Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT Tinjau Keamanan K3 PLTP Mataloko

PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT Tinjau Keamanan K3 PLTP Mataloko

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Dari sisi keamanan, PLTP Mataloko telah menerapkan sistem pemantauan ketat untuk mengurangi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Langkah-langkah seperti kontrol emisi gas dan pengolahan limbah geothermal juga diterapkan guna memastikan tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem setempat.

 

Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melakukan peninjauan terhadap proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Mataloko. Kegiatan ini dilaksanakan pada 31 Januari—3 Februari 2025 dengan fokus utama memastikan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap terjaga.

Pada tahapan ini, tim dari PLN melakukan pengecekan kelengkapan safety sign serta alat pelindung diri (APD) di seluruh wilayah operasional guna memastikan keamanan kerja bagi seluruh pekerja dan lingkungan sekitar. Inspeksi ini juga mencakup peninjauan kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah kerja panas bumi (WKP) Mataloko serta implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) yang telah dijalankan. Selain aspek sosial, tim juga melakukan pemeriksaan pada manifestasi panas bumi alami untuk memastikan keamanan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjaga konsistensi dalam menerapkan budaya K3 dan lingkungan guna mendukung operasional unit yang aman.

”Kami berkomitmen untuk selalu konsisten menjaga operasional unit dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan. Dengan pendekatan ini, kami yakin mampu mewujudkan visi zero harm dan zero loss,” ujar Eko.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Yasir, menegaskan bahwa inspeksi ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kelancaran dan keamanan infrastruktur kelistrikan PLN dalam proses transisi energi.

“Banyak pihak yang terlibat dalam pengawasan pengembangan PLTP ini. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan aman dan sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Yasir.

Dari sisi keamanan, PLTP Mataloko telah menerapkan sistem pemantauan ketat untuk mengurangi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Langkah-langkah seperti kontrol emisi gas dan pengolahan limbah geothermal juga diterapkan guna memastikan tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem setempat.

Menurut peneliti geotermal dari Institut Teknologi Bandung, Ali Ashat, pengelolaan panas bumi memiliki standar keamanan tinggi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Selain memberikan stabilitas listrik, PLTP terbukti aman digunakan di daerah pemukiman. Studi dari berbagai negara menunjukkan bahwa energi panas bumi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem setempat,” jelas Ali Ashat.

PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT terus berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan energi panas bumi yang ramah lingkungan melalui inspeksi rutin dan penerapan standar keamanan ketat. Di bawah bimbingan dan pengawasan Ditjen EBTKE, sejak 2012 hingga 2025, PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur telah sukses mengoperasikan pembangkit panas bumi di manggarai, NTT dengan kapasitas terpasang 4 x 2,5 MW secara aman selama 2.936.275 jam. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan ketahanan operasional yang tinggi, tetapi juga mengantarkan PLN meraih penghargaan zero accident dari Kementerian Tenaga Kerja RI, menegaskan dedikasi perusahaan dalam memastikan keselamatan kerja dan keandalan energi bersih bagi masyarakat.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKKON Kupang & Perajin Tenun Penkase, Hasilkan Pewarna Alam & Tenun Khas

    IKKON Kupang & Perajin Tenun Penkase, Hasilkan Pewarna Alam & Tenun Khas

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Tim Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) Kupang melaksanakan Tanabae Festival 2019 yang merupakan wujud akuntabilitas publik dari tim IKKON kepada masyarakat Kota Kupang. Kegiatan yang dilangsungkan di alun-alun Subasuka Cafe and Restoran, dimeriahkan oleh pameran berbagai hasil kreasi kolaborasi IKKON Kupang dengan setiap stakeholder kreatif di Kota Kupang. […]

  • Usai Kunjungan ke NTT, Jokowi Tinjau Tanggul Sungai Citarum di Bekasi

    Usai Kunjungan ke NTT, Jokowi Tinjau Tanggul Sungai Citarum di Bekasi

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Bekasi, Garda Indonesia | Usai melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 23 Februari 2021, kemudian keesokan harinya, Presiden Joko Widodo meninjau langsung tanggul Sungai Citarum yang terletak di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 24 Februari 2021. Tanggul tersebut jebol pada Sabtu malam, 20 Februari 2021 sehingga […]

  • Terbakar? Dibakar?

    Terbakar? Dibakar?

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Dahlan Iskan Rabu lusa (3 Juli 2024), para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe. Nama rekan wartawan itu: Rico Sempurna Pasaribu. Usia sekitar 45 tahun. Sempurna tewas terbakar di rumahnya bersama istri, anak, dan cucunya. Para wartawan sudah mendesak agar aparat keamanan mengungkap sejelas-jelasnya: itu […]

  • Pasca-Bencana Banjir di Malaka, Ribuan Hektar Lahan Pertanian Rusak

    Pasca-Bencana Banjir di Malaka, Ribuan Hektar Lahan Pertanian Rusak

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka, Garda Indonesia | Pasca-bencana alam Banjir Bandang akibat luapan air dari Sungai Benenain pada Minggu, 4 April 2021, mengakibatkan kerusakan lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dinas Pertanian-red) Pertanian Kabupaten Malaka, langsung terjun ke lapangan untuk mendata kerusakan lahan warga dan kerusakan lainnya. […]

  • ‘Pre Launching Paradiso Regency’ pada HUT Ke-74 RI, Ayo! Kesempatan Terbatas

    ‘Pre Launching Paradiso Regency’ pada HUT Ke-74 RI, Ayo! Kesempatan Terbatas

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejahtera Regency selaku developer (pengembang perumahan/hunian) dibawah pimpinan Bobby Lianto, melakukan Pre Launching Hunian dengan brand ‘Paradiso Regency’ yang berlokasi di pesisir Pantai Paradiso Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dihadapan wartawan (Kamis, 15 Agustus 2019 pukul 15:30 WITA) saat sesi konferensi pers yang dihelat pada REI Expo di […]

  • “Bersih Tanpa Narkotika” BNN Kota Kupang Pererat Komunikasi P4GN

    “Bersih Tanpa Narkotika” BNN Kota Kupang Pererat Komunikasi P4GN

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Loading

    “Membangun ekosistem bersih tanpa narkotika (Bersinar) dapat diterapkan di seluruh lingkungan masyarakat Kota Kupang termasuk lembaga keagamaan seperti FKUB dan lembaga lain.” Noce Nus Loa, Kaban Kesbangpol Kota Kupang.   Kupang | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika) yang dimaksud untuk memperkuat sinergi […]

expand_less