Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pentas Seni Spektamasta Angkat Seni Inklusi Kupang

Pentas Seni Spektamasta Angkat Seni Inklusi Kupang

  • account_circle Tim Spektamasta
  • calendar_month Ming, 14 Des 2025
  • visibility 475
  • comment 0 komentar

Loading

Pentas seni ini melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dari SD dan SMP Katolik Asumpta Kupang.

 

Kupang | Pentas Seni SMP Katolik Asumpta Kupang (Spektamasta) telah dihelat pada Jumat, 12 Desember 2025 di Taman Budaya Gerson Poyk, Kupang sangat memukau para penonton. Ketua Panitia, Alexsander Y.T. Tetik, S.Pd., Gr., M.M. Dalam laporannya, ia menyampaikan kegiatan tersebut mengusung tema “Berkreasi dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi” dan dirancang sebagai ruang ekspresi seni yang menekankan nilai inklusivitas serta keberagaman dalam seni pertunjukan.

Pentas seni ini melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dari SD dan SMP Katolik Asumpta Kupang. Kehadiran peserta inklusi tersebut menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan panggung seni yang terbuka dan setara bagi semua anak, tanpa memandang keterbatasan fisik maupun intelektual.

Peserta inklusi dari jenjang SD yang tampil pada deret depan antara lain Brayen, Andre, Agus, Feliz, Andra, Alvaro, Aldric, Chalisto, dan Gary. Sementara itu, peserta inklusi dari jenjang SMP yang berada pada deret belakang terdiri atas Deven Ndaparoka, Maria, Viandra, Calista, Firdaus, Virginia, dan Owin. Mereka secara bersama-sama dijadwalkan membawakan lagu Natal berjudul “Natal di Hatiku”.

Penampilan kolaboratif tersebut menjadi simbol perayaan kasih, toleransi, dan harapan, sekaligus menunjukkan potensi seni anak-anak inklusi yang dibina melalui pendidikan berbasis penerimaan dan pendampingan. Melalui lagu Natal tersebut, para peserta diharapkan dapat menyampaikan pesan damai kepada masyarakat yang hadir.

Salah satu orang tua murid, Silvester Ndaparoka mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan Pentas Seni Spektamasta tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga media edukasi publik tentang pentingnya membangun ruang seni yang inklusif dan humanis.

Pentas seni tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem seni dan budaya yang ramah terhadap keberagaman di Kota Kupang dan Indonesia.(*)

 

  • Penulis: Tim Spektamasta
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Sabet Dua Penghargaan Platinum Indonesia Green Awards 2026

    PLN UIP Nusra Sabet Dua Penghargaan Platinum Indonesia Green Awards 2026

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Indonesia Green Awards ke-17 tahun ini mengusung semangat koreksi nasional terhadap praktik CSR dan ESG agar benar-benar mampu menjawab tantangan perubahan iklim yang berdampak pada meningkatnya risiko bencana ekologis.   Mataram | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dengan predikat Platinum Alignment dalam ajang Indonesia Green Awards (IGA) […]

  • Lokasi Teroris Mujahidin Indonesia Timur Terdeteksi, Satgas Terus Buru

    Lokasi Teroris Mujahidin Indonesia Timur Terdeteksi, Satgas Terus Buru

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Poso, Sulawesi Tengah masih terus diburu Satgas Madago Raya usai melakukan pembunuhan keji terhadap beberapa petani. Polri menyatakan telah mengetahui lokasi di mana anggota MIT biasa beraksi. “Loh sudah tahu sebenarnya (lokasi Ali Kalora dan kawan-kawan). Wilayah mereka bermain itu aparat keamanan […]

  • Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

    Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin kencang disertai hujan menumbangkan pohon, mencopot atap bangunan dan memporakporanda berbagai fasilitas di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu/ 10 Maret 2019 mulai sekitar pukul 09.20—11.00 WITA. Pantauan Garda Indonesia, akibat angin kencang yang berkisar 35—44 knots ((80 km/jam) menyebabkan pohon tumbang dan menutupi ruas jalan seperti […]

  • Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, SP, Pengawas Benih Tanaman Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia Produktivitas pertanian khususnya jagung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam satu dekade terakhir masih sangat rendah di kisaran 2,633 ton/ha jika dibandingkan dengan produksi nasional yaitu 5,241 ton/ha. Salah satu penyebab rendah produktivitas jagung tersebut adalah masih rendahnya penggunaan benih […]

  • PLN dan Damkar Ende Atasi Kebakaran Area Gudang Logistik UP3 Flores Bagian Barat

    PLN dan Damkar Ende Atasi Kebakaran Area Gudang Logistik UP3 Flores Bagian Barat

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai bagian dari protokol keselamatan, PLN juga melakukan pemadaman sementara jalur kelistrikan di area terdampak guna meminimalkan risiko terhadap petugas dan masyarakat sekitar.   Ende | Kebakaran yang terjadi di gudang logistik PLN UP3 Flores Bagian Barat pada Senin, 26 Januari 2026 pukul 19:18 WITA berhasil dipadamkan pada pukul 20:18 WITA. Kejadian ini ditangani dengan […]

  • Sunat Perempuan Timbulkan Trauma Pada Ibu dan Anak Korban Sunat

    Sunat Perempuan Timbulkan Trauma Pada Ibu dan Anak Korban Sunat

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Female Genital Mutilation/Cutting (FGM/C) atau Pemotongan/Perlukaan Genital Perempuan (P2GP) atau kerap disebut dengan istilah sunat perempuan dari sisi medis tidak memiliki manfaat terhadap kesehatan, namun yang justru mengkhawatirkan adalah sunat perempuan lebih banyak dilakukan oleh bidan yang tidak memiliki SOP untuk melakukan hal tersebut. “Ada beberapa pengalaman yang kami dengar bahwa […]

expand_less