Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mekar Sejak Tahun 1993, Desa Dubesi di Belu Masih Jadi ‘Anak Tiri’

Mekar Sejak Tahun 1993, Desa Dubesi di Belu Masih Jadi ‘Anak Tiri’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Saya sendiri yang bilang (berkata), Desa Dubesi masih tetap seperti Anak Tiri,” demikian curahan hati Andreas Atok, Kepala Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 22 Juni 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/24/pembangunan-di-desa-dubesi-batas-ri-rdtl-diduga-diabaikan-pemda-belu/

Andreas menjelaskan, sejak pemekaran pada tahun 1993 hingga sekarang ini (2020), Desa Dubesi sudah empat kali pergantian kepala desa. Mulai dari desa persiapan (6 tahun), desa definitif dengan kepala desa pertama mantan Blasius Manek (8 tahun), diganti lagi oleh mantan Sipri Moruk (6 tahun), dan sekarang dijabat oleh dirinya di periode kedua (tahun ke-7). Dengan demikian, berdirinya Desa Dubesi sudah 27 tahun, tetapi kondisi jalan desa masih juga belum beraspal. Kalau jabatannya menembus 12 (dua belas) tahun, maka jumlah tahun pemekaran menjadi 32 (tiga puluh dua) tahun.

Selain itu, Andreas juga menyinggung soal air bersih. Di wilayah lain, lokasi pengeboran air bersihnya sangat berdekatan. Tetapi di Dubesi sama sekali tidak ada. Proposal usulannya sudah dikirimkan berulang- ulang bahkan sampai ke pusat.

Hal lain lagi terkait jaringan telkomsel dan jaringan internet. “Tower jaringannya ada dulu, baru kita bicara pemasangan wi-fi dalam ruangan kantor desa. Kita mau telepon saja jaringan sulit, apalagi jaringan internet? Sekarang ini kita baru nikmati listrik. Itu pun belum semua rumah, terutama mereka yang ekonominya lemah belum bisa lakukan pemasangan,” urainya.

Di akhir pembicaraannya itu, Andreas mewakili masyarakatnya meminta kepada pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat agar bisa mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Belu, khususnya di Desa Dubesi.

“Yang sangat kami butuh itu jalan, air, jaringan telkomsel dan jaringan internet. Soal rumah, kita dari desa bisa tangani sendiri dengan dana desa yang ada,” pintanya. (*)

Penulis + foto (*/HH)
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perintah Julie Sutrisno Laiskodat ke Kader: Menangkan SIAGA

    Perintah Julie Sutrisno Laiskodat ke Kader: Menangkan SIAGA

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu | Kemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) di Pilgub NTT 2024, menjadi target utama Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ketua Teritori Pemenangan Pemilu Partai NasDem wilayah Bali, NTB dan NTT, Julie Sutrisno Laiskodat bahkan harus turun gunung melakukan konsolidasi dengan kadernya, agar […]

  • Soal 57 Pegawai Tak Lolos TWK KPK, Polri : Mereka Masih Punya Masa Depan

    Soal 57 Pegawai Tak Lolos TWK KPK, Polri : Mereka Masih Punya Masa Depan

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menilai bahwa 57 pegawai KPK yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) masih memiliki masa depan dan harapan sehingga ingin direkrut sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Korps Bhayangkara. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan hal tersebut saat menjawab pertanyaan dari wartawan terkait hasil TWK para […]

  • Pengurus PMKRI Cabang Kupang Periode 2020—2021 Resmi Dikukuhkan

    Pengurus PMKRI Cabang Kupang Periode 2020—2021 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jajaran fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang Santo Fransiskus Xaverius Periode 2020—2021 resmi dilantik di Aula Balai Latihan Dinas Sosial Provinsi NTT pada Sabtu malam, 15 Agustus 2020. Sesuai rilis yang diterima Garda Indonesia, pelantikan yang berlangsung penuh hikmat itu, mengusung tema dari Injil Matius […]

  • PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

    PLN Terus Hadirkan Listrik Andal Ramah Lingkungan di Nusa Tenggara

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus tingkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah kerja provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melaksanakan proses pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti saluran udara tegangan tinggi (SUTT), gardu induk, dan pembangunan pembangkit listrik. Pada tahun 2022, melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, PLN berhasil merealisasikan […]

  • PLN UIP Nusra Fasilitasi SMK Aloisius Ruteng Konversi Motor Dinas Pemda Manggarai

    PLN UIP Nusra Fasilitasi SMK Aloisius Ruteng Konversi Motor Dinas Pemda Manggarai

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Loading

    Program ini diharapkan menjadi contoh nyata penerapan teknologi ramah lingkungan di Manggarai, yang digagas bersama PLN UIP Nusra.   Manggarai | SMK St. Aloisius Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan mitra binaan PLN Peduli PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

  • Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    Duta Lapas Perempuan Kupang Aktif Layani Keluarga Narapidana

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Duta Layanan yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kupang selalu menunaikan tanggung jawab mereka dengan memberikan layanan maksimal dengan 5 (lima) S yakni berupa senyum, salam, sapa, sopan, dan santun kepada keluarga para napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kondisi tersebut, redaksi Garda Indonesia alami saat menyempatkan diri berkunjung pada […]

expand_less