkan pelatihan ini bisa mengaplikasikan wawasan ini tidak hanya pada keluarganya sendiri, tapi juga pada kelompok belajar yang ada di lingkungan masyarakat seperti kelompok pengajian. Pesan kunci pada program ini ialah untuk meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri orang tua atau pengasuh dalam pengasuhan, membangun komunikasi yang efektif dalam keluarga, meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan, hingga mencari pertolongan saat anak sakit atau saat mengalami kasus kekerasan”, tegas Agus Agandi, Perwakilan PKBI Aceh. Membangun keluarga artinya perlu ada perencanaan, termasuk dalam hal pengasuhan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simeulue Hj Suryani, A.Md. mengharapkan bahwa para peserta pelatihan yang selanjutnya akan menjadi trainer untuk menindaklanjuti dan melatih para ayah dan ibu di desa dan kecamatan di seluruh wilayahnya.

“Ini adalah strategi yang kuat untuk memberdayakan PKK. Saya sangat mendukung program penguatan pola asuh di kelompok BKB dan kelompok lainnya di setiap desa, sehingga diharapkan terjadi penguatan pola asuh bagi anak di masyarakat. Saya mengajak para Tim PKK Kabupaten untuk memastikan pelatihan kader di setiap kecamatan terlaksana di seluruh desa di Kabupaten Simeulue,”ujarnya menekankan peran penting kader PKK dalam menguatkan program.

Program Pengasuhan (Parenting) ini juga merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah perlu menetapkan kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Pengasuhan juga merupakan salah satu hak anak yang tercantum dalam Konvensi Hak Anak (KHA) PBB dan dilindungi dalam UU Perlindungan Anak No. 35 tahun 2014. Berfokus pada penguatan orang tua dalam memastikan perlindungan anak melalui simulasi psikososial dan pola asuh positif, kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Simeulue ini juga merupakan bagian dari intervensi besar program pengasuhan untuk pengentasan malnutrisi ibu dan anak terintegrasi di Provinsi Aceh.

Pemerintah Kabupaten Simeulue, UNICEF, dan PKBI berkomitmen untuk mendukung orang tua agar mereka dapat memberikan pengasuhan terbaik agar mereka dapat berkontribusi untuk mencapai visi SDM Unggul, Indonesia Maju, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

Tentang Pemerintah Kabupaten Simeulue
Visi Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue adalah “Terwujudnya Simeulue yang maju, Sejahtera dan bermartabat dalam bingkai masyarakat Madani.”  Untuk informasi lebih lanjut tentang Kabupaten Simeulue, kunjungi: http://simeuluekab.go.id

Tentang UNICEF
UNICEF bekerja di beberapa tempat paling sulit di dunia, untuk menjangkau anak-anak yang paling dirugikan di dunia. Di 190 negara dan wilayah, kami bekerja untuk setiap anak, di mana saja, untuk membangun dunia yang lebih baik bagi semua orang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang UNICEF dan pekerjaannya, kunjungi: http://www.unicef.org.  Ikuti UNICEF di Twitter: http://@UNICEFIndonesia.    dan Facebook: UNICEF Indonesia

Tentang PKBI
Berdiri sejak 23 Desember 1957, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memelopori gerakan Keluarga Berencana di Indonesia. Lahirnya PKBI dilatarbelakangi oleh keprihatinan para pendiri PKBI, yang terdiri dari sekelompok tokoh masyarakat dan ahli kesehatan terhadap berbagai masalah kependudukan dan tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Setelah melalui lima dasawarsa PKBI kini berada di 26 Provinsi mencakup 249 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh dan Kabupaten Simeulue.(*)

Sumber berita (*/Derry Fahrizal Ulum– Perwakilan UNICEF Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakub Ismail Estafet Pimpin Apindo Banten Periode 2019—2024

    Yakub Ismail Estafet Pimpin Apindo Banten Periode 2019—2024

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, Garda Indonesia | Berpulangnya Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) provinsi Banten, Alm. Eddy Mursalim beberapa waktu lalu menjadi duka bagi keluarga besar APINDO Banten. Betapa tidak, Alm. Eddy Mursalim yang juga merupakan wakil ketua dewan guru institut Karate-do Indonesia (INKAI) DAN VIII tersebut sudah sejak lama dikenal sebagai sosok yang aktif dalam hubungan Industrial […]

  • 3 Rekomendasi ICJR Terhadap Pembatasan Akses Komunikasi di Medsos

    3 Rekomendasi ICJR Terhadap Pembatasan Akses Komunikasi di Medsos

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah telah membatasi akses penggunaan media sosial (Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp, dan Line) untuk sementara waktu dimulai sejak 22 Mei lalu yang diperkirakan hingga dua sampai tiga hari kedepan. Tindakan ini dilakukan terkait dengan kondisi di Jakarta, terutama Kantor Bawaslu dan KPU RI yang terus didatangi massa aksi unjuk rasa yang […]

  • Wagub NTT Josef Nae Soi Peroleh Nama Baru dari Komunitas Tuli Kupang

    Wagub NTT Josef Nae Soi Peroleh Nama Baru dari Komunitas Tuli Kupang

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi saat ini telah memperoleh sebuah nama baru dari Komunitas Tuli Kupang (KTK); sebuah komunitas yang beranggotakan 50 orang disabilitas yang berdiri sejak tahun 2016. Pemberian nama baru tersebut diberikan oleh KTK saat kegiatan Pelantikan Forum PRB NTT Periode 2018—2020, di Anjungan Pantai Lasiana Kupang. ‘Kacamata’, […]

  • Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

    Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka Festival merupakan festival mandiri komunitas Bergiat Untuk Nusa (BERGUNA) yang dijalankan dengan berkolaborasi bersama beberapa komunitas lain dan Pemda Flores Timur.   Larantuka | Komunitas BERGUNA Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Larantuka Festival di pelataran talud kawasan perlindungan terumbu karang pada Kamis—Sabtu, 14—16 November 2024. Perhelatan ini berjalan guna mengangkat peran […]

  • Uang 1,5 Miliar Viral Blast Klub Sepakbola Disita Bareskrim Polri

    Uang 1,5 Miliar Viral Blast Klub Sepakbola Disita Bareskrim Polri

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menyita uang sebanyak 1,5 miliar rupiah terkait kasus robot trading Viral Blast. Belakangan terungkap, uang tersebut berasal dari 3 (tiga) klub sepakbola, yakni Persija, Bhayangkara FC, dan Madura United (MU). “Benar. Di antaranya ada yang disita dari beberapa klub bola. Sebagian disita dari Persija, Madura United, dan Bhayangkara FC,” […]

  • Jokowi Serahkan Bonus bagi Atlet dan Pelatih Olimpiade Tokyo 2020

    Jokowi Serahkan Bonus bagi Atlet dan Pelatih Olimpiade Tokyo 2020

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menerima kontingen Indonesia sekaligus menyerahkan bonus apresiasi bagi para atlet dan para pelatih yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020,. Acara tersebut dihelat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 13 Agustus 2021. Presiden mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para atlet […]

expand_less