Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Pontianak | Menjelang pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 27 November 2024 ini banyak pihak terjangkit penyakit narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah salah satu jenis gangguan mental di mana pengidapnya menganggap dirinya lebih baik dan lebih penting daripada orang lain, sehingga orang lain harus mengagumi, mencintai, dan membanggakannya.

Demikian disampaikan Pengamat Herman Hofi. Dikatakannya orang berbuat semaunya, berkata semaunya, cenderung meremehkan orang lain dan bahkan tidak jarang hingga melanggar koridor hukum dan konstitusi 9 September 2024.

Padahal, disebutkan Herman Hofi, apa yang dianggapnya benar belum tentu benar adanya demikian juga sebaliknya. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap diri paling benar yang dapat menjadi pemantik perpecahan dalam masyarakat.

Pada tahun politik ini, beber Herman Hofi, banyak “abu jahal” dan “abu lahap” terus menerus menyebarkan tipu daya dan permusuhan untuk menjerumuskan kita warga kota/warga  dalam permusuhan dan perpecahan.

“Kita berharap para elite lebih arif dan bijaksana dalam bertutur kata. Berikan pencerahan dalam bernalar,” pintanya.

Herman Hofi memberikan contoh, masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) mempunyai harapan yang sama. Sama-sama mengharapkan pilkada tahun ini akan melahir pemimpin terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya semua warga Kalbar tidak menghendaki Pilkada berakhir dengan gembira tanpa tetesan air mata.

“Sebentar lagi IKN (Ibu Kota Nusantara) akan mulai menggeliat tentu Kalbar akan berimbas yang memiliki harapan sekaligus tantangan bagi kita memasuki era baru dalam persaingan, maka kita membutuhkan pemimpin yang visioner dan revolusioner dalam berpikir dan bertindak.

“Namun jauh lebih penting dari semua itu kita tetap menjaga keharmonisan. Ketika ada pihak yang akan memecahbelah abaikan jangan dengarkan ucapan bernada provokasi,” tandas Herman Hofi.(*)

Sumber (*/tim media)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kali Gempa Bumi Guncang Sukabumi, Sejumlah Rumah Rusak

    Dua Kali Gempa Bumi Guncang Sukabumi, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Sukabumi, Garda Indonesia | Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Sukabumi, pada Selasa,10 Maret 2020 pukul 17.18 WIB. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa tersebut berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi […]

  • Apkasi Dukung Kemendagri Rumuskan Opsi Penyelenggaraan Pilkada 2020

    Apkasi Dukung Kemendagri Rumuskan Opsi Penyelenggaraan Pilkada 2020

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) memberikan dukungan kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera merumuskan opsi-opsi terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Hal ini terkait dengan keputusan untuk tetap menyelenggarakan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sebagaimana telah disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada Rapat Terbatas terkait Persiapan Pelaksanaan […]

  • Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Rote Ndao, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2020, dari 69 desa yang melakukan pemilihan, 28 desa terdapat sengketa sehingga perlu diselesaikan agar tak terjadi gesekan antar-sesama warga. Demi menyelesaikan sengketa Pilkades 2020 Rote Ndao di 28 desa […]

  • Pengobatan Gratis Dharma Wanita Persatuan Sumba Barat Daya Bagi Warga Binaan Lapas Waikabubak

    Pengobatan Gratis Dharma Wanita Persatuan Sumba Barat Daya Bagi Warga Binaan Lapas Waikabubak

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Waikabubak, Garda Indonesia | Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Waikabubak memperoleh berkah pengobatan gratis dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumba Barat (SBD). Menggandeng tenaga kesehatan Puskesmas Elopada, pengobatan gratis diberikan kepada 249 orang WBP terdiri dari 58 orang Tahanan dan 191 Orang Narapidana. Pengobatan gratis DWP Sumba Barat Daya ini dihelat pada […]

  • Hingga 2022, Sekitar 137 Ribu Penduduk NTT Pakai QRIS

    Hingga 2022, Sekitar 137 Ribu Penduduk NTT Pakai QRIS

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai sistem pembayaran non-tunai yang baru diluncurkan pada tahun 2019, QRIS merupakan sistem pembayaran yang CEpat, MUdah, MUrah, Aman, dan Handal (Cemumuah). Bank Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui sisi supply (merchant QRIS) dan demand (pengguna QRIS). Tercatat sepanjang 2022, sebanyak 137.459 penduduk NTT yang telah menggunakan Quick Response […]

  • 53 Orang Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam Rangka HUT Ke-75 RI

    53 Orang Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam Rangka HUT Ke-75 RI

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada 53 orang penerima dalam upacara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia. Upacara penganugerahan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tahun […]

expand_less