Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » RUU Perampasan Aset Masuk Usulan Prolegnas 2025—2029

RUU Perampasan Aset Masuk Usulan Prolegnas 2025—2029

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Badan Legislasi RI telah melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka mendapatkan masukan dan pandangan baik melalui penyerapan aspirasi melalui kunjungan kerja maupun rapat kerja.

 

Jakarta | Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen kuat dalam memberantas korupsi dengan mengusulkan rancangan undang-undang (RUU) perampasan aset terkait tindak pidana ke dalam program legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2025—2029. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja (Raker) penyusunan Prolegnas RUU jangka menengah tahun 2025—2029 dan Prolegnas RUU prioritas tahun 2025, Senin, 18 November 2024.

“Pemerintah berkomitmen memberantas korupsi dengan pengusulan RUU perampasan aset, kami letakan di urutan ke-5 dari 40 usulan RUU Prolegnas jangka menengah 2025—2029,” ujarnya.

Supratman menambahkan usulan RUU perampasan aset sudah pernah diajukan di periode sebelumnya, sampai ke penugasan di Komisi III DPR RI. Namun, hingga saat ini dinamikanya masih berlanjut. Ia menegaskan bahwa pemerintah tegas memberantas korupsi.

“Saya bisa pastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu menegaskan pemberantasan korupsi menjadi agenda utama, dengan cara tertentu yang bisa dilakukan oleh Presiden, saya jamin Presiden akan melakukan tindakan yang keras terhadap upaya pemberantasan korupsi, itu komitmen,” tegas Supratman.

Pada rapat tersebut, Supratman PU menyampaikan terdapat 8 (delapan) RUU yang diusulkan masuk dalam Prolegnas RUU prioritas tahun 2025 dan 40 (empat puluh) RUU usulan Prolegnas jangka menengah 2025—2029.

“Pemerintah mengusulkan 8 RUU untuk masuk dalam Prioritas, 4 di antaranya merupakan RUU carry over yaitu Hukum Acara Perdata, Narkotika dan Psikotropika, Desain Industri, dan Pengelolaan Ruang Udara. 4 RUU lainnya yaitu tentang Hukum Perdata Internasional, Pengadaan Barang dan Jasa Publik, Keamanan dan Ketahanan Siber, dan Ketenaganukliran,” bebernya.

Supratman berharap dengan diadakannya evaluasi Prolegnas ini, mampu menghasilkan keputusan terbaik. “Saya berharap rapat kerja hari ini akan menghasilkan keputusan terbaik bagi perencanaan pembentukan Undang-Undang, semoga usulan-usulan ini dapat dipahami dan disetujui bersama,” tandasnya.

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, menyampaikan bahwa total keseluruhan usulan RUU masih belum final apakah akan bertambah atau berkurang.

“Sampai rapat persiapan berakhir, terdapat 150 RUU Prolegnas jangka menengah 2025—2029 dan 42 RUU prioritas 2025. Pembahasan lebih lanjut terkait jumlah keseluruhan usulan-usulan nantinya akan dilakukan dalam rapat panitia kerja (Panja),” ujarnya sekaligus menutup rapat kerja.(*)

Sumber (*/Tim Birhubmas Kemenhum)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi Viral, 4 Destinasi Wisata Alam di Pulau Flores

    Lagi Viral, 4 Destinasi Wisata Alam di Pulau Flores

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Empat destinasi wisata alam tersebut tidak hanya viral karena keindahannya, namun memberikan makna tersendiri dan pengalaman wisata yang tidak dapat terlupakan.   Flores | Ada sejumlah destinasi wisata alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang viral di media sosial (medsos). Foto dan video tempat wisata tersebut viral di media sosial baik di […]

  • BP2LHK Kupang Teliti Pohon Faloak Sejak 2011, Kini; Hasilkan Teh Faloak

    BP2LHK Kupang Teliti Pohon Faloak Sejak 2011, Kini; Hasilkan Teh Faloak

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Kupang, Institusi yang berafiliasi dengan Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi (BLI) dan berada di bawah binaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia telah meneliti potensi dan manfaat dari Pohon Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) yang telah digunakan oleh masyarakat NTT secara turun temurun sebagai obat […]

  • Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

    Sinergi PKM Fapet Undana dan Poktan Unuhari, Olah Lahan Kering Pakai Bokashi

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Peternakan (Fapet), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, para petani yang mengolah lahan kering lebih kurang 5.000 meter persegi di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; menjadi lebih produktif pada musim tanam kedua (April—September). Sinergi yang dilakukan oleh Tim PKM Fapet […]

  • Jokowi Sudah Berubah

    Jokowi Sudah Berubah

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rika Sudjiman Dalam perjalanan panjang di masa pemerintahannya, Jokowi memang awalnya dikenal sebagai presiden yang merakyat, dan dianggap sebagai presiden yang cukup dekat dengan rakyatnya. Terbukti setiap kali dia melakukan kunjungan ke daerah-daerah saat meresmikan proyek atau melakukan groundbreaking proyek baru, hampir kita temui banyaknya sambutan masyarakat yang berdiri di pinggir jalan. Namun, […]

  • Wartawan NTB Visit Pembangunan SUTT 150 KV Jeranjang-Sekotong

    Wartawan NTB Visit Pembangunan SUTT 150 KV Jeranjang-Sekotong

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Proyek SUTT, kata Yogi Siburian, merupakan proyek konstruksi dengan total 76 tower yang ditargetkan rampung di tahun 2025 ini. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan sistem listrik di Pulau Lombok.   Lombok Barat | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 memandu puluhan wartawan NTB mengunjungi […]

  • Sepanjang Oktober 2020, PLN Hadirkan Listrik bagi 23 Desa Terpencil di NTT

    Sepanjang Oktober 2020, PLN Hadirkan Listrik bagi 23 Desa Terpencil di NTT

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari perkotaan, hingga daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T), PLN senantiasa berupaya menghadirkan listrik hingga ke seluruh negeri. Upaya ini terus dilakukan PLN guna mewujudkan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sepanjang Oktober 2020, PLN berhasil menyambungkan listrik bagi 23 desa atau sejumlah 3.847 Kepala Keluarga (KK) yang berada di […]

expand_less