LPDP Prioritas Pelamar dari Keluarga Prasejahtera, Keluarga Mampu Ambil Parsial
- account_circle Roni Banase
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar

![]()
Jakarta | Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak melarang keluarga dari golongan ekonomi menengah atas atau orang kaya mengambil beasiswa LPDP.
Plt Dirut LPDP, Sudarto mengimbau pelamar dari keluarga mampu untuk memilih skema parsial agar kuota beasiswa penuh bisa lebih banyak diberikan kepada pelamar dari keluarga prasejahtera.
“Untuk yang (keluarga) kaya kami kasih kesempatan parsial. Ini high call untuk bapak ibu keluarga kaya mohon daftarnya yang parsial. Kami beri kesempatan,” ujar Sudarto.
Ia menegaskan, imbauan ini bukan aturan wajib, melainkan panggilan moral. “Tapi kalau enggak parsial ya enggak masalah, sekarang hanya imbauan moral. Mudah-mudahan Anda daftarnya parsial, sehingga akan lebih banyak beasiswa yang bisa kami tawarkan kepada anak-anak Indonesia yang lain,” ujarnya.
Saat ini LPDP menargetkan minimal 30% penerima berasal dari jalur afirmasi. Dari total 58 ribu awardee, ribuan di antaranya berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), keluarga prasejahtera, dan Papua. Prinsipnya jelas: no one left behind.
Di sisi lain, alumni tetap wajib pulang dan berkontribusi dua kali masa studi. Tercatat 44 awardee belum kembali, bahkan 4 di antaranya diminta mengembalikan dana hingga Rp2 miliar.
Jumlah penerima LPDP sejak 2013—2025
Dilansir dari detikedu, Hingga 30 November 2025, secara akumulatif LPDP telah memberikan beasiswa kepada 58.360 penerima sejak 2013. Dijelaskan dalam Kilas Kinerja LPDP 2025, dari jumlah tersebut sudah ada 31.572 orang yang menjadi alumni dan 19.686 orang yang sedang menempuh studi, sedangkan sisanya sedang persiapan studi.
Pada seleksi 2025, ada 4.211 orang yang lulus untuk beasiswa jenjang S2 dan S3. Tahun lalu ada 79.126 orang yang mendaftar. Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak 2013.
Terdapat peningkatan pendaftar juga pada 2025, apabila dibandingkan 2024. Peningkatan pendaftar beasiswa LPDP pada tahun lalu sampai 32,8%.
Dana abadi yang dikelola LPDP
Tercatat hingga 30 November 2025, akumulasi dana abadi yang dikelola LPDP mencapai Rp 154,11 triliun. Jumlahnya meningkat sangat signifikan dibandingkan ketika awal dibentuk yaitu Rp 1 triliun.
Adapun dana abadi tersebut terdiri dari:
- Dana abadi pendidikan: Rp 126.117,70 miliar
- Dana abadi penelitian: Rp Rp12.990 miliar
- Dana abadi perguruan tinggi: Rp 10 miliar
- Dana abadi kebudayaan: Rp 5 miliar.(*)
- Penulis: Roni Banase
- Sumber: Kamus Mahasiswa & Detikedu











Saat ini belum ada komentar