Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menakar Empati dan Keindonesiaan Wakil Bupati Kepulauan Natuna

Menakar Empati dan Keindonesiaan Wakil Bupati Kepulauan Natuna

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Syukur alhamdulillah Puji Tuhan pada Minggu, 2 Februari  2020 pukul 08.40 WIB, saudara-saudara kita 238 WNI dari Wuhan, Hubey China telah mendarat di bandara Hang Nadim Batam. Sesaat kemudian mereka akan menuju ke hanggar kesehatan TNI di Kepulauan Natuna untuk menjalani observasi selama 14 hari untuk memastikan mereka aman dari paparan virus corona.

Kita doakan semoga mereka sehat dan bisa kembali ke keluarga yang sedang cemas menunggu.

Keputusan Pemerintah menentukan Pangkalan Militer TNI di kompleks Pangkalan Udara Raden Sajad Kepulauan Natuna untuk lokasi observasi adalah keputusan yang tepat. Pertama, fasilitas kesehatan di Pangkalan Militer tersebut sudah lengkap dan juga sudah dilengkapi fasilitas observasi sesuai dengan standar WHO. Kedua, lokasi Pangkalan Militer TNI tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Ketiga, Kepulauan Natuna yang letaknya jauh adalah lokasi strategis untuk melokalisasi penyebaran virus apabila terjadi kasus yang tidak diinginkan.

Namun ada yang aneh dalam proses kemanusiaan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah, yaitu komentar bodoh dari Wakil Bupati Natuna, Kepulauan Riau. Mesti bergelar Master dan sudah menjadi Pejabat Negara ternyata tidak menjamin sehatnya logika dan nurani seorang anak bangsa yang bernama Ngesti Yuni Surapti ini.

Sebagai manusia Indonesia seharusnya dia punya empati terhadap saudara-saudara yang sedang dirundung masalah serius. Dan sebagai Pejabat Negara di daerah sangat tidak elok kalau secara terbuka menyatakan penolakan terhadap keputusan atasan di Pemerintah Pusat.

Ngesti Yuni adalah contoh Pejabat yang tidak punya etika ketatanegaraan dan rasa keindonesiaan serta nurani kemanusiaan. Ujaran penolakannya secara terbuka di hadapan media telah memprovokasi sebagian masyarakat Kepulauan Natuna. Ini sangat disesalkan dan memprihatinkan. Dan perilaku Ngesti Yuni adalah salah satu dampak negatif dari produk otonomi daerah yang kebablasan. Dia merasa dipilih langsung oleh rakyat sehingga merasa bisa seenaknya melawan Pemerintah Pusat.

Syukur alhamdulillah, Pemerintah Pusat yang diwakili Panglima TNI, Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri tegas bersikap. Penolakan Wakil Bupati yang merupakan kader Golkar ini dibungkam dengan tetap menunjuk Pangkalan Militer TNI di kompleks Pangkalan Udara Raden Sajad Kepulauan Natuna sebagai lokasi observasi saudara kita dari Wuhan, China.

Saya berharap Bupati Kepulauan Natuna, Gubernur Kepulauan Riau menegur keras kurang ajarnya Wakil Bupati Ngesti Yuni. Kalau perlu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sanksi keras kepada Ngesti Yuni. Kalau dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi tata laksana hubungan Pusat dan Daerah. Dalam demokrasi tetap harus ada tata aturan khususnya yang menyangkut hubungan hirarki strutural di organisasi pemerintahan. Kalau tidak, rusak negeri ini akan terpecah jalan sendiri-sendiri.

Untuk saudara kita WNI dari Wuhan China, selamat datang di tanah air. Mudah-mudahan anda semua sehat dan lolos dari paparan virus corona. Dan segera kembali ke keluarga yang sedang cemas menunggu kedatangan anda di rumah.

Untuk Tim Evakuasi, saya mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Semoga Tuhan membalas budi baik Bapak-Ibu. Dan anda semua selalu sehat walafiat.

Untuk Ngesti Yuni … Shame On You !
Salam SATU Indonesia

Penulis (*/Pegiat Media Sosial)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasa Raharja Serahkan Santunan Duka bagi Ahli Waris Alm.Dewi Nenotek

    Jasa Raharja Serahkan Santunan Duka bagi Ahli Waris Alm.Dewi Nenotek

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT menyerahkan santunan duka kepada Ahli Waris Alm. Dewi Susanti Nenotek; Dana santunan yang diterima ahli waris sebesar 50 Juta Rupiah. Santunan yang diterima sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Dana santunan langsung ditransfer […]

  • Tata Kelola Sampah Skala Nasional Jadi Perhatian Prabowo Subianto

    Tata Kelola Sampah Skala Nasional Jadi Perhatian Prabowo Subianto

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 1Komentar

    Loading

    Presiden Prabowo Subianto berencana menggandeng Pandawara Group, komunitas pemuda peduli lingkungan asal Bandung, dalam gerakan masif untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.   Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa permasalahan sampah yang masih dihadapi di berbagai wilayah ini menjadi perhatian dan prioritas dari Presiden. Hal itu […]

  • Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan pada 11—17 November 2019

    Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan pada 11—17 November 2019

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Melemahnya intensitas Siklon tropis ‘NAKRI’ di Laut Cina Selatan menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan dapat meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia. Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. pada Minggu, 10 Nov 2019, mengatakan bahwa daerah pertemuan dan belokan […]

  • PLTP Ulumbu Jalan 13 Tahun, Ini Tanya Gubernur ke Warga Desa Wewo

    PLTP Ulumbu Jalan 13 Tahun, Ini Tanya Gubernur ke Warga Desa Wewo

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Pembangunan proyek panas bumi, beber Gubernur Laka Lena, aspek lingkungan harus tetap terjaga. Ia juga minta pihak PT PLN (Persero) agar dalam pelaksanaan proses pengeboran panas bumi nantinya harus menggunakan teknologi terbaik.   Manggarai | Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyatakan bahwa masyarakat NTT patut bangga sebagai salah satu penggerak awal transisi energi, melalui panas […]

  • Atensi Inflasi NTT, BI Gagas Tanam Cabai Konsep Smart Farming

    Atensi Inflasi NTT, BI Gagas Tanam Cabai Konsep Smart Farming

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang Inflasi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bank Indonesia memotret inflasi kelompok volatile food Juni 2023 menurun dibandingkan dengan perkembangan Mei 2023. Kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 0,44% (month to month [mtm]), lebih rendah Mei 2023 sebesar 0,49% (mtm). Menilik kondisi tersebut, maka Bank Indonesia Perwakilan NTT menghelat tanam […]

  • Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

    Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat melakukan kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia. Melalui Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, Proyek Bantuan Pembangunan Pemerintah Korea Untuk Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Indonesia akan dilakukan. Kedua […]

expand_less