Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Resmikan IAKN Kupang, Menteri Agama : Lulusan Harus Mampu Bersaing

Resmikan IAKN Kupang, Menteri Agama : Lulusan Harus Mampu Bersaing

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Agama RI, Fachrul Razi didampingi Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi (JNS) meresmikan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang di halaman depan gedung IAKN Kupang pada Jumat, 27 November 2020. Peresmian IAKN ditandai dengan pemukulan gong, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang berjalan dengan hikmat.

Menurut Menteri Fachrul Razi, eksistensi Perguruan Tinggi Agama akan dihadapkan dengan kompetensi yang sangat ketat. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan dirinya untuk sejajar dengan Perguruan Tinggi Umum lainnya. Penilaian tersebut tidak sekadar dilihat dari segi akademisnya saja tetapi diperlukan kesiapan yang khusus serta rencana yang mantap agar Institut Perguruan Tinggi tersebut memiliki predikat yang unggul serta peningkatan mutu.

“Agar suatu Institut Perguruan Tinggi mendapat predikat yang unggul dengan perguruan tinggi lainnya, maka diperlukan persiapan yang khusus dan rencana yang mantap agar dapat memenuhi peningkatan mutu kualitas seperti peningkatan kualitas sistem tata pamong, tata kelola, peningkatan teknologi dan kerja sama serta diimbangi dengan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa program yang dimiliki harus efektif, efisien dan terarah agar Visi dan Misinya terwujud. “IAKN Perlu memfokuskan pada pencapaian target program yang dimiliki secara efektif dan efisien serta terarah untuk mewujudkan Visi dan Misi yang telah ditetapkan,” urai Menteri Fachrul.

Ia berharap para lulusan IAKN Kupang harus mampu bersaing dengan kompetitor lain dengan kemampuan yang dimilikinya. “Lulusan IAKN Kupang harus siap untuk bersaing dengan kompetitor lain di tempat pengabdiannya dengan cara membangun kemampuan dalam bekerja,” tandas Menteri Agama RI tersebut.

Sementara itu Wagub JNS menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Menteri Agama beserta rombongan atas perhatian atas dukungan dalam menunjang pembangunan di bidang agama di NTT, khususnya berkenaan dengan meresmikan Institut Agama Kristen Kupang yang merupakan Institut pertama yang ada di NTT.

“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat NTT, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Menteri dan seluruh rombongan atas perhatian, dukungan serta bantuan dalam rangka menunjang Pembangunan Bidang Agama di Provinsi NTT khususnya berkenaan dan pendirian serta peresmian Institut Agama Kristen Kupang. Ini Institut pertama di NTT,”jelas Wagub JNS.

Ia menambahkan bahwa NTT terkenal dengan Nusa Toleransi Terindah. NTT tidak mengenal Suku, Ras, Agama ataupun golongan tetapi dikenal dengan keharmonisan sosial. “Kalau ada perilaku intoleran dari luar, kami berharap jangan datang ke NTT karena NTT bukan tempat mereka dan saya bersama Gubernur merangkul semua pihak tanpa melihat suku, ras, agama dan golongan mana pun untuk terlibat bangun NTT mewujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” tegas Wagub Josef.

JNS juga bersyukur karna ada anak-anak kita dari Papua yang bersekolah di Nusa Tenggara Timur. Kalau kita bicara mengenai Melanesia, maka NTT yang paling tua. Itu terlihat dari kain tenun. NTT merupakan anak pertama dari suku Melanesia di dunia.

“Kalau kain tenun bunganya penuh itu adalah saudara yang paling tua semakin berkurang bunganya, itu menunjukkan anak kedua. Semakin tidak terlihat bunganya, itu menunjukkan anak bungsu,” beber JNS. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Labirin Polkam

    Labirin Polkam

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Perjalanan kebenaran begitu panjang. Khususnya dalam hal peristiwa Duren Tiga, Jakarta. Bahkan jalan panjang itu awalnya seperti tanpa ujung. Akhirnya ujung jalan itu terlihat:  ada di Menko Polhukam. Ada sinar terang di ujung jalan itu. Mahfud MD telah menjadi sinar itu. Tanpa ia terlihat menyala-nyalakan dirinya. Ketika saya coba memujinya Mahfud […]

  • Dari Insiden Jaket PSI Itu, Sampai Wacana Duet Ganjar-Anies

    Dari Insiden Jaket PSI Itu, Sampai Wacana Duet Ganjar-Anies

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Supporter kesebelasan di liga Inggris terkenal heboh, sampai-sampai ada yang nyelonong ke lapangan di tengah pertandingan. Motifnya macam-macam, ada yang sekedar cari perhatian dari bintang pujaannya, atau motif lainnya. Memang di luar rencana manajer pertandingan, tapi itu kerap terjadi di banyak stadion. Ada-ada saja. Memang bikin kaget ya, tapi itu tak […]

  • Menteri Yohana Dorong Penetapan Batas Usia Minimal Menikah

    Menteri Yohana Dorong Penetapan Batas Usia Minimal Menikah

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan dan mendorong agar revisi Undang Undang U No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan segera dilakukan. Targetnya, penetapan batas usia minimal perkawinan telah dilakukan sebelum Oktober 2019. Penegasan dan dorongan Menteri Yohana disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen […]

  • Menkopolhukam: “Papua dan Papua Barat Bukan Anak Tiri!”

    Menkopolhukam: “Papua dan Papua Barat Bukan Anak Tiri!”

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari, Garda Indonesia | Saat berada di Sorong, Menko Polhukam menyampaikan bahwa Papua dan Papua Barat merupakan anak emas pemerintah Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya dana yang didistribusikan untuk membangun Papua dan Papua Barat. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/19/rusuh-terjadi-di-manokwari-perusuh-membakar-sejumlah-fasilitas-umum/ “Kalau ada yang mengatakan Papua dan Papua Barat itu anak tiri Indonesia, itu salah besar,” kata […]

  • Mensesneg Pratikno: Pemerintah Tak Ada Niat Ubah UU Pilkada dan UU Pemilu

    Mensesneg Pratikno: Pemerintah Tak Ada Niat Ubah UU Pilkada dan UU Pemilu

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan sikap pemerintah yang tidak menghendaki adanya revisi terhadap dua undang-undang, yakni Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang […]

  • PLN Rampungkan Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Manggarai

    PLN Rampungkan Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Manggarai

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui unit pelaksana proyek (UPP) Nusra 2 berhasil mengamankan aset seluas 7,9 hektare untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu (2×20 MW) unit 5—6 di Poco Leok, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proses penyerahan hak atas aset […]

expand_less