Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » ‘PKBM Obor Timor Ministry’ Wujudkan Impian Anak Putus Sekolah

‘PKBM Obor Timor Ministry’ Wujudkan Impian Anak Putus Sekolah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Warga belajar pendidikan kesetaraan dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Obor Timor Ministry yang terletak di Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga kini berjumlah sekitar 500 orang yang datang dari berbagai latar belakang seperti anak jalanan, pekerja, bahkan ibu rumah tangga.

Pada tahun 2020, jumlah Warga Belajar dari PKBM Obor Timor Ministry paket A atau setara kelas 6 Sekokah Dasar (SD) berjumlah 15 orang, setara kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah 35 orang, dan setara kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 62 orang.

Seperti disampaikan Fitria Dwi Utami (22 tahun) asal Surabaya, telah bergabung pada 2018 dan merasakan manfaat tambahan saat menjadi warga belajar PKBM Obor Timor Ministry. “Awalnya saya minder karena anggapan banyak orang tentang belajar paket C, namun saya merasakan kenyamanan dan perkembangan akan keahlian karena mendapat pelatihan merias wajah (make up) secara gratis dan kini, saya telah menerima job make up sambil mencari ijazah,” kisah Fitria sambil menyampaikan meski berdomisili di Surabaya namun tetap mengikuti pendidikan dengan pembelajaran daring (online).

Warga Belajar paket C (setara SMA) di PKBM Obor Timor Ministry sedang mengikuti ujian akhir

Berbeda dengan Tifany Sasa Bora yang berdomisili di Kelurahan Fontein Kota Kupang yang hendak melanjutkan kuliah usai menerima ijazah dari PKBM Obor Timor Ministry. “Saya ingin melanjutkan kuliah di fakultas hukum atas dorongan dan dukungan orang tua,” bebernya.

Salah satu Warga Belajar PKBM Obor Timor Ministry bernama Fiona Jabi (21 tahun) yang telah berumah tangga dan kini tengah mengandung anak kedua merasa sangat senang karena bakal memperoleh ijazah yang dapat digunakan untuk mencari kerja dan membantu ekonomi rumah tangga.

Ketua PKBM Obor Timor Ministry, Berthadyn Fony Mella, S.Th

Ketua PKBM Obor Timor Ministry, Berthadyn Fony Mella, S.Th. menyampaikan bahwa lembaga pendidikan non formal ini didirikannya pada tahun 2010 kemudian menggapai legalitas pada 2011. “Awalnya kami melakukan kegiatan bagi anak-anak jalanan, seperti anak-anak di lampu merah El Tari Kupang, anak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Alak, penjual kantong plastik dan pendorong gerobak di pasar, dengan menangani mereka ternyata sebagian dari mereka tak menyelesaikan pendidikan karena tidak mau bersekolah formal,” kisah Fony Mella sapaan akrabnya saat dijumpai media ini di sela-sela ujian akhir bagi warga belajar paket C pada Kamis, 19 Maret 2020.

Kemudian, imbuh Fony, Obor Timor Ministry membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada 2013 yang bertujuan agar anak-anak binaan Obor Timor Ministry dapat kembali menikmati pendidikan layaknya anak-anak di sekolah formal. “Saat ini banyak anak-anak yang telah menyelesaikan sekolah bahkan ada 5 (lima) warga belajar melanjutkan ke bangku kuliah dan menggapai beasiswa hasil kerja sama Obor Timor Ministry dan perusahaan di Jakarta,” ungkap Fony seraya menyampaikan tak hanya anak-anak jalanan saja yang belajar namun warga di sekitar lokasi PKBM Obor Timor Ministry pun ikut menikmati pendidikan non formal.

Hingga saat ini, ungkap Fony, perhatian pemerintah yakni dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT turut mendukung keberlanjutan PKBM Obor Timor Ministry dengan memberikan biaya operasional, termasuk dana hibah dari Bank Indonesia yang memberikan bantuan buku dan pojok baca bagi warga belajar, dan Dinas Sosial juga turut memberikan dukungan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Keuskupan Agung Kupang, dari Mgr. Monteiro hingga Mgr. Pakaenoni

    Sejarah Keuskupan Agung Kupang, dari Mgr. Monteiro hingga Mgr. Pakaenoni

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Loading

    Keuskupan Agung Kupang (KAK) sejak berdiri pada 13 April 1967 hingga tahun 2025 telah dipimpin 3 (tiga) uskup yakni mendiang Mgr. Gregorius Monteiro, Mgr. Petrus Turang dan Mgr. Hironimus Pakaenoni yang dilantik pada 9 Mei 2024.   Gereja awal di Timor Dari beberapa catatan sejarah, diketahui bahwa pada sekitar tahun 1512, dua orang misionaris Katolik […]

  • Amankan Listrik Saat Idul Fitri 1441 H, PLN Kerahkan 929 Personil

    Amankan Listrik Saat Idul Fitri 1441 H, PLN Kerahkan 929 Personil

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN memperkirakan beban puncak kelistrikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini tidak akan mengalami perubahan signifikan. Hal ini disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah daerah dan pelarangan mudik oleh pemerintah. PLN memastikan pasokan listrik pada Idul Fitri 1441 H aman. Sebanyak 929 personil […]

  • Wali Kota Kupang Lantik Enam Pejabat PTP dan Lima Pejabat Fungsional

    Wali Kota Kupang Lantik Enam Pejabat PTP dan Lima Pejabat Fungsional

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore mengambil sumpah dan melantik 11 orang pejabat terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) dan pejabat fungsional pengelola barang dan jasa pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Kupang; dilaksanakan di lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, pada Senin siang, 21 Desember 2020. Pelantikan tersebut […]

  • “Gender Equilibrium“ dalam Kiprah Politik Nasional

    “Gender Equilibrium“ dalam Kiprah Politik Nasional

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Siaran Pers Nomor: B-127/Set/Rokum/MP 01/08/2018 Kemen PPPA RI Malang,gardaindonesia.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise,Kamis/2 Agustus 2018, menghadiri Muktamar ke-XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kota Malang—Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang dan memberikan speech dalam kuliah umum bertajuk “Peran Perempuan dalam Kiprah Politik Nasional”. Menteri PPPA, Yohana Yembise mengatakan perempuan dan anak menjadi […]

  • PLN UP3 Flores Bagian Timur Asah Siaga Hadapi Darurat Kebakaran

    PLN UP3 Flores Bagian Timur Asah Siaga Hadapi Darurat Kebakaran

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere | Keselamatan kerja bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan napas utama dalam setiap operasional PT PLN (Persero). Menghayati semangat Bulan K3 Nasional, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Timur (PLN UP3 FBT) menghelat pelatihan, testing, dan komisioning instalasi fire hydrant system di lingkungan kantor PLN UP3 FBT pada Kamis, 19 Februari 2026. […]

  • Dampak Pandemi Covid–19 di Belu, Pemda Rasionalisasi Anggaran

    Dampak Pandemi Covid–19 di Belu, Pemda Rasionalisasi Anggaran

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Tujuan pemerintah daerah adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara transparan dan akuntabel melalui peningkatan kualitas pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan. Hal ini perlu dimaknai sebagai instrumen untuk menyejahterakan masyarakat daerah dengan menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemerataan pembangunan. Demikian diungkapkan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – […]

expand_less