Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Pontianak | Menjelang pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 27 November 2024 ini banyak pihak terjangkit penyakit narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah salah satu jenis gangguan mental di mana pengidapnya menganggap dirinya lebih baik dan lebih penting daripada orang lain, sehingga orang lain harus mengagumi, mencintai, dan membanggakannya.

Demikian disampaikan Pengamat Herman Hofi. Dikatakannya orang berbuat semaunya, berkata semaunya, cenderung meremehkan orang lain dan bahkan tidak jarang hingga melanggar koridor hukum dan konstitusi 9 September 2024.

Padahal, disebutkan Herman Hofi, apa yang dianggapnya benar belum tentu benar adanya demikian juga sebaliknya. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap diri paling benar yang dapat menjadi pemantik perpecahan dalam masyarakat.

Pada tahun politik ini, beber Herman Hofi, banyak “abu jahal” dan “abu lahap” terus menerus menyebarkan tipu daya dan permusuhan untuk menjerumuskan kita warga kota/warga  dalam permusuhan dan perpecahan.

“Kita berharap para elite lebih arif dan bijaksana dalam bertutur kata. Berikan pencerahan dalam bernalar,” pintanya.

Herman Hofi memberikan contoh, masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) mempunyai harapan yang sama. Sama-sama mengharapkan pilkada tahun ini akan melahir pemimpin terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya semua warga Kalbar tidak menghendaki Pilkada berakhir dengan gembira tanpa tetesan air mata.

“Sebentar lagi IKN (Ibu Kota Nusantara) akan mulai menggeliat tentu Kalbar akan berimbas yang memiliki harapan sekaligus tantangan bagi kita memasuki era baru dalam persaingan, maka kita membutuhkan pemimpin yang visioner dan revolusioner dalam berpikir dan bertindak.

“Namun jauh lebih penting dari semua itu kita tetap menjaga keharmonisan. Ketika ada pihak yang akan memecahbelah abaikan jangan dengarkan ucapan bernada provokasi,” tandas Herman Hofi.(*)

Sumber (*/tim media)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Listrik Padam di Jabodetabek, Presiden Jokowi: “Jangan Sampai Terjadi Lagi!”

    Listrik Padam di Jabodetabek, Presiden Jokowi: “Jangan Sampai Terjadi Lagi!”

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta PT PLN (Persero) melakukan perbaikan dan evaluasi secepat-cepatnya atas kejadian gangguan listrik massal yang melanda Jakarta dan sebagian wilayah di Pulau Jawa pada Minggu, 4 Agustus 2019, kemarin. Secara tegas, ia tidak ingin hal serupa terjadi lagi di kemudian hari. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menyambangi kantor […]

  • Siswa SMPN 3 Raih Juara 1 Lomba Orasi Tingkat SMP Se-Kota Kupang

    Siswa SMPN 3 Raih Juara 1 Lomba Orasi Tingkat SMP Se-Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Siswa SMPN 3 Kota Kupang, Adinda Nenabu keluar sebagai juara 1 lomba orasi tingkat pelajar SMP/Sederajat. Perlombaan tersebut dihelat oleh Komunitas Sadar Literasi (SATE). Perlombaan tersebut diikuti oleh 20 orang pelajar dari 8 SMP/Sederajat di Kota Kupang dan 1 SMP dari Kabupaten Kupang. Para peserta mengirimkan video orasi dengan durasi 3—5 […]

  • Akreditasi B, SMK Swastisari Kupang Jadikan Anak Didik Bernilai & Berkarakter

    Akreditasi B, SMK Swastisari Kupang Jadikan Anak Didik Bernilai & Berkarakter

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna mewujudkan anak didik (murid,red) yang bernilai dan berkarakter, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swastisari Kupang memiliki kiat-kiat khusus melalui kepemimpinan Kepala SMK Swastisari Kupang, Suster Yohana Elu, SSps., S.Pd. Sejak memimpin sekolah berasaskan pendidikan katolik ini pada Agustus 2019, Suster Yohana Elu, SSP bersyukur bahwa SMK Swastisari sebagai sekolah swasta yang […]

  • Kemenkumham & Dekranasda NTT Olah Lahan Tidur Jadi Kebun Kelor

    Kemenkumham & Dekranasda NTT Olah Lahan Tidur Jadi Kebun Kelor

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lapas Klas IIA Kupang mendapat kehormatan dikunjungi oleh Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan Wakil Ketua Maria Fransisca Djogo pada Senin pagi, 6 September 2021. Disambut oleh Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone dan Kalapas Kupang, Badarudin dengan penyematan selendang tenun motif NTT. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2021/09/05/dekranasda-ntt-kolaborasi-moi-pecut-kelor-jadi-supply-cain-berbasis-kualitas/ Selanjutnya, Bunda […]

  • Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

    Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengajak masyarakat NTT untuk menghindari segala bentuk kekerasan atas nama apapun apalagi atas nama agama. Tunjukan kepada Indonesia dan dunia bahwa dari Nusa Tenggara Timur, kita merajut kebhinekaan tanpa mempertentangkan agama dan ras. “Saya mengajak kita semua, sama-sama sepaham untuk mengamini bahwa keesaan Tuhan adalah […]

  • SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – SMP Katolik Santo Yoseph didirikan pada tanggal 6 Januari 1966. Kala itu digagas oleh seorang tokoh awam Katolik, Bapak Yos Djogo,B.Sc. , yang keseharianya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pertanian NTT. SMP Katolik Santo Yoseph; Sekolah milik Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang berlokasi di Jalan E.R.Herewila No. 27 RT […]

expand_less