Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Loading

Pontianak | Menjelang pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 27 November 2024 ini banyak pihak terjangkit penyakit narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah salah satu jenis gangguan mental di mana pengidapnya menganggap dirinya lebih baik dan lebih penting daripada orang lain, sehingga orang lain harus mengagumi, mencintai, dan membanggakannya.

Demikian disampaikan Pengamat Herman Hofi. Dikatakannya orang berbuat semaunya, berkata semaunya, cenderung meremehkan orang lain dan bahkan tidak jarang hingga melanggar koridor hukum dan konstitusi 9 September 2024.

Padahal, disebutkan Herman Hofi, apa yang dianggapnya benar belum tentu benar adanya demikian juga sebaliknya. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap diri paling benar yang dapat menjadi pemantik perpecahan dalam masyarakat.

Pada tahun politik ini, beber Herman Hofi, banyak “abu jahal” dan “abu lahap” terus menerus menyebarkan tipu daya dan permusuhan untuk menjerumuskan kita warga kota/warga  dalam permusuhan dan perpecahan.

“Kita berharap para elite lebih arif dan bijaksana dalam bertutur kata. Berikan pencerahan dalam bernalar,” pintanya.

Herman Hofi memberikan contoh, masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) mempunyai harapan yang sama. Sama-sama mengharapkan pilkada tahun ini akan melahir pemimpin terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya semua warga Kalbar tidak menghendaki Pilkada berakhir dengan gembira tanpa tetesan air mata.

“Sebentar lagi IKN (Ibu Kota Nusantara) akan mulai menggeliat tentu Kalbar akan berimbas yang memiliki harapan sekaligus tantangan bagi kita memasuki era baru dalam persaingan, maka kita membutuhkan pemimpin yang visioner dan revolusioner dalam berpikir dan bertindak.

“Namun jauh lebih penting dari semua itu kita tetap menjaga keharmonisan. Ketika ada pihak yang akan memecahbelah abaikan jangan dengarkan ucapan bernada provokasi,” tandas Herman Hofi.(*)

Sumber (*/tim media)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Update Covid-19 NTT’ Hingga 31 Maret 2020, ODP Capai 628 & PDP 6 Orang

    ‘Update Covid-19 NTT’ Hingga 31 Maret 2020, ODP Capai 628 & PDP 6 Orang

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara Covid-19, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si meng-update data terkini terkait penanganan Corono Virus Desease (Covid)-19 di Provinsi NTT. Hingga Selasa, 31 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, Orang Dalam Pemantauan (ODP) tembus angka 628 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) […]

  • Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) kembali memberikan bantuan kepada usaha rumahan Dodol Pisang Legit Sari yang dirintis oleh pasangan suami istri yakni Ferry Dethan dan Merry Letik yang mengawali usaha rumahan dengan mencoba mengolah pisang menjadi dodol sejak tahun 2012. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/26/politeknik-negeri-kupang-dukung-usaha-dodol-pisang-legit-sari-via-program-ppud/ Sebelumnya, pada awal pemberian bantuan oleh PNK di […]

  • CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    CIRMA Bangun 65 Kakus Sehat di Desa Kabuna Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar, Senin, 12 Januari 2026, mengungkapkan para warga Desa Kabuna tersebut dengan kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka tidak bisa membangun kakus yang sehat.   Belu | Warga prasejahtera di perbatasan Indonesia – Timor Leste beruntung mendapat perhatian dari Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA). Warga yang selama puluhan tahun ini dengan […]

  • Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

    Kontribusi Bank NTT, 18 Anak Stunting Belu Dapat Makanan Tambahan

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebanyak 18 anak stunting yang ada di Posyandu Karantina, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu mendapat bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) senilai Rp50 juta dari Bank NTT Cabang Atambua selama 90 hari ke depan. Kepala Bank NTT Cabang Atambua Adrianus Pantus, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sebagai bentuk kepedulian […]

  • Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Kemerdekaan Indonesia memberi kebebasan bagi anak bangsa dalam berekspresi mulai dirasakan sampai ke pelosok negeri. 17 Agustus 2019, masyarakat Amanuban Timur yang memadati lapangan Upacara HUT ke-74 RI, menjadi saksi hidup kemajuan pendidikan di SMAN 1 Amanuban Timur. Di hari yang sangat bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya […]

  • Yuk Simak Protokol Aktivitas ‘New Normal’ di Pasar ala Dokter Reisa

    Yuk Simak Protokol Aktivitas ‘New Normal’ di Pasar ala Dokter Reisa

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pasar tradisional sejak lama menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, sebagai penyokong tulang punggung ekonomi masyarakat. Dari hasil survei profil pasar tahun 2018, oleh Badan Pusat Statistik, ada lebih dari 14.000 pasar tradisional di Indonesia, atau sama dengan hampir 90% dari seluruh jenis pusat perdagangan yang ada di Indonesia. Namun di tengah pandemi […]

expand_less