Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

Prof Eniya : Lumpur Panas Geotermal di Flores Bisa Jadi Ekowisata

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Dikatakan, Prof. Eniya, telah terdapat konklusi atau kesimpulan yang menghantar solusi, misalnya terkait semburan asap atau lumpur panas geotermal bakal disesuaikan dengan peraturan Kementerian ESDM untuk pemanfaatan langsung dengan pelibatan masyarakat.

 

Kupang | Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi, Prof. Dr. Eng, Eniya Lestiani Dewi, B.Eng., M.Eng. IPU. saat sesi doorstop dengan media usai mengikuti rapat koordinasi terkait pengembangan energi panas bumi atau geotermal pada Senin, 28 April 2025, mengatakan bahwa telah disepakati bersama Gubernur NTT, Melki Laka Lena untuk melakukan uji petik di lokasi pengembangan geotermal di pulau Flores.

Dikatakan, Prof. Eniya, telah terdapat konklusi atau kesimpulan-kesimpulan yang menghantar solusi, misalnya terkait semburan asap atau lumpur panas geotermal bakal disesuaikan dengan peraturan Kementerian ESDM untuk pemanfaatan langsung dengan melibatkan masyarakat.

“Misalnya ada potensi semburan, berdasarkan analisis dari teman-teman akademisi bisa memungkinkan diolah menjadi lokasi pariwisata hingga menumbuhkan perekonomian,” ungkapnya sembari menekankan upaya tersebut bisa ke arah geopark.

Peraturan Kementerian ESDM, imbuh Prof. Eniya, terkait pemanfaatan langsung semburan geotermal bisa menjadi ekowisata seperti pengeringan produk pertanian. “Peraturannya akan segera kita putuskan. Saya akan melaporkan ke Menteri ESDM untuk membuat hal itu agar masyarakat bisa memanfaatkan,” tekannya.

Selain itu, tandas Prof. Eniya, pihaknya bakal merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2017 mengatur tentang panas bumi untuk pemanfaatan tidak langsung agar pemanfaatan geotermal bisa dimanfaatkan banyak pihak, tak hanya pengembang, namun juga masyarakat.

Sementara, Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Dr. Pri Utami, yang hadir sebagai narasumber ahli, menjelaskan bahwa keberadaan fumarol (kawah lubang di daerah vulkanis yang mengeluarkan gas bercampur uap, red) dan manifestasi geotermal lainnya merupakan fenomena alam yang wajar terjadi di wilayah dengan potensi panas bumi.

“Seperti di Kawah Sikidang, Dieng, manifestasi itu berpindah-pindah bahkan sejak sebelum adanya kegiatan pengeboran. Ini sudah terjadi bahkan sebelum kita lahir,” ujar Pri Utami.

Ia menambahkan bahwa asap atau uap yang keluar dari manifestasi kawah tersebut merupakan gejala alami dari aktivitas bawah permukaan bumi dan tidak serta-merta disebabkan oleh pengembangan proyek panas bumi.

Penulis (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantu Siswa TTS Kenali Diri, Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang Helat PKM Edukatif

    Bantu Siswa TTS Kenali Diri, Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang Helat PKM Edukatif

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Gusti Sette juga menyampaikan PKM merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa pemilihan SMP Negeri Satu Amanuban Tengah sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan.   TTS | Program Studi Psikologi Kristen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menghelat pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SMP Negeri 1 Amanuban […]

  • Sehat Saat Pandemi, Kemenkumham NTT Olahraga Virtual dengan Sekjen

    Sehat Saat Pandemi, Kemenkumham NTT Olahraga Virtual dengan Sekjen

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di tengah penerapan PPKM level 4 di Kota Kupang, pemandangan berbeda pada Jumat pagi, 13 Agustus 2021 di halaman Kanwil Kemenkumham NTT. Tampak Kabag Umum, Mohamad Rusli Hadi, Kabid Pelayanan Hukum, Erni Mamo Li, Kasubbag Pengelolaan Keuangan dan BMN, Yohanis Bely, Kasubbag Kepegawaian, Stefanus Lesu, bersama beberapa ASN yang tengah siap […]

  • Banjir Rendam Delapan Desa di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    Banjir Rendam Delapan Desa di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Konawe-Sultra, Garda Indonesia | Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu pemicu banjir yang merendam 8 (delapan) desa di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Ketinggian muka air 70—80 centimeter. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusdalops BNPB per Sabtu, 11 Juli 2020 pukul 12.27 WITA, delapan desa di 5 kecamatan terdampak banjir tersebut yaitu Desa Labungga […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

  • Lantik 15 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, Ini Ketegasan & Imbauan Gubernur Viktor

    Lantik 15 Pejabat Eselon II Pemprov NTT, Ini Ketegasan & Imbauan Gubernur Viktor

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya dan Pak Josef tidak sedang melantik orang-orang pintar dan rakus. Kami tidak mau lantik orang yang datang hanya untuk jabatan. Kami butuh orang-orang berintegritas, tanpa pandang suku dan agama.” tegas Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Pernyataan tegas Gubernur NTT tersebut disampaikannya saat hadir bersama Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi […]

  • Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    Pemerintah Optimalisasi Dana Otonomi Khusus bagi Papua dan Papua Barat

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sejak tahun 2002—2020, Provinsi Papua dan Papua Barat telah memperoleh dana otonomi khusus (otsus) yang jumlahnya mencapai Rp.94,24 triliun, yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dana otonomi khusus tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di dua provinsi tersebut. Dalam rapat terbatas yang membahas kebijakan baru […]

expand_less