Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

Loading

Setiap tahun, Gereja Katolik mendedikasikan dua bulan untuk berdoa bersama Bunda Maria, yang disebut sebagai Bulan Maria. Selama bulan Mei dan Oktober, umat Gereja Katolik mengisinya dengan kegiatan-kegiatan doa Maria, misalnya dengan Doa Rosario, Novena Maria, dan Perarakan Maria.

Namun, pernahkah kita sadar, bahwa ada perbedaan antara kedua bulan ini. Bulan Maria pada bulan Mei dimaksudkan sebagai ajakan untuk umat Gereja Katolik, untuk menghormati Maria sebagai Bunda Allah. Sedangkan pada bulan Oktober, Gereja menjadikannya sebagai Bulan Rosario.

Meski begitu, tetap saja tidak ada keharusan doa apa saja yang dapat didoakan di setiap bulan ini. Umat dengan bebas mengisi bulan-bulan ini dengan kegiatan yang bertema Maria, misalnya dengan Rosario bersama maupun pribadi.

Doa Rosario

Rosario sebenarnya adalah doa renungan atas misteri keselamatan. Dalam doa ini, umat merenungkan dari saat Yesus mulai dikandung sampai Ia dimuliakan di surga dan mengutus Roh Kudus. Permenungan ini dilakukan sambil mendaras Salam Maria berulang-ulang (10 kali). Dalam Doa Rosario, para pendoa merenungkan salah satu misteri yang dirangkai dalam rosario.

Doa yang terus diulang-ulang ini sangat membantu memusatkan perhatian pada misteri keselamatan yang direnungkan. Tetapi hendaknya diingat bahwa doa-renungan ini harus dibangun dan dipupuk oleh iman; maka ada baiknya bacaan-bacaan singkat, renungan atau ayat-ayat nyanyian disisipkan di antara setiap peristiwa rosario. Kalau tidak dilandasi iman, ada bahaya bahwa doa akan menjadi rentetan kata-kata yang kosong.

Sejarah Bulan Mei disebut sebagai Bulan Maria

Dilansir dari katolisitas.org, devosi mengkhususkan bulan Mei sebagai Bulan Maria diperkenalkan sejak akhir abad ke-13.

Namun praktik ini baru menjadi populer di kalangan para Jesuit di Roma pada sekitar tahun 1700-an dan baru kemudian menyebar ke seluruh Gereja.

Devosi ini menjadi menyebar bermula dari peristiwa pada tahun 1809, ketika Paus Pius VII ditangkap oleh para serdadu Napoleon dan dipenjara. Di dalam penjara, ia disebut memohon dukungan doa Bunda Maria, agar ia dapat dibebaskan dan berjanji bahwa jika ia dibebaskan, ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

“Lima tahun kemudian, pada tanggal 24 Mei, Bapa Paus dibebaskan, dan ia dapat kembali ke Roma. Tahun berikutnya ia mengumumkan hari perayaan Bunda Maria, Penolong umat Kristen. Demikianlah devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal,” demikian menurut katolisitas.org.

Ketika Paus Pius IX mengumumkan dogma tentang Immaculate Conception atau Bunda Maria yang Dikandung Tidak Bernoda” pada tahun 1854, devosi bulan Mei sebagai Bulan Maria telah dikenal oleh Gereja universal.

Paus Paulus VI dalam ensikliknya, the Month of Mary mengatakan, “Bulan Mei adalah bulan di mana devosi umat beriman didedikasikan kepada Bunda Maria yang terberkati,” dan bulan Mei adalah kesempatan untuk “penghormatan iman dan kasih yang diberikan oleh umat Katolik di setiap bagian dunia kepada Sang Ratu Surga.”

Paus Paulus VI menyatakan, “pada bulan ini, rahmat Tuhan turun atas kita … dalam kelimpahan.” (the Month of May, 1) (*)

Sumber (*/penakatolik/katoliknews)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    99% Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ulah Manusia

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkalis, Garda Indonesia | Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia penyebabnya adalah 99% ulah manusia dan 1% nya adalah alam. “Antara lain, tidak sengaja karena buang putung rokok atau membakar sampah, disengaja karena ingin membuka lahan, dan disengaja karena dibayar. Alasannya adalah dampak kurangnya lapangan kerja” kata Kepala BNPB Doni Monardo di acara Rakor Kesiapsiagaan […]

  • Pantau Vaksinasi Massal, Bupati Belu: Target Vaksin 70—100 Persen

    Pantau Vaksinasi Massal, Bupati Belu: Target Vaksin 70—100 Persen

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. memantau pelaksanaan vaksinasi massal kepada masyarakat umum yang diselenggarakan Polres Belu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di GOR L.A. Bone Atambua, pada Sabtu, 26 Juni 2021. Vaksinasi […]

  • Lagi Viral, 4 Destinasi Wisata Alam di Pulau Flores

    Lagi Viral, 4 Destinasi Wisata Alam di Pulau Flores

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Empat destinasi wisata alam tersebut tidak hanya viral karena keindahannya, namun memberikan makna tersendiri dan pengalaman wisata yang tidak dapat terlupakan.   Flores | Ada sejumlah destinasi wisata alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang viral di media sosial (medsos). Foto dan video tempat wisata tersebut viral di media sosial baik di […]

  • Korlantas Polri Terapkan Wajib BPKB Elektronik Mulai Tahun 2027

    Korlantas Polri Terapkan Wajib BPKB Elektronik Mulai Tahun 2027

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Loading

    Meski berbasis elektronik dengan chip RFID, e-BPKB tetap hadir dalam bentuk buku fisik sehingga tidak menghilangkan fungsi dokumen konvensional.   Jakarta | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menargetkan penggunaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik (e-BPKB) akan menjadi syarat wajib bagi seluruh mobil baru mulai 2027. Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Wibowo menjelaskan bahwa […]

  • YBM dan Perokris PLN Sebar Cahaya Listrik Bagi Warga Miskin Sumba

    YBM dan Perokris PLN Sebar Cahaya Listrik Bagi Warga Miskin Sumba

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Salah satu penerima bantuan sambungan listrik gratis, Manshur Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.   Sumba | PT PLN (Persero) Sumba yaitu PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (PLN UP2K) Sumba dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Sumba berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM), Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) dan Persatuan Istri Karyawan dan […]

  • Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    Pemkot Kupang Terima Bantuan Material Cegah Covid-19 dari BI Perwakilan NTT

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si. dan Lurah Fatubesi, I Wayan Astawa menerima Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa alat bantu cuci tangan yaitu wastafel portabel, masker, sarung tangan (hand gloves), vitamin dan hand sanitizer untuk […]

expand_less