Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » KOMPAK Indonesia Desak KPK Periksa & Tetapkan Azis Syamsudin Jadi Tersangka

KOMPAK Indonesia Desak KPK Periksa & Tetapkan Azis Syamsudin Jadi Tersangka

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia) mendesak Pimpinan KPK RI terkait pemeriksaan dan penetapan tersangka terhadap Azis Syamsuddin (Az) terkait kasus suap Tanjungbalai, Provinsi Sumatra Utara.

“Kami dari Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia hendak menyampaikan pengaduan sekaligus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia untuk memeriksa dan menetapkan tersangka terhadap Azis Syamsudin,” jelas Gabriel Goa, Ketua KOMPAK Indonesia pada Jumat siang, 30 April 2021 di Gedung Merah Putih saat melaporkan resmi ke Dewan Pengawas KPK RI dan Pimpinan KPK RI.

Gabriel Goa menegaskan, pemeriksaan dan penetapan tersangka kepada Azis Syamsudin dengan pertimbangan, pertama, bahwa dalam konferensi pers pada tanggal 22 April 2021, Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan kronologi kasus suap Tanjungbalai yang menyeret nama Azis Syamsudin. “Bahkan catatan kami (KOMPAK Indonesia, red) nama Azis Syamsudin juga pernah disebut oleh Napoleon Bonaparte dalam kasus Joko Chandra,” urai Gabriel.

Gabriel mengatakan, bahwa pada Oktober 2020, bertempat di rumah dinas Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin di mana M Syahrial menyampaikan permasalahan dugaan kasus korupsi yang  terjadi di Pemkot Tanjungbalai yang tengah diselidiki oleh KPK.

Kemudian, jelas Gabriel menguraikan kronologi,  Azis Syamsudin memerintahkan ajudannya untuk hubungi penyidik KPK RI, Robin ( AKP Stepanus Robin Pattuju). Di rumah ini AKP Stepanus Robin Patuju dipertemukan dan diperkenalkan kepada Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial.

Gabriel pun melanjutkan, pada kesempatan ini M Syahrial menyampaikan permasalahan dugaan kasus korupsi terjadi pada Pemkot Tanjungbalai yang tengah diselidiki oleh KPK RI. “Harapannya dugaan kasus korupsi di Pemkot Tanjungbalai tidak dinaikkan ke tahap penyidikan/ membantu untuk tidak dilanjutkan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di pemkot Tanjungbalai,” urainya.

Gambaran Keterlibatan Azis Syamsudin

Menurut hasil analisis KOMPAK Indonesia, peran Azis Syamsudin diduga menyiapkan rumah, menginisiatif, mengatur, merancang pertemuan antara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan Penyidik KPK RI, AKP Stepanus Robin. Terlihat jelas sejumlah rangkaian peristiwa selanjutnya mengikuti rancangan dari rumah, wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin.

Lebih lanjut, ujar Gabriel, setelah pertemuan di rumah dinas Wakil Ketua DPR RI, penyidik KPK RI, AKP Stepanus Robin Patuju melakukan koordinasi di antarannya memperkenalkan seorang pengacara bernama Maskur Husain kepada M Syahrial.

Gabriel menandaskan, dari pertemuan penyidik KPK RI, AKP Stepanus, pengacara Maskun Husain dan Wali Kota M Syahrial terjadi kesepakatan yaitu penghentian proses hukum terkait dugaan perkara jual beli jabatan di Tanjungbalai dan pemberian mahar Rp 1,5 Miliar.(*)

Sumber berita dan foto (*/KOMPAK Indonesia)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beli Kendaraan Listrik via PLN Mobile Raih E-Voucer Hingga Rp2 Juta

    Beli Kendaraan Listrik via PLN Mobile Raih E-Voucer Hingga Rp2 Juta

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 1Komentar

    Loading

    Promo E-Voucer ini bisa diperoleh dengan pembelian kendaraan listrik melalui aplikasi PLN Mobile selama perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.   Jakarta | PLN menghadirkan promo EV Deals bagi masyarakat yang membeli kendaraan listrik berupa bonus E-Voucer listrik hingga Rp 2 juta. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen […]

  • Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

    Tidak Tanggung Jawab atas Kehamilan EB, VM Diadukan ke FPPA Atambua

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua-Belu, Garda Indonesia | Korban hubungan di luar nikah, MGB/ EB (24) warga Kecamatan Atambua Selatan mengadu ke Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Atambua, pada Kamis, 8 Agustus 2019. Pengaduan itu berkaitan dengan kondisi EB yang kini sudah hamil empat bulan karena perbuatan bejat VM. Kondisi EB yang sudah hamil , ketika disampaikannya kepada […]

  • Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh dalam arahannya saat memimpin apel perdana pada Selasa pagi, 23 Agustus 2022, meminta ASN Kota Kupang untuk mulai berpikir dengan mindset yang berbeda. Menurutnya, Kota Kupang adalah Ibu Kota Provinsi NTT, maka cara berpikir ASN harus secara provinsi, dengan target kerja nasional, bila perlu […]

  • Pilkada Belu 2020, DPW PPP NTT Siap Bawa Rekomendasi DPC ke DPP

    Pilkada Belu 2020, DPW PPP NTT Siap Bawa Rekomendasi DPC ke DPP

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka persiapan untuk turut berpartisipasi dalam perhelatan politik Pemilihan Kepala Daerah Belu pada September 2020 (Pilkada 2020) mendatang, DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTT masih menunggu rekomendasi dari DPC Belu beserta kelengkapan administratif para bakal calon bupati/ wakil bupati agar dibawa ke pusat untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK). “Saya […]

  • Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia | DPR RI menyatakan tekad untuk segera menetapkan Undang-Undang (UU) Tentang Daerah Kepulauan. Hal ini terungkap dalam Pertemuan Panitia Khusus (Pansus) DPR RI Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Daerah Kepulauan dengan Gubernur 2 NTT, Josef A. Nae Soi, di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Sasando, Rabu (24/10/18). Terdapat 8 (delapan) anggota Pansus RUU tentang […]

  • BJ Habibie Tutup Usia, IMO-Indonesia Ucap Belasungkawa

    BJ Habibie Tutup Usia, IMO-Indonesia Ucap Belasungkawa

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Rabu, 11 September 2019, Indonesia berduka dengan wafatnya Presiden RI ke-3, B.J. Habibie. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun. Dengan seketika, jagat raya ramai memperbincangkannya terlebih media sosial. Baik dari ucapan belasungkawa maupun doa untuk Tokoh Nasional yang dikenal mempunyai kecerdasan di atas rata-rata tersebut. Satu diantara […]

expand_less