Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

Pada Hari Sakral, Mega Memilih Ganjar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Kendhit A. Jlamprong

Dari dulu Mbak Megawati Soekarnoputri memang paling jago kalau urusan “hari-hari baik”. Minimal dia sangat peduli terhadap pemilihan hari untuk melakukan hal-hal penting. Buktinya, untuk mengumumkan calon presiden yang diusung partainya, dia memilih Jumat, 21 April 2023.

Kita tahu kan kalau 21 April itu selalu diperingati Hari Kartini? Tapi, saya haqqul yakin, alasannya bukan cuma itu. Ada sesuatu yang lebih mendalam sampai akhirnya Mbak Mega memutuskan memilih hari dan tanggal itu. Misalnya, mungkin tepat di hari itu pada puluhan, ratusan atau mungkin seribuan tahun yang lalu ada seseorang yang dinobatkan sebagai raja di Bumi Nusantara.

Itu misalnya.

Karena seperti bapaknya, Mbak Mega ini juga sangat memperhatikan hal-hal yang bersifat spiritual. Selain tentu saja dia juga memperhatikan hal-hal sesuai logika.

Konon, sebelum mengeluarkan keputusan besar seperti mengumumkan calon presiden, Mbak Mega bakal keliling ke beberapa daerah di Indonesia untuk melakukan kontemplasi. Puncaknya dia akan melakukan kontemplasi di salah satu tempat di Bali.

Di sana, dia akan mengundang orang yang dianggap memiliki ilmu kesepuhan atau ilmu linuwih. Nah, orang-orang dengan ilmu seperti itu biasanya mampu weruh sak durunging winarah, mampu menyaksikan kejadian di masa depan.

Itu konon loh ya.

Tapi yang perlu kita tahu, Mbak Mega itu kan masih punya darah keturunan Bali. Jadi, mungkin ada benarnya juga jika dia punya guru spiritual di sana. Apalagi selama ini Bali juga dianggap sangat istimewa di mata Mbak Mega.

Nah, pertimbangan-pertimbangan spiritual itu untuk melengkapi segala ulasan serta berbagai kemungkinan yang lahir dari ruang logika. Misalnya, jika ruang logika menjelaskan bahwa tanggal 21 April itu bisa dimanfaatkan juga untuk mengangkat momen Hari Kartini, maka soal spiritual menyodorkan hal lain.

Dulu, tiga bulan sebelum kemerdekaan, Bung Karno dari Jakarta sowan kepada KH. Hasyim Asyari di Jombang. Dari sowan itu Bung Karno mendapat amanah agar proklamasi kemerdekaan dilaksanakan pada hari Jumat di bulan Ramadan, persis yang hari ini dilakukan Mega waktu menetapkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Semakin istimewa lagi karena Ganjar diumumkan pada hari terakhir di bulan Ramadan sebelum memasuki waktu salat Ashar.

Saya gak tahu ahli marketing mana yang diajak diskusi oleh Mbak Mega. Tapi dengan memilih hari terakhir Ramadan untuk mengumumkan capres, jelas-jelas itu strategi marketing luar biasa yang tidak satu pun partai memikirkan. Ketika di hari terakhir Ramadan ada nama capres yang diumumkan, secara otomatis dia akan jadi perbincangan masyarakat waktu lebaran.

Saya jamin, setiap pertemuan keluarga di hari raya ini akan menyebut nama Ganjar Pranowo. Mulai dari yang muda, yang tua maupun anak-anak akan mendengar nama Ganjar disebut. Ketika ada anggota keluarga belum tahu siapa itu Ganjar, maka anggota keluarga yang lain akan dengan sangat bangga buka handphone lalu menunjukkan foto dan video-video Ganjar.

Begitu selesai menunjukkan foto dan video Ganjar kemudian dia pasti akan bilang, “Setuju kan kalau kita sekeluarga dukung Ganjar?.”

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

    SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) melalui Koordinator SMRC wilayah NTT, Petrus Tabein, menegaskan SMRC sebagai lembaga survey resmi akan melakukan Quick Count (perhitungan cepat) Pilgub NTT 2018 dan tidak melakukan Exit Pool atau survey saat pemilih keluar dari bilik coblos. “Exit Pool/Survey tidak kami Lakukan di NTT “, Tegas Petrus saat […]

  • Apresiasi PLN NTT, Gubernur VBL : Listrik Pulih dalam Waktu Dekat

    Apresiasi PLN NTT, Gubernur VBL : Listrik Pulih dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi terhadap kerja keras PLN untuk memulihkan kembali jaringan listrik yang rusak akibat bencana badai Siklon Tropis Seroja di NTT pada 5 April 2021. “Tentunya dari PLN telah berusaha maksimal. Masyarakat diharapkan bersabar karena badai ini telah mengakibatkan kerusakan sangat parah. Saya yakin teman-teman […]

  • “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dari rangkaian penyidikan perkara dengan tersangka Sudrajad Dimyati, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan adanya kecukupan alat bukti terkait dugaan perbuatan pidana lain dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Adapun konstruksi perkara diawali adanya gugatan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) ke Pengadilan Negeri Makassar yang diajukan oleh PT MHJ sebagai […]

  • Terorisme dan Media Massa

    Terorisme dan Media Massa

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Warsito hadi – APN Kemhan Suksesnya Satgas Tinombala menewaskan Santoso beberapa waktu lalu, belum menyurutkan kelompok radikal di Indonesia untuk berhenti menjadi teroris. Terorisme terjadi karena adanya  akibat dari adanya paham radikal yang sudah tertanam dalam pikiran bertemu dengan lingkungan, pelatihan, logistik, keuangan, pemimpin/tokoh, senjata, dan momentum untuk melakukan sebuah gerakan yang kemudian berujung […]

  • Bupati Andreas Dukung Perlindungan Indikasi Geografis di Ngada

    Bupati Andreas Dukung Perlindungan Indikasi Geografis di Ngada

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa, Garda Indonesia | Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (Kemenkumham NTT), Marciana Dominika Jone didampingi Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Erni Mamo Li, Tim Ahli Indikasi Geografis dan Kepala Rutan Kelas IIB Bajawa, Mustawan beraudiensi dengan Bupati Ngada, Andreas Paru pada Selasa, 9 Agustus 2022. Rombongan Kakanwil Kemenkumham NTT, Bupati Ngada, dan […]

  • Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, ini sekadar sketsa, gambar yang belum jadi, masih coretan awal, meraba-raba. Tapi bukannya tanpa dasar. Survei elektabilitas yang barusan dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) cukup menarik. Surveinya spesifik di area Jakarta, dan metodenya tatap muka langsung dengan 400 responden. Biasanya berbagai lembaga survei akan melakukannya dengan metode sambungan telepon […]

expand_less