Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menyukseskan dan melindungi lokasi food estate dari berbagai gangguan seperti gangguan hama, ternak, dan lainnya, maka pemerintah daerah bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat melakukan ritual adat ukun badu ‘pembatasan/pelarangan’ di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Saat menghadiri ritual Ukun Badu, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M menegaskan bahwa food estate merupakan kegiatan besar sehingga dibutuhkan sinergi dengan berbagai elemen. Sejak zaman dahulu kala, ritual adat telah terbukti mampu melestarikan dan melindungi lingkungan pertanian dan lain–lain dari berbagai kerusakan oleh manusia maupun hewan.

Lebih lanjut dr. Agustinus Taolin mengatakan bahwa melalui ritual adat yang dilakukan, tentu akan ada sinkronisasi antara hukum adat yang mengikat secara adat dengan peraturan desa (Perdes) yang tertulis.

“Lewat ritual adat ini, tadi kita sudah dengar sejalan, selaras dengan peraturan desa yang melarang dan mewajibkan kepada peternak, pemilik ternak, penjaga ternak untuk mengandangkan ternaknya pada malam hari, menjaga pada siang hari agar tidak merusak tanaman beserta sanksi–sanksinya. Dan, itu mengikat secara adat dan secara peraturan desa yang tertulis, sehingga hukum adat sinkron dengan Perdes yang tertulis ini,” terang dr. Agus Taolin.

Bupati dan Wabup Belu bersama tokoh adat duduk bersama membahas tentang penerapan sanksi adat di lahan food estate

Bupati Agus Taolin berharap masyarakat sekitar lokasi food estate dapat mematuhi penerapan hukum adat dan peraturan desa sebagai upaya untuk mengamankan food estate sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Terkait pengolahan lahan food estate, Bupati memastikan akan mencapai seratus persen dalam beberapa hari lagi dan terus berproses dengan kegiatan meratakan, membalik dan mengairi. Lokasi yang lain sudah ditanami mulai dari blok B, blok C, blok A dan blok D, totalnya 53 hektar.

Tokoh Adat, Arkadius Moruk menjelaskan bahwa acara ritual adat Ukun Badu dimaksudkan agar binatang peliharaan seperti sapi, kambing, babi dan lainnya wajib dikandangkan sehingga ternak tidak berkeliaran di lahan pertanian. Selain itu, hasil kebun tidak boleh diambil sembarangan, dan apabila dilanggar maka akan dikenakan sanksi.

Turut hadir Kadis Pertanian, Plt. Kaban Kesbangpol, Plt. Kadis Perhubungan, Sekretaris PUPR Belu, Camat Kakuluk Mesak, serta Danramil Kakuluk Mesak. (*)

Sumber berita + foto: prokompimbelu

Editor: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apkasi Ajak Daerah Siapkan Program Stimulasi Ekonomi Tangani Covid-19

    Apkasi Ajak Daerah Siapkan Program Stimulasi Ekonomi Tangani Covid-19

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengajak pemerintah daerah untuk menyiapkan program pendukung dari kebijakan stimulasi yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo untuk menangani masalah penyebaran virus corona (Covid-19). ”Apa yang sudah diputuskan pemerintah pusat perlu diperkuat dengan program pendukung di daerah agar hasilnya semakin optimal bagi masyarakat. Toh ujung-ujungnya sasarannya […]

  • Para Calon Menteri Prabowo Terima Pembekalan di Hambalang

    Para Calon Menteri Prabowo Terima Pembekalan di Hambalang

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut calon-calon menteri Prabowo Subianto bakal kembali menerima pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 18 Oktober 2024. “Ya, nanti hari Jumat,” kata Budi Arie saat ditemui di sekitar gerbang depan kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagaimana dilansir Antara, Rabu […]

  • Bank NTT Lawan Berita Palsu

    Bank NTT Lawan Berita Palsu

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho dalam sesi konferensi pers pada Selasa sore, 28 Maret 2023 menegaskan bahwa terhadap pemberitaan palsu atau fake, Bank NTT memutuskan mengambil langkah hukum berupa pelaporan ke Polda NTT terhadap beberapa media online dan akun media sosial (Facebook). Alex Riwu Kaho yang didampingi oleh Direktur […]

  • Puluhan Ulama dan Pimpinan Pesantren se-Madura Temui Mahfud MD

    Puluhan Ulama dan Pimpinan Pesantren se-Madura Temui Mahfud MD

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Puluhan ulama dan pimpinan Pondok Pesantren, para rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Madura, temui Menko Polhukam Mahfud MD, di Kantornya jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Rabu, 18 November 2020. Ulama dan pimpinan pesantren yang tergabung dalam Badan Silaturrahim Ulama Madura (Basra) ini, selain meminta dukungan Menko Polhukam Mahfud MD, […]

  • Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    Meja Rakyat Melki-Johni Respons Cepat Aduan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 1Komentar

    Loading

    Meja Rakyat disediakan secara tatap muka atau offline di ruang pengaduan lantai 1 Kantor Gubernur NTT dan secara daring (online) melalui nomor WhatsApp pengaduan 081138319989 dan 081138319988.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berambisi mentransformasi pemerintahan yang modern hingga mewujudkan NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan. Dan […]

  • Publik Tanah Air Soroti Korupsi 300 Triliun

    Publik Tanah Air Soroti Korupsi 300 Triliun

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Asal usul dan kenyataan uang senilai 300 triliun rupiah yang menyeret nama Harvey Moeis sebagai sosok utama di balik skenario skandal korupsi ini masih menuai pro kontra.   Jakarta | Belakangan ini publik tanah air digemparkan oleh kasus korupsi dengan kerugian negara yang terbilang sangat fantastis. Bukan main-main, kerugian itu ditaksir mencapai Rp300 triliun. Jangankan […]

expand_less