Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menyukseskan dan melindungi lokasi food estate dari berbagai gangguan seperti gangguan hama, ternak, dan lainnya, maka pemerintah daerah bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat melakukan ritual adat ukun badu ‘pembatasan/pelarangan’ di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Saat menghadiri ritual Ukun Badu, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M menegaskan bahwa food estate merupakan kegiatan besar sehingga dibutuhkan sinergi dengan berbagai elemen. Sejak zaman dahulu kala, ritual adat telah terbukti mampu melestarikan dan melindungi lingkungan pertanian dan lain–lain dari berbagai kerusakan oleh manusia maupun hewan.

Lebih lanjut dr. Agustinus Taolin mengatakan bahwa melalui ritual adat yang dilakukan, tentu akan ada sinkronisasi antara hukum adat yang mengikat secara adat dengan peraturan desa (Perdes) yang tertulis.

“Lewat ritual adat ini, tadi kita sudah dengar sejalan, selaras dengan peraturan desa yang melarang dan mewajibkan kepada peternak, pemilik ternak, penjaga ternak untuk mengandangkan ternaknya pada malam hari, menjaga pada siang hari agar tidak merusak tanaman beserta sanksi–sanksinya. Dan, itu mengikat secara adat dan secara peraturan desa yang tertulis, sehingga hukum adat sinkron dengan Perdes yang tertulis ini,” terang dr. Agus Taolin.

Bupati dan Wabup Belu bersama tokoh adat duduk bersama membahas tentang penerapan sanksi adat di lahan food estate

Bupati Agus Taolin berharap masyarakat sekitar lokasi food estate dapat mematuhi penerapan hukum adat dan peraturan desa sebagai upaya untuk mengamankan food estate sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Terkait pengolahan lahan food estate, Bupati memastikan akan mencapai seratus persen dalam beberapa hari lagi dan terus berproses dengan kegiatan meratakan, membalik dan mengairi. Lokasi yang lain sudah ditanami mulai dari blok B, blok C, blok A dan blok D, totalnya 53 hektar.

Tokoh Adat, Arkadius Moruk menjelaskan bahwa acara ritual adat Ukun Badu dimaksudkan agar binatang peliharaan seperti sapi, kambing, babi dan lainnya wajib dikandangkan sehingga ternak tidak berkeliaran di lahan pertanian. Selain itu, hasil kebun tidak boleh diambil sembarangan, dan apabila dilanggar maka akan dikenakan sanksi.

Turut hadir Kadis Pertanian, Plt. Kaban Kesbangpol, Plt. Kadis Perhubungan, Sekretaris PUPR Belu, Camat Kakuluk Mesak, serta Danramil Kakuluk Mesak. (*)

Sumber berita + foto: prokompimbelu

Editor: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waingapu di Pulau Sumba Jadi Kota Penentu Inflasi di Provinsi NTT

    Waingapu di Pulau Sumba Jadi Kota Penentu Inflasi di Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Waingapu Ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ditetapkan menjadi salah satu kota penentu indeks harga konsumen (inflasi/deflasi) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun dasar 2018. Penetapan Waingapu yang kaya akan pesona alam dan budaya ini karena faktor geografis yang mewakili Pulau Sumba […]

  • POLDA NTT Sukses Ungkap Kasus Human Trafficking TKI Asal TTS Almh Adelina Sau

    POLDA NTT Sukses Ungkap Kasus Human Trafficking TKI Asal TTS Almh Adelina Sau

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    So’e-TTS, gardaindonesia.id – Kasus Human Trafficking dengan korban Almarhumah Adelina Sau dan pelaku Sarifudin alias Udin dinyatakan lengkap oleh pihak JPU Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan (TTS) berdasarkan surat Kejaksaan Negeri TTS nomor B- 827 P.3.11 Euh 1/07/2018 tanggal 18 juli 2018. Proses tahap 2 telah dilaksanakan di hari Kamis/ 19 juli 2018 pukul 10.00 […]

  • Pertahanan & Keamanan Laut Indonesia Tak Boleh Dianggap Remeh

    Pertahanan & Keamanan Laut Indonesia Tak Boleh Dianggap Remeh

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Indonesia dengan luas lautan mencapai 3,25 juta km (sekitar 3/4 dari wilayah daratan), menjadikan 70 persen wilayah Indonesia berupa perairan. Karena itu, keberadaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) yang didukung alat utama sistem pertahanan (Alutsista) harus senantiasa diperkuat. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memandang sebagai wilayah yang berada pada persilangan […]

  • Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

    Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Dr. Sri Adiningsih mendorong pengembangan ekonomi digital karena mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat NTT secara lebih cepat. Dorongan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Ruang Rapat Gubernur, Selasa/19 Maret 2019. Dalam pertemuan tersebut, Sri Adiningsih menjelaskan […]

  • Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Efektif Januari 2020

    Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Efektif Januari 2020

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Perda (Peraturan Daerah) Nomor 8 Tahun 2016 yang mengatur tentang larangan merokok di daerah atau kawasan yang telah ditetapkan akan diberlakukan efektif per bulan Januari 2020. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ari Wijana, Selasa, 2 April 2019 usai jumpa pers bersama awak media di Balai […]

  • Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Audisi ajang pencarian bakat penyanyi ‘The Voice Indonesia 2019’ mulai digelar. Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal dilaksanakan di 2 Kota yakni Kota Kupang dan Kota Maumere. Di Kota Kupang bakal digelar pada Sabtu, 13 April 2019 di Sotis Hotel pada pukul 08.00 WITA—selesai Informasi ini disampaikan oleh Produser Promo […]

expand_less