Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua DPR RI: Instabilitas Polkam Hanya Untungkan Petualang Politik

Ketua DPR RI: Instabilitas Polkam Hanya Untungkan Petualang Politik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR Bambang Soesatyo mengingatkan semua elemen masyarakat bahwa instabilitas politik dan keamanan akan merugikan semua pihak. Ruang publik yang gaduh dan keruh hanya akan menguntungkan para petualang politik.

Hal ini disampaikannya pada Minggu, 29 September 2019. Karena itu, Ketua DPR mendorong mahasiswa dan komunitas penggiat hukum untuk menolak jika kegiatan menyampaikan atau menyuarakan pendapat ditunggangi oleh para petualang politik yang membawa agenda politiknya sendiri. Ketua DPR berharap mahasiswa dan penggiat hukum untuk tetap fokus pada kegiatan menyuarakan aspirasi dalam menyoal RUU KUHP dan RUU KPK.

Ketua DPR menegaskan, adalah hak setiap warga negara untuk bertanya atau mempersoalkan setiap RUU jika ada pasal-pasal dalam RUU bersangkutan dinilai tidak jelas. Juga menjadi hak setiap warga negara untuk mendesak atau menuntut pemerintah dan DPR membatalkan setiap RUU jika RUU bersangkutan dinilai tidak berkeadilan.

Karena itulah Ketua DPR berpendapat tidak ada yang salah dengan gelombang protes atau unjuk rasa mahasiswa di sejumlah kota untuk mempersoalkan RUU KUHP dan RUU KPK. Memang, ada sejumlah ekses dari rangkaian unjuk rasa itu.

Namun, sejumlah ekses itu masih bisa ditoleransi, kecuali peristiwa meninggalnya dua mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ketua DPR menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya dua mahasiswa itu. Bamsoet mendesak Polri segera menuntaskan penyelidikan kasus ini.

Di tengah kegiatan mahasiswa melancarkan protes, ada kelompok yang juga turun ke jalan tetapi membawa agenda politik yang berbeda. Ada yang ingin menggagalkan pelantikan presiden atau menurunkan Presiden Joko Widodo. Kelompok ini cenderung menggerakkan massa untuk menimbulkan instabilitas politik dan keamanan (Polkam).

Merongrong stabilitas Polkam, apalagi merusak ketertiban umum, tentu saja tidak dapat dibenarkan. Instabilitas Polkam selalu menjadi target para petualang politik karena berharap bisa mendapatkan keuntungan politis dari suasana gaduh dan keruh di ruang publik. Sebaliknya, instabilitas Polkam selalu menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas. (*)

Sumber berita (*/Bamsoet—Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase) Foto oleh in news.co.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

    ‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov NTT sangat serius menangani penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Meski dari waktu ke waktu data Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terpantau dari Posko Covid-19 terus beranjak naik, masyarakat tidak perlu kuatir apalagi menolak jika ada warga tertentu yang termasuk dalam kategori ODP. “Kami juga memantau dan mendengar ada juga warga […]

  • Komitmen Pemkot Kupang Lanjutkan Program Bedah Rumah

    Komitmen Pemkot Kupang Lanjutkan Program Bedah Rumah

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wabah Covid-19 masih terus mengancam, tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kota Kupang untuk terus menyejahterakan warganya lewat perwujudan visi dan misinya. Salah satu visi yang saat ini mendapat perhatian serius adalah terwujudnya Kota Kupang yang layak huni, dengan membangun rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) […]

  • LAGI! Satgas PASTI Blokir 427 Pinjol dan 6 Aplikasi Pinjaman Pribadi

    LAGI! Satgas PASTI Blokir 427 Pinjol dan 6 Aplikasi Pinjaman Pribadi

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Sejak tahun 2017 hingga 31 Mei 2025, Satgas PASTI telah menghentikan 13.228 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 11.166 entitas pinjaman online ilegal/pinpri, 1.811 entitas investasi ilegal, dan 251 entitas gadai ilegal.   Jakarta | Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali memblokir 427 entitas pinjaman online ilegal di sejumlah situs dan aplikasi serta […]

  • Masa Adven 2022, Paroki Laktutus Implementasi Spirit ‘Laudato Si’

    Masa Adven 2022, Paroki Laktutus Implementasi Spirit ‘Laudato Si’

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Guna melestarikan lingkungan hidup, umat Paroki Laktutus bersinergi dengan lintas sektor menanam 1.000 pohon. Ratusan umat bersama anggota TNI dan Polri, pemerintah kecamatan  dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu menanam aneka anakan pohon di sejumlah titik rawan longsor ketika musim hujan tiba; kegiatan ini dilakukan pada Jumat, 2 Desember 2022. Pastor […]

  • Tersedia 5 ‘Bus Rapid Transit’ di Kota Kupang, Utama bagi Pelajar & Mahasiswa

    Tersedia 5 ‘Bus Rapid Transit’ di Kota Kupang, Utama bagi Pelajar & Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI menyerahkan bantuan 5 (lima) unit Bus Rapid Transit (BRT) sejak 2018 lalu. Karena beberapa kendala teknis, bus tersebut baru bisa dioperasikan saat ini. Peluncuran bus yang diutamakan melayani para pelajar dan mahasiswa, yang rencananya akan melayani sejumlah rute baru di wilayah Kota Kupang. Peluncuran […]

  • Sisa 7 Gardu Padam, GM PLN NTT: ‘Best Effort’ Minggu Kedua Mei Pulih

    Sisa 7 Gardu Padam, GM PLN NTT: ‘Best Effort’ Minggu Kedua Mei Pulih

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari total 4.002 gardu listrik PLN yang terdampak Badai Seroja pada rentang waktu 3—5 April 2021, mengakibatkan jaringan listrik padam pada 635.978 pelanggan di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), namun dengan kerja sigap tim relawan PLN, jajaran manajemen dan dibantu oleh stakeholder, beserta TNI/Polri, maka hingga Minggu, 2 Mei 2021 […]

expand_less