Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kiat Sukses Belajar Daring Saat Pandemi

Kiat Sukses Belajar Daring Saat Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Siapa pun tidak siap untuk bersekolah dengan metode pembelajaran daring atau online. Setiap guru dan anak didik di wilayah yang melakukan belajar mengajar di rumah belum tentu difasilitasi infrastruktur dan peralatan yang memungkinkan belajar melalui daring.

Situasi pandemi masih mengakibatkan pelaksanaan tahun ajaran dan tahun akedemik baru 2020/2021 dengan menerapkan belajar jarak jauh. Sekolah yang berada di zona hijau atau tidak terdapat kasus Covid-19 dapat menerapkan kegiatan belajar dengan tetap muka dengan beberapa syarat, seperti izin dari pemerintah daerah setempat. Namun, sekolah di wilayah yang berisiko rendah hingga tinggi mau tidak mau menerapkan belajar jarak jauh karena faktor kesehatan dan keamanan komunitas sekolah.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan tujuh kiat atau cara yang perlu diperhatikan agar sukses melakukan kegiatan belajar daring. Ia mengatakan, yang pertama siswa dan guru harus bergembira. Jangan stres. Pastikan, semuanya sudah paham dengan cara mengoperasikan alat teknologi.

“Kedua, bagi kelas menjadi kelompok belajar yang kecil, diskusi, kerja kelompok dan akan membuat waktu belajarnya akan lebih efektif,” ujar dr. Reisa saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Ketiga, guru dan murid sepakat mengerjakan tugas kelompok, dan menciptakan suatu tantangan atau lomba yang memerlukan kolaborasi.

Keempat, alokasikan waktu bagi murid-murid yang tertinggal atau kurang dapat memahami sesi pembelajaran. Pastikan semua murid sudah hampir sama pemahaman terhadap subjek yang diajarkan.

Kelima, fokus dan kuatkan pada subjek pelajaran yang dapat ikut membantu kemampuan para murid, untuk bisa sukses di pelajaran mana pun. Seperti, bahasa dan sains.

Keenam, amati, tiru, modifikasi, dan lihat cara guru lain belajar, dan yang pastinya yang bagus itu yang menjadi contoh.

“Tanya tips dan triknya. Lalu adopsi di kelas masing-masing. Begitu juga dengan para murid, tanyakan bagaimana teman bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, meski melalui online,” ujar dr. Reisa.

Ia mengingatkan bahwa proses belajar jarak jauh bukan memindahkan kelas dari ruang fisik ke ruang digital. Cara membuat sesi online menjadi riang gembira, dan penuh interaksi, serta mudah mentransfer ilmu pengetahuan adalah dengan berkreasi, dan tentunya dengan bekerja sama. Inilah langkah ketujuh.

“Dan semua ini sangat penting untuk orang tua, seperti saya, dan bapak ibu semua untuk harus aktif terlibat, dalam setiap proses pembelajaran, baik belajar, maupun mengajar online,” ujarnya.

Sejak pandemi diumumkan di Maret 2020, lebih dari 90% siswa dan siswi harus belajar di rumah secara penuh. Terutama mereka yang tinggal di daerah risiko tinggi penularan Covid-19. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berusaha tetap menjaga kegiatan belajar mengajar berkualitas.

Sekolah yang berada di zona hijau dengan kasus Covid-19 yang tidak ada lagi, dan sudah mendapatkan izin pemerintah daerah memenuhi standar kesiapan pembelajaran tatap muka, pembelajaran tatap muka dapat dimulai secara bertahap. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan.

Menyambut tahun pelajaran 2020/2021, sebagian besar dari siswa dan siswi masih akan menerapkan pembelajaran jarak jauh. Terutama bagi sekolah yang berada pada zona kuning, oranye, dan merah.

“Selamat kembali ke sekolah bagi yang ada di zona hijau, ingat, tetap aman Covid-19 dan praktikkan protokol kesehatan dengan sangat, sangat, sangat ketat. Dan, tetap semangat bagi semua yang akan sekolah melalui daring, dan kemampuan kita beradaptasi akan menjadikan kita manusia Indonesia yang unggul dalam pengetahuan dan tangguh, menghadapi perubahan,” tutup dr. Reisa.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai Siklon Lulu Lantak Sabu Raijua, Porak Poranda Rumah & Kantor

    Badai Siklon Lulu Lantak Sabu Raijua, Porak Poranda Rumah & Kantor

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Badai Siklon Tropis Seroja diprediksi 6—9 knots dengan kekuatan maksimum di sekitar sistemnya sebesar 30—70 knots, memorak-porandakan fasilitas umum, perkantoran, perumahan masyarakat sejak pukul 23.00 WITA pada Minggu, 4 April 2021 hingga pukul 08.00 WITA pada Senin, 5 April 2021, di wilayah Kota Kupang mengakibatkan putusnya jaringan listrik PLN. Selanjutnya, […]

  • Pantau Vaksinasi, Gubernur VBL Bantu 250 Juta Bangun Gedung SMA Efata SoE

    Pantau Vaksinasi, Gubernur VBL Bantu 250 Juta Bangun Gedung SMA Efata SoE

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja dan memantau pelaksanaan vaksinasi tahap 1 untuk siswa-siswi dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka terbatas, bertempat di SMA Efata SoE pada Jumat, 24 September 2021. Hadir Bupati Timor Tengah Selatan Eguesem Tahun beserta jajarannya, Kepala SMA Efata SoE, Rovis […]

  • Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    Presiden Pastikan 285 WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Magelang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa 285 orang yang telah menjalani observasi selepas evakuasi dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam kondisi sehat dan siap kembali berkumpul bersama keluarga. Mereka telah menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna yang mana hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia […]

  • Hati-hati!, Gelombang Tinggi Hingga 7 Meter di Perairan NTT

    Hati-hati!, Gelombang Tinggi Hingga 7 Meter di Perairan NTT

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG El Tari Kupang merilis analisis cuaca terkait peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur, Jumat, 5 April 2019. Dari hasil analisis cuaca, terpantau adanya Tropical Depression (TD) Dikutip dari wikipedia.org, Tropical Depression atau Depresi Tropis dalam meteorologi, siklon tropis (atau hurikan, angin puyuh, badai tropis, taifun, atau […]

  • Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

    Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Memang hipotetikal, perkiraan sementara saja, lantaran koalisi parpol yang definitif kan baru KIB (Koalisi Indonesia Bersatu): Golkar, PAN & PKB. Pada Rabu 10 Agustus 2022, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipimpin langsung Ketua Umum Giring Ganesha yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina yang juga Wakil […]

  • Tiga Isu Utama Temu Bilateral Presiden Jokowi dan PM Selandia Baru

    Tiga Isu Utama Temu Bilateral Presiden Jokowi dan PM Selandia Baru

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Bangkok, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Hotel Kimpton Maa-Lai pada Jumat pagi, 18 November 2022. Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar spirit kerja sama G20 dapat berlanjut di KTT APEC kali ini. “APEC harus menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi di kawasan […]

expand_less