Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Mimpi Hanya Satu dan Paling Berat, VBL : Berapa Data Orang Miskin NTT?

Mimpi Hanya Satu dan Paling Berat, VBL : Berapa Data Orang Miskin NTT?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita punya masalah serius di sini, hobi melihat orang susah. Kalau dia lebih susah, maka mereka lebih senang lagi. Ini cara berpikir ciri khas orang miskin, selalu berpikir mundur dan tidak pernah berpikir maju. Saya melihat Nusa Tenggara Timur, harus mulai kita dorong cara berpikirnya agar mampu kekuatan dan sinergi menjadi etos kerja,” ungkap Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menyampaikan sambutan dalam peresmian Gedung Kantor Inspektorat Provinsi NTT pada Kamis pagi, 3 Juni 2021 pukul 10.00 WITA—selesai.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/06/03/nuansa-helong-kantor-inspektorat-ntt-diresmikan-gubernur-viktor-laiskodat/

Pengusaha dan Politikus asal Pulau Semau ini pun mengisahkan mimpinya saat awal masuk menjadi Gubernur NTT yakni ingin data orang miskin di NTT ada berapa. “Hari ini mimpi saya satu saja dan paling berat. Saya ingin data orang miskin di NTT itu berapa? Siapa namanya? Di desa mana? Yang miskin berapa?,” ulas Viktor Bungtilu Laiskodat.

Meski ada APBD Kabupaten/Kota, dana provinsi, pusat, PKH (program keluarga harapan) datang sepanjang tahun, namun miskin tetap stabil, ucapnya dengan nada kesal. “Jadi, saya pikir apa guna kita kerja? Bila kita tidak punya sistem data yang kuat, percuma kita kerja! Saya selalu bilang ini peperangan melawan hantu, kita mengetok anggaran, yang terima hantu, tak tahu siapa orang miskin,” tegas Gubernur VBL.

Pemprov NTT dan BPS, imbuh Gubernur VBL, mendesain Si Mandataris (sistem data terpadu, red) agar punya data yang pasti setelah 2—3 tahun dari sekarang. “Setelah jadi pada Agustus 2021, kita mampu menyelesaikan dalam kesempurnaan. Karena tanpa data, maka kita selalu gagal, kita bicara kemiskinan NTT 20%, mulai di provinsi tidak berbicara tentang presentasi, sudah mulai bahas di kecamatan, desa mana saja kemiskinan paling besar; di kabupaten tentang nama orang, dan di desa harus diidentifikasi jelas penyebab kemiskinan apakah tidak ada aset menunjang kehidupan,” beber VBL.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/17/bakohumas-setda-ntt-si-mandataris-menuju-ntt-satu-data/

VBL pun menegaskan kepada BPS bahwa tidak tertarik kepada angka-angka dan BPS harus mampu menemukan siapa saja orang miskin di NTT, karena bila ditemukan maka dapat diterapi dengan APBD Kabupaten/Kota dan Provinsi NTT dan dalam beberapa tahun ke depan, mereka mampu menatap masa depan.

“Ini tantangan terbesar Provinsi NTT,” ucap Gubernur VBL sembari menyampaikan bukan saja di NTT, namun di seluruh Indonesia terkait data kemiskinan karena sering ada kesalahpahaman antara pusat dan daerah.

Jadi, tandas VBL, kita harus percaya pada “Satu Data” dan dapat mengukur data tersebut untuk mengentaskan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin pada September 2020 sebanyak 1.175.530 orang meningkat 19,77 ribu orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 44,07 ribu orang terhadap September 2019.

Persentase penduduk miskin di perkotaan pada Maret 2020 sebesar 8,64 persen, naik menjadi 8,76 persen pada September 2020.  Sementara persentase penduduk miskin di perdesaan pada Maret 2020 sebesar 24,73 persen, naik menjadi 25,26 persen pada September 2020.

Dibanding Maret 2020, jumlah penduduk miskin September 2020 di perkotaan naik sekitar 5,5 ribu orang (dari 113,39 ribu orang pada Maret 2020 menjadi 118,88 ribu orang pada September 2020). Sementara itu perdesaan naik sekitar 14,3 ribu orang (dari 1.040,37 ribu orang pada Maret 2020 menjadi 1.054,65 ribu orang pada September 2020).

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Valentine Day’ ala Bank NTT, ‘Cashback Valentine’ Hingga bagi Bunga & Balon

    ‘Valentine Day’ ala Bank NTT, ‘Cashback Valentine’ Hingga bagi Bunga & Balon

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Aksi fenomenal ditunjukkan oleh Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam memaknai Hari Raya Kasih Sayang (Valentine Day) tahun 2020. Dari jajaran staf, kepala divisi, direktur hingga komisaris rela turun ke jalan raya dan berpeluh bersama para pengguna jalan. Mengambil lokasi di bundaran Kantor Gubernur NTT pada Jumat, […]

  • Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    Kemah Konservasi Selancar Pertama Dihelat di Sumba Barat NTT

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Pertumbuhan wisata selancar dan pembangunan di daerah pesisir Sumba Barat diharapkan dapat diimbangi dengan upaya pelestarian ekosistem sekitar agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai leluhur. Waikabubak | Puluhan anak muda dari 4 (empat) desa pesisir di Kecamatan Laboya Barat, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Pantai Kerewei dan Pantai Watu Bela, Desa Patiala […]

  • Pj Gubernur NTT: Hentikan Status NTT Sebagai Sumber Human Trafficking

    Pj Gubernur NTT: Hentikan Status NTT Sebagai Sumber Human Trafficking

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon saat acara ramah tamah bersama Pimpinan Perangkat Daerah NTT dan Awak Media di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Rabu/18 Juli 2018 siang, menyampaikan keinginannya untuk dapat menghentikan status NTT sebagai sumber Human Trafficking. Penjelasan tersebut disampaikan terkait adanya pertanyaan wartawan tentang status NTT sebagai penyumbang terbesar Human Trafficking […]

  • “Light Up The Dream” PLN, 46 Keluarga di Lembata Dapat Listrik Gratis

    “Light Up The Dream” PLN, 46 Keluarga di Lembata Dapat Listrik Gratis

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Program “Light Up The Dream” merupakan inisiatif sosial yang lahir dari para pegawai PLN.   Lembata | Senyum bahagia terpancar dari wajah beberapa penerima manfaat di Kabupaten Lembata. Kini, rumah-rumah mereka tak lagi gelap gulita di malam hari, berkat Program “Light Up The Dream” (LUTD) dari PT PLN (Persero). Secara simbolis, Bupati Lembata, Petrus Kanisius […]

  • Permintaan Maaf Dirut Pertamina Gapai Apresiasi Banyak Pihak

    Permintaan Maaf Dirut Pertamina Gapai Apresiasi Banyak Pihak

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Pertamina telah melakukan pengujian bersama Lemigas terhadap 75 sampel, termasuk di Terminal BBM Plumpang dan 33 SPBU yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan. Bahkan Pertamina juga melibatkan pihak independen yaitu PT Surveyor Indonesia dan PT TUV Rheinland Indonesia untuk turut menguji kualitas BBM milik Pertamina.   Jakarta | Sikap terbuka Direktur […]

  • Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan perbatasan Motaain Timor Leste di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 18 Juni 2020, Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kesiapan pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/18/menko-polhukam-mendagri-kunjungi-perbatasan-motaain-timor-leste/ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

expand_less