Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Petugas Partai, Lumpuhnya Pancasila Tidak Kurang Tidak Lebih!

Petugas Partai, Lumpuhnya Pancasila Tidak Kurang Tidak Lebih!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Petugas partai atau petugas rakyat? Begitu pertanyaan Prof. Franz Magnis-Suseno beberapa tahun yang lalu. Lantaran bukankah seseorang (yang berasal dari kader partai mana pun) saat dilantik jadi presiden, gubernur, bupati/wali kota, atau pejabat apa pun, maka saat itu ia sudah jadi petugas rakyat?

Rakyat mana? Ya, rakyat Indonesia, yang berfalsafah dan berlandaskan Pancasila. Tidak kurang tidak lebih.

Lalu di mana peran atau fungsi parpol?

Parpol adalah mesin politik penggerak dinamika politik yang menjadi semacam ‘kawah candradimuka’ untuk menghadirkan kader-kader terbaiknya. Untuk apa? Agar kader-kader itu bisa menggerakkan dinamika politik ke arah cita-cita bersama bangsa, masyarakat adil makmur berdasar Pancasila. Begitu, tidak kurang tidak lebih.

Kalau melenceng dari itu apa akibatnya? Pancasila lumpuh!

Megawati, Prof.Dr. Ahmad Syafii Maarif dan Prof.Dr. Franz Magnis-Suseno. Tiga nama besar yang trending di seputar peringatan hari kelahiran Pancasila. Megawati lewat pernyataan politiknya, Prof. Syafii Maarif dan Prof. Franz Magnis-Suseno masing-masing menulis artikelnya yang berjudul ‘Lumpuhnya Pancasila’ dan ‘Pancasila, Tidak Kurang Tidak Lebih’.

Petugas partai? Pancasila lumpuh? Ya, tidak kurang tidak lebih!

Paparan Prof. A. Syafii Maarif dengan lugas dan ringkas membuka wawasan kita. Tatkala Pancasila hanya sekedar jadi etalase politik, alias lips-service, beda kelakuan dengan omongan, maka ia cuma sekadar konsep tanpa daya gerak. Lumpuh.

Siapa yang mesti menggerakkannya? Ya, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) tak pandang suku, agama, ras dan agamanya. Tidak kurang tidak lebih.

Buah dari pendidikan budi pekerti di lingkungan keluarga dan kerabat dekat selama ini telah membentuk kita semua jadi punya kompas moral, etika dan agama. Dari semua nilai-nilai kebaikan yang telah tertanam dalam sanubari, itulah yang memungkinkan kita bisa menerima Pancasila.

Menjadikan kita Manusia Indonesia yang ber-Pancasila karena kelima silanya ternyata amat sesuai dengan nilai budi pekerti yang selama ini terinternalisasi.

Jadi, dalam politik praktis, sikap Parpol yang kadernya sedang duduk di kursi jabatan publik (eksekutif atau legislatif) seyogianya bisa memosisikan dirinya menjadi lembaga yang mampu mendukung kadernya agar tetap berjalan dalam jalur konstitusional serta moral.

Parpol tidak boleh memperlakukan kadernya itu sebagai instrumen oligarki partai semata demi kepentingan sempit berbau egois dan primordialistik. Karena itu, hanya akan menyeret semuanya ke dalam jebakan korupsi, kolusi dan nepotisme belaka. Dan itu sudah terbukti!

Kader yang diperlakukan seperti itu, atau kader yang mau diperlakukan seperti itu, hanya akan membuat Pancasila menjadi lumpuh.

Tidak kurang tidak lebih!

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021

Banjarmasin, 2 Juni 2021

Penulis merupakan Pemerhati Ekonomi-Politik.

Foto utama megawati soekarnoputri oleh radarnonstop.co

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi! Fanus Atok & Julio Do Carmo Lapor Agus Pinto ke Polres Belu

    Resmi! Fanus Atok & Julio Do Carmo Lapor Agus Pinto ke Polres Belu

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Ketua Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (Macab LVRI) Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Stefanus Atok Bau bersama rekannya Julio Do Carmo telah melaporkan secara resmi anggota DPRD Belu, Agustinho Pinto ke Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik pada Jumat […]

  • KPK : Proses Hukum Terhadap Lukas Enembe Didukung Banyak Pihak

    KPK : Proses Hukum Terhadap Lukas Enembe Didukung Banyak Pihak

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan banyak pihak yang turut mendukung proses hukum terhadap tersangka kasus tindak pidana korupsi, Lukas Enembe. Sebagaimana telah diumumkan kepada publik. KPK telah melakukan penangkapan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dan tersangka swasta RL, selaku Direktur PT TBP. Sejak proses itu dimulai, penanganan situasi […]

  • Presiden Jokowi Imbau Beri Dukungan dan Hormati Hak Pribadi Pasien Korona

    Presiden Jokowi Imbau Beri Dukungan dan Hormati Hak Pribadi Pasien Korona

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan memberi dukungan bagi dua warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya telah dinyatakan positif terjangkit virus korona. Keduanya kini tengah menjalani perawatan secara intensif sesuai dengan standar protokol kesehatan WHO. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/03/02/dua-wni-positif-virus-corona-presiden-jokowi-tegaskan-keseriusan-pemerintah/ “Saya mengajak marilah kita berdoa agar dua saudara kita […]

  • Ahli Gizi Triyani : Ikan Kembung Kaya Akan Omega 3 Gantikan Ikan Salmon

    Ahli Gizi Triyani : Ikan Kembung Kaya Akan Omega 3 Gantikan Ikan Salmon

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) Triyani Kresnawan mengatakan masyarakat bisa mengonsumsi ikan kembung kaya akan omega-3 sehingga tidak harus berorientasi pada ikan salmon. Ikan kembung terjangkau dan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi asupan protein sehari-hari. “Ternyata omega-3 bukan hanya di ikan salmon ya, ternyata di […]

  • Nyepi–Hari Suci Umat Hindu di Bali

    Nyepi–Hari Suci Umat Hindu di Bali

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Nyepi adalah hari raya Umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa inti sari amerta air hidup. Untuk itu Umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka. Hari Raya Waisak, bersamaan dengan Hari Raya Nyepi, ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 3 tahun 1983 tanggal 19 Januari 1983. Makna Nyepi Nyepi […]

  • Keindahan Alam Labuan Bajo di Mata Para Pemimpin ASEAN

    Keindahan Alam Labuan Bajo di Mata Para Pemimpin ASEAN

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengajak para pemimpin ASEAN beserta pendampingnya untuk menikmati keindahan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menaiki kapal pinisi pada Rabu, 10 Mei 2023. Para pemimpin ASEAN dan pendamping tampak antusias dan senang karena bisa melepas penat setelah seharian melakukan pertemuan pada Konferensi Tingkat […]

expand_less