Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » ‘PKBM Obor Timor Ministry’ Wujudkan Impian Anak Putus Sekolah

‘PKBM Obor Timor Ministry’ Wujudkan Impian Anak Putus Sekolah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Warga belajar pendidikan kesetaraan dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Obor Timor Ministry yang terletak di Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kini berjumlah sekitar 500 orang yang datang dari berbagai latar belakang seperti anak jalanan, pekerja, bahkan ibu rumah tangga.

Pada tahun 2020, jumlah Warga Belajar dari PKBM Obor Timor Ministry paket A atau setara kelas 6 Sekokah Dasar (SD) berjumlah 15 orang, setara kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah 35 orang, dan setara kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 62 orang.

Seperti disampaikan Fitria Dwi Utami (22 tahun) asal Surabaya, telah bergabung pada 2018 dan merasakan manfaat tambahan saat menjadi warga belajar PKBM Obor Timor Ministry. “Awalnya saya minder karena anggapan banyak orang tentang belajar paket C, namun saya merasakan kenyamanan dan perkembangan akan keahlian karena mendapat pelatihan merias wajah (make up) secara gratis dan kini, saya telah menerima job make up sambil mencari ijazah,” kisah Fitria sambil menyampaikan meski berdomisili di Surabaya namun tetap mengikuti pendidikan dengan pembelajaran daring (online).

Warga Belajar paket C (setara SMA) di PKBM Obor Timor Ministry sedang mengikuti ujian akhir

Berbeda dengan Tifany Sasa Bora yang berdomisili di Kelurahan Fontein Kota Kupang yang hendak melanjutkan kuliah usai menerima ijazah dari PKBM Obor Timor Ministry. “Saya ingin melanjutkan kuliah di fakultas hukum atas dorongan dan dukungan orang tua,” bebernya.

Salah satu Warga Belajar PKBM Obor Timor Ministry bernama Fiona Jabi (21 tahun) yang telah berumah tangga dan kini tengah mengandung anak kedua merasa sangat senang karena bakal memperoleh ijazah yang dapat digunakan untuk mencari kerja dan membantu ekonomi rumah tangga.

Ketua PKBM Obor Timor Ministry, Berthadyn Fony Mella, S.Th

Ketua PKBM Obor Timor Ministry, Berthadyn Fony Mella, S.Th. menyampaikan bahwa lembaga pendidikan non formal ini didirikannya pada tahun 2010 kemudian menggapai legalitas pada 2011. “Awalnya kami melakukan kegiatan bagi anak-anak jalanan, seperti anak-anak di lampu merah El Tari Kupang, anak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Alak, penjual kantong plastik dan pendorong gerobak di pasar, dengan menangani mereka ternyata sebagian dari mereka tak menyelesaikan pendidikan karena tidak mau bersekolah formal,” kisah Fony Mella sapaan akrabnya saat dijumpai media ini di sela-sela ujian akhir bagi warga belajar paket C pada Kamis, 19 Maret 2020.

Kemudian, imbuh Fony, Obor Timor Ministry membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada 2013 yang bertujuan agar anak-anak binaan Obor Timor Ministry dapat kembali menikmati pendidikan layaknya anak-anak di sekolah formal. “Saat ini banyak anak-anak yang telah menyelesaikan sekolah bahkan ada 5 (lima) warga belajar melanjutkan ke bangku kuliah dan menggapai beasiswa hasil kerja sama Obor Timor Ministry dan perusahaan di Jakarta,” ungkap Fony seraya menyampaikan tak hanya anak-anak jalanan saja yang belajar namun warga di sekitar lokasi PKBM Obor Timor Ministry pun ikut menikmati pendidikan non formal.

Hingga saat ini, ungkap Fony, perhatian pemerintah yakni dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT turut mendukung keberlanjutan PKBM Obor Timor Ministry dengan memberikan biaya operasional, termasuk dana hibah dari Bank Indonesia yang memberikan bantuan buku dan pojok baca bagi warga belajar, dan Dinas Sosial juga turut memberikan dukungan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditelantarkan SAHABAT Jilid I, Warga Eks Timtim Siap Menangkan SEHATI

    Ditelantarkan SAHABAT Jilid I, Warga Eks Timtim Siap Menangkan SEHATI

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Tinan ida, tinan ida ba babeik bupati ida sae mos, ami nia uma ne at, at ba babeik. Agora ai mos rahun ona, bebak mos rahun ona. Bupati ida sae mos, mai la mai, mai la mai. Ai mos dodok, too uma tohar tan tia mak la hare tan (Dari tahun […]

  • Saya Mimpi PDIP Diare Karena Kebanyakan Minum Teh Botol

    Saya Mimpi PDIP Diare Karena Kebanyakan Minum Teh Botol

    • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Entah karena selama akhir pekan kemarin saya mendapati ribuan baliho besar dan mencolok “Kepak Sayap Kebinekaan Puan Maharani” di setiap kilometer perjalanan saya dalam rangka “Tour de Central Java” atau terngiang-ngiang dengan wajah tampan Mas Bambang Pacul, tadi malam sepulang ke Jakarta saya bermimpi tentang partai favorit saya PDIP.. Mimpi saya […]

  • Tips Membuat Orang Segan Hanya Lewat Sikap

    Tips Membuat Orang Segan Hanya Lewat Sikap

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle logikafilsuf
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak semua yang disegani adalah orang yang banyak bicara. Faktanya, sebagian besar orang yang benar-benar dihormati tidak berusaha keras untuk menunjukkan siapa dirinya. Mereka tidak perlu suara lantang atau pencitraan berlebihan. Justru dari kesederhanaan sikap dan ketenangan cara berpikir, muncul wibawa yang tidak bisa dibeli. Dalam studi psikologi sosial yang dilakukan oleh Harvard Business Review, […]

  • NTT Negatif Corona, RS Umbu Rarameha &  Gabriel Manek Jadi Tambahan Rujukan

    NTT Negatif Corona, RS Umbu Rarameha & Gabriel Manek Jadi Tambahan Rujukan

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penyakit Infeksi Emerging (IPE) Covid-19 atau Corona Virus di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga Senin, 16 Maret 2020, masih dalam status negatif atau belum ada pasien yang terpapar.  Penyakit yang merebak di seluruh dunia ini telah berdampak pada 172 orang di Indonesia, merenggut 5 nyawa dan 9 orang berhasil sembuh. […]

  • Pemalakan di Kampung Ratenggaro Sumba Barat Daya, Bupati Minta Maaf

    Pemalakan di Kampung Ratenggaro Sumba Barat Daya, Bupati Minta Maaf

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Terpisah, salah satu pengemudi wisata atau Sumba driver, Gabriel Kalumbang menampik tudingan Jajago Keliling Indonesia. Ia memaparkan mengapa saat ke Kampung Ratenggaro pengunjung merasa tidak nyaman seperti yang diposting oleh akun @jajago.keliling.indonesia.   Sumba | Viral di media sosial, berseliweran unggahan video YouTuber Jajago Keliling Indonesia saat mereka berkunjung ke destinasi wisata Kampung Ratenggaro di […]

  • Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada padamnya aliran listrik PLN dan jaringan telekomunikasi, dan layanan bahan bakar minyak (BBM) pada Senin, 5 April 2021. Hampir semua layanan perbankan buka pada Selasa, 6 April 2021. Layanan Perbankan pun terdampak dengan tidak berfungsinya anjungan […]

expand_less