Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Masuk ‘New Normal’ Ketua DPRD NTT Minta Tingkatkan Sikap Peduli & Simpati

Masuk ‘New Normal’ Ketua DPRD NTT Minta Tingkatkan Sikap Peduli & Simpati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memasuki tatanan normal baru atau new normal pada 15 Juni 2020 dan seterusnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dibutuhkan semangat gotong royong yang tertuang di dalam nilai-nilai Pancasila, dengan memberikan rasa peduli dan kontribusi satu sama lain tanpa melihat materi.

“Semua ini untuk menguatkan kita dalam melawan penyebaran dan penularan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 saat ini,” tandas Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni dalam dialog bertema The New Normal Life di Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Radio Swara NTT, pada Senin, 15 Juni 2020.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan NTT ini, pihaknya menilai semangat gotong royong di Indonesia termasuk di Provinsi NTT telah membudaya di dalam masyarakat. “Dalam pengamatan kami bahwa interaksi antar sesama saat mulai masuknya Covid-19 di Indonesia khususnya di NTT; kita melihat nilai gotong royong yang sudah tertanam dalam budaya kita ini agar saling menjaga satu sama lain dengan memperhatikan satu sama lain ini juga merupakan nilai-nilai Pancasila seperti aksi sosial saling memberikan bantuan dari hati untuk saling melayani juga dalam memberikan ungkapan suara hati,” ucapnya.

“NTT sebagai Nusa Terindah Toleransi sebagai warisan dari bapa pendiri bangsa kita ini sebenarnya memberikan kita tugas untuk dilanjutkan dengan saling menjaga kebersamaan ini dalam kondisi ini dan dengan saling melihat satu sama lain tanpa melihat latar belakangnya untuk menjaga juga suasana hidup kita karena warna perbedaan ini memberikan kita kekuatan pada masa-masa seperti ini,” jelasnya.

Emelia juga mengatakan, dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, belum lama ini; terutama di masa pandemi Covid-19 juga mungkin merupakan situasi di mana Tuhan lagi memberikan pemulihan bagi alam-alam kita dan kita sebagai manusia juga mulai melihat alam dengan bercocok tanam ataupun lahan yang dulunya tidak penting bisa untuk dikelola menjadi sesuatu yang baik untuk alam. Karena alam merupakan sahabat dari manusia untuk saling membutuhkan.

“Dalam kondisi pandemi ini kita semua dalam ketakutan. Tapi dengan adanya ajakan the new normal life ini, saya rasa suatu ajakan yang baik,” ungkapnya.

Karena itu, srikandi PDI Perjuangan ini berharap agar Pemerintah Provinsi NTT harus terus hadir dan menjaga masyarakat NTT. “Saya berharap agar Pemprov NTT juga harus terus hadir selalu mendampingi dan menjaga masyarakat dalam membimbing psikologi masyarakat agar menjadi lebih baik,” pinta Emilia.

Dialog yang dihelat oleh Radio Swara NTT ini juga terhubung bersama Radio RSPD Sabu Raijua, RSPD Kabupaten Kupang dan Kaisarea Voice. (*/rb)

Sumber berita (Frans Tiran, S.Si/Kasubag Pelmas dan HK Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Foto utama oleh rony banase

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Loading

    Pengawasan terhadap disiplin ASN dilakukan melalui Badan Pertimbangan ASN (BP ASN), yang anggotanya terdiri dari pejabat tinggi negara seperti Menteri PANRB, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan Ketua Korpri.   Jakarta | Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah dapat diberhentikan dengan tidak hormat dan […]

  • Memburu Tunggakan ‘Medium Term Note’ ke PT SNP

    Memburu Tunggakan ‘Medium Term Note’ ke PT SNP

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Eddy Ngganggus, Staf Direksi Bank NTT Bidang Budaya Perusahaan Peluang untuk mendapatkan kembali uang yang digunakan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) yang diperolehnya dari Bank NTT sebesar pokok Rp.50 miliar dan bunga Rp.10,5 miliar akan menemui kesulitan besar, kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain : Pertama, Sejak diumumkan pailit oleh Pengadilan […]

  • Perempuan Pesisir Lifuleo Berdaya Via Desa Eco-Bahari dari PLN UIP Nusra

    Perempuan Pesisir Lifuleo Berdaya Via Desa Eco-Bahari dari PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Program ini merupakan tindak lanjut dari peresmian Desa Eco-Bahari Lifuleo, sebuah model integrasi energi, pendidikan, kelautan, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1.   Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan […]

  • Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    • calendar_month Rab, 6 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam waktu dekat, Pemerintah Indonesia bakal melakukan reformasi sistem perlindungan sosial. Situasi pandemi yang dihadapi saat ini, menjadi momentum untuk menyempurnakan sistem perlindungan sosial agar dapat menjangkau masyarakat dengan lebih tepat dan cepat. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana […]

  • Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pimpinan PT Astri Distribusindo Cabang Atambua, Dwi Anggriawan mengaku, masalah dugaan penganiayaan terhadap karyawannya Kristoforus Halek yang dilaporkan ke Polres Belu sudah disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Baca : http://gardaindonesia.id/2019/12/15/diduga-aniaya-karyawan-pimpinan-pt-atri-distribusindo-atambua-dipolisikan/ Menurut Anggriawan, masalah itu sudah dirembukkan bersama bapak kandung Isto sebagai korban. Bahkan katanya, permintaan bapak kandung korban seperti denda adat […]

  • Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    Anak TTS Tak Sekolah Terbesar di NTT, Diikuti Sumba Barat Daya dan Kupang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Loading

    Darius menekankan bahwa pemerintah, melalui berbagai kebijakan harus terus berupaya membebaskan biaya pendidikan di sekolah negeri agar semua anak memiliki akses pendidikan yang sama.   Kupang | Data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menunjukkan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi NTT mencapai 145.268 anak yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

expand_less