Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Registrasi Sosial Ekonomi Pecut Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Registrasi Sosial Ekonomi Pecut Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah (Pemda) menjalankan program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) guna mewujudkan perlindungan sosial yang tepat sasaran. Regsosek merupakan pendataan seluruh penduduk yang mencakup berbagai profil dan kondisi sosial ekonomi masyarakat, mulai dari kondisi demografi, kepemilikan aset, perumahan, hingga kondisi disabilitas.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, perlindungan sosial sangat mutlak dilaksanakan di Indonesia. Hal ini mengingat, berdasarkan data semester pertama tahun 2022, Indonesia memiliki lebih 275 juta penduduk, yang sebagian masih dinyatakan tidak sejahtera bahkan mengalami kemiskinan ekstrem.

“Kita selalu mengklaim atau juga diklaim disebutkan oleh berbagai sumber sebagai negara dengan penduduk dengan nomor empat terbesar di dunia. Jadi memang kita sudah bisa bayangkan dari angka itu kerumitan untuk mengelola berbagai aspek,” kata Mendagri dalam Webinar Nasional “Sosialisasi Registrasi Sosial Ekonomi: Mengawal Reformasi Sistem Perlindungan Sosial melalui Registrasi Sosial Ekonomi”, di Hotel Pullman Jakarta pada Rabu, 14 September 2022.

Tito menjelaskan, penduduk yang masuk dalam kategori miskin maupun miskin ekstrem memerlukan bantuan perlindungan sosial dari negara. Untuk itu, pelaksanaan Regsosek dengan didukung oleh Pemda sangat diperlukan.

“Saya melihat bahwa prinsip untuk melakukan registrasi atau pendataan ini untuk bisa menjadi akurat dan reliable harus dimulai dengan prinsip bottom up bukan prinsip top down, karena kalau top down pasti akan kelabakan dan pasti tidak akurat,” katanya.

Mendagri menjelaskan, pemilihan prinsip bottom up dilakukan karena data kependudukan Indonesia sangat dinamis.  Perubahan data terjadi setiap hari bahkan setiap detik. Perubahan ini disebabkan adanya warga yang lahir, meninggal, menikah, pindah alamat, hingga pindah status pekerjaan. Padahal, pelaksanaan program pemerintah yang tepat sasaran dapat dilakukan dengan menggunakan data real time yang akurat. Menurut Mendagri, fungsi pendataan secara akurat ini bisa dilaksanakan dari tingkat pemerintahan desa.

“Kalau kita ingin datanya real time, maka garis posisi terpenting pendapat saya yang melakukan pendataan itu adalah dari desa, karena desa komunitasnya pemerintahan terkecil kita adalah desa, sistem pemerintahan terkecil,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, Regsosek merupakan fondasi bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini menjadi tugas bersama antara kementerian/lembaga maupun daerah.

Suharso berharap, dengan adanya data Regsosek yang komprehensif dapat meningkatkan terwujudnya perlindungan sosial yang tepat sasaran. “Upaya ini tentu perlu diperkuat, dipadukan,” tandasnya.(*)

Sumber (*/Puspen Kemendagri)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permabudhi Apresiasi Pemkot Kupang Perhatikan Ruang Toleransi

    Permabudhi Apresiasi Pemkot Kupang Perhatikan Ruang Toleransi

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) wilayah NTT menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memperhatikan ruang toleransi. Perhatian yang diberikan berupa memfasilitasi kegiatan keagamaan umat Buddha, seperti Dharma Shanti Waisak tingkat Kota Kupang tahun 2024 (pertama kali dihelat). Sebelumnya, pada tahun 2023, Pemkot Kupang juga memfasilitasi perwakilan umat Buddha mengikuti Swayamvara Tripitaka Gatha tingkat […]

  • Gubernur VBL Lantik 4 Penjabat Bupati, Doris Rihi Jadi Pj Bupati Sabu Raijua

    Gubernur VBL Lantik 4 Penjabat Bupati, Doris Rihi Jadi Pj Bupati Sabu Raijua

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Besipae-TTS, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam rangkaian kunjungan kerja sepekan di daratan Timor; melantik 4 (empat) Penjabat Bupati pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 sekitar pukul 08.00 WITA—selesai di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/03/26/empat-penjabat-bupati-di-ntt-bakal-dilantik-di-besipae-kabupaten-tts/ Keempat pejabat tersebut […]

  • Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Kab.Belu, Terasa Hingga di Kefa

    Gempa Bumi Tektonik M5,2 di Kab.Belu, Terasa Hingga di Kefa

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pada Hari Minggu, 7 April 2019, pukul 10.18.20 WITA, wilayah Kabupaten Belu diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9. Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si., mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat […]

  • Budaya & Kearifan Lokal Harus Jadi Landasan Pembangunan Nasional

    Budaya & Kearifan Lokal Harus Jadi Landasan Pembangunan Nasional

    • calendar_month Jum, 1 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Infiltrasi budaya asing ke Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. Kehidupan masyarakat Indonesia yang dikenal dengan nilai-nilai luhur budaya, kian terancam. Bangsa Indonesia seperti mulai kehilangan jati diri sebagai bangsa yang beradab. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). “Karena itulah, saat ini visi Presiden Joko Widodo fokus dalam pembangunan manusia […]

  • Korupsi Adalah Musuh Besar Utama Penegakan Hak Asasi Manusia

    Korupsi Adalah Musuh Besar Utama Penegakan Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Kamis 10 Desember 2020, segenap bangsa Indonesia turut memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Mengusung tema “Recover Better – Stand Up for Human Rights” merupakan reminder bagi seluruh umat manusia untuk senantiasa berperan aktif dalam segala upaya perbaikan penegakan HAM di dunia, mengingat HAM sejatinya adalah hak dasar yang […]

  • Pulih dari Covid-19, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Kembali Berkantor

    Pulih dari Covid-19, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Kembali Berkantor

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT,  Josef A. Nae Soi (JNS) dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kondisi kesehatan terkini dari pasangan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) tersebut diungkapkannya saat memberikan keterangan pers kepada para wartawan bertempat di ruang rapat gubernur pada Senin, 25 Januari 2020. “Puji Tuhan dan terima kasih atas dukungan dan doa […]

expand_less