Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Lukas Enembe dan WTP 7 Kali Berturut-turut. ‘So What’!

Lukas Enembe dan WTP 7 Kali Berturut-turut. ‘So What’!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Lukas Enembe, Gubernur Papua ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Lalu, Partai Demokrat bereaksi, beritanya begini, “Demokrat Bela Lukas Enembe yang Jadi Tersangka di KPK: 7 Kali Dapat WTP Berturut-turut. Kemudian dijawab KPK, “KPK: Penetapan Lukas Enembe sebagai Tersangka Berdasarkan Alat Bukti yang Cukup.”

Kita bertanya, apa hubungannya ditetapkan sebagai tersangka korupsi dengan “prestasi” dapat WTP 7 kali berturut-turut?

Tidak ada!

Ya, tidak ada hubungannya sama sekali!

WTP itu singkatan dari Wajar Tanpa Pengecualian. Itu Opini yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan.

Ada 4 kriterianya: kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Diberi opini WTP lantaran laporan keuangannya dianggap memberi informasi yang bebas dari salah saji material. Ya, sajian yang material saja. Artinya auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, organisasi itu dianggap telah mengikuti prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Itu saja.

Maka, opini WTP itu tidak ada urusannya dengan praktik korupsi, oleh sebab catatan yang disajikan secara material bisa dipermak sedemikian rupa. Ah, semua sudah tahu sama tahu bukan? Ini batil bukan? Dan ini jahat bukan? Kita prihatin!

Soal tidak-adanya-hubungan antara WTP dengan praktik korupsi pernah saya buat catatannya, ada rekamannya di kanal youtube: https://www.youtube.com/watch?v=XKRoMaHWtlo  (Judulnya: APA ARTINYA STATUS WTP KALAU MASIH KORUPSI JUGA?).

Jadi memang mengherankan kalau Partai Demokrat masih juga memakai status WTP itu sebagai “tameng” pembenaran bahwa Lukas Enembe kok bisa dituduh korupsi padahal WTP loh… 7 kali lagi!

Kata Herzaky Mahendra Putra dari Partai Demokrat, “Yang kami tahu, Provinsi Papua selama dua periode dipimpin oleh Lukas Enembe mendapatkan predikat opini WTP dari BPK selama 7 kali berturut-turut. Pemeriksaan oleh BPK tentunya melalui proses yang sangat ketat dan terukur.”

Iya memang prosesnya ketat dan terukur untuk penyajian data yang material. Dan jangan lupa juga, dulu (April 2016) Ahok pernah “perang” (halusnya: berpolemik) dengan petinggi BPK Prof.Dr. H.Rizal Djalil, M.M. terkait kasus pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras di tahun 2014. Kata BPK waktu itu merugikan negara sampai Rp191 miliar.

Rizal Djalil ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua BPK periode 28 April 2014 hingga 15 Oktober 2014.

Ahok berada di Gedung KPK sekitar 12 jam sampai akhirnya ia keluar tanpa rompi oranye! Bahkan dengan tertawa ia berceloteh, “Yang pasti saya kira BPK menyembunyikan data kebenaran!” Wah!

Katanya, BPK juga minta Pemprov DKI membatalkan pembelian lahan RS Sumber Waras, dan Ahok menilai permintaan itu tidak mungkin bisa dilakukan. “Karena pembelian tanah itu terang dan tunai. Kalau dibalikin harus jual balik. Kalau jual balik mau enggak Sumber Waras beli harga baru? kalau pakai harga lama kerugian negara. Itu aja,” ujarnya. Nah kan!

Soal dugaan adanya “kongkalikong” auditor BPK dengan instansi yang diperiksanya bagaimana? Ah, soal ini mungkin pemakai rompi oranye bisa bantu jawab.

Ujung kisah Ahok versus Rizal Djalil adalah: Ahok sekarang jadi Komut Pertamina, sementara Rizal Djalil dijebloskan penjara lantaran korupsi.

WTP? So what!!! Apa artinya kalau masih korupsi juga.

Minggu, 18 September 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pendakwah Miftah Maulana Habiburahman alias Gus Miftah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan utusan khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan usai viral mengolok-olok penjual es teh. Gus Miftah, tokoh agama karismatik ini secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya pada konferensi persnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sieman, Yogyakarta pada Jumat, […]

  • Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    Presiden Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 13 Oktober 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan Dewan Pengarah BRIN dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 45/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan […]

  • OJK Dorong Penguatan Pertahanan Tiga Lapis

    OJK Dorong Penguatan Pertahanan Tiga Lapis

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan pertahanan tiga lapis (three lines model) dalam rangka mewujudkan Industri Jasa Keuangan (IJK) yang sehat, tumbuh berkelanjutan serta mengutamakan perlindungan konsumen. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam paparannya pada BUMN Legal Summit 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN bersama Forum […]

  • “SESUAI UU” Pangkat Jenderal TNI (HOR) Prabowo Subianto

    “SESUAI UU” Pangkat Jenderal TNI (HOR) Prabowo Subianto

    • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan penganugerahan pangkat istimewa TNI untuk Menteri Pertahanan (Menhan) Letjen (Purn) Prabowo Subianto berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Demikian disampaikan Presiden kepada awak media usai rapat pimpinan TNI-Polri di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Rabu, 28 Februari 2024. […]

  • Waspada Gigitan Nyamuk DBD Pagi dan Sore Saat Lawan Covid-19

    Waspada Gigitan Nyamuk DBD Pagi dan Sore Saat Lawan Covid-19

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk demam berdarah (DBD) memiliki perilaku menggigit pada pagi dan sore hari. Pemerintah mengharapkan masyarakat waspada terhadap ancaman DBD karena Kementerian Kesehatan mencatat kasus yang masih cukup tinggi hingga Juni 2020. Nyamuk dengan ciri khas kaki berwarna hitam dan putih ini menggigit manusia pada waktu pagi dan […]

  • PLN UIW NTT Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadan 1441 H

    PLN UIW NTT Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadan 1441 H

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bulan Suci Ramadan 2020 M berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena di tahun ini adanya Pandemi Virus Covid 19 berimbas pada penurunan perekonomian beberapa kelompok masyarakat. Oleh karena itu, PLN berupaya untuk membantu meringankan beban masyarakat, sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan dapat menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadan. Bertempat […]

expand_less