Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Sejurus CIRMA Budidaya Pinang, Dinas Pertanian NTT Inisiasi Gentaping

Sejurus CIRMA Budidaya Pinang, Dinas Pertanian NTT Inisiasi Gentaping

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

Loading

Ditekankan Joaz Umbu Wanda, Pemprov NTT menyiapkan rencana aksi daerah berbasis lokal sesuai dengan Perpres 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

 

Kupang | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki lahan berupa pertanian dan perkebunan seluas 4,7 juta, lahan kering 1,8 juta kering, sementara lahan basah berkisar 200—300 ribu hektar. Kondisi ini memungkinkan diciptakan upaya identifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi.

Menilik potensi tersebut dan besaran capital flight konsumsi pinang oleh masyarakat NTT yang mencapai angka fantastis Rp1 triliun setiap tahun, maka Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberikan perhatian terhadap kondisi ini dengan mendorong upaya percepatan budidaya dan kolaborasi pentahelix menekan angka impor pinang.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Umbu Wanda menyampaikan, petani telah terbiasa menanam pinang seperti di Pulau Timor, Pulau Sumba (Sumba Barat dan Sumba Barat Daya), Pulau Flores (Manggarai, Lembata, dan Flores Timur) dan Alor. Meski demikian, pola budidaya pinang masih bersifat tradisional.

Ditekankan Joaz Umbu Wanda, Pemprov NTT menyiapkan rencana aksi daerah berbasis lokal sesuai dengan Perpres 81 Tahun 2024 tentang percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal.

“Pinang masuk dalam kategori kelapa dan turunannya. Dan dari sisi pembiayaan dari APBN dan APBD 1, anggaran belum tersedia, namun rencana pengadaan pinang masuk dalam kategori pengadaan kelapa sawit dan kelapa lainnya dan menjadi prospek kita,” ungkapnya pada pertemuan dengan CIRMA pada Senin siang, 22 Desember 2025.

Selain itu, imbuh Joaz Umbu Wanda sejurus dengan dasa cita Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dari ladang, laut, menuju pasar dan semangat Ayo Bangun NTT. “Dari kondisi ini, maka kami mendesain gerakan cinta pinang (Gentaping),” ungkapnya.

Joaz Umbu Wanda pun menyampaikan terima kasih kepada CIRMA dan sangat mendukung dan memberikan perhatian terhadap upaya budidaya pinang. “Selanjutnya kita bikin timeline dan roadmap pengembangan pinang periode 5 hingga 10 tahun ke depan dan kami siap berkolaborasi,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar menyampaikan bahwa upaya intervensi yang dilakukan di 30 desa Timor Barat terdapat tantangan pertanian serupa, menahun dan terus dilakukan upaya mencari solusi.

CIRMA, imbuh John Ladjar, upaya awal yang dilakukan dengan mengedukasi petani untuk menanam hortikultura hingga bisa mendapatkan penghasilan dari hortikultura, namun jika hanya mengandalkan hortikultura saja, maka dilakukan budidaya pinang ditanam di lokasi sekitar embung seperti Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Timor Tengah Utara (TTU).

“Budidaya ribuan pinang dengan skema 1 petani bisa menanam ribuan pinang, maka dapat graduasi dari kerentanan kemiskinan,” tekan John Ladjar.

Sebelumnya, Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) resmi meluncurkan gerakan penanaman Pinang Betara sebagai bagian dari upaya mendorong keadilan iklim dan kemandirian ekonomi petani kecil di Timor Barat. Penanaman perdana pinang yang selama ini menjadi komoditas impor bernilai triliunan rupiah dari luar NTT ini dihelat pada Rabu, 17 Desember 2025 di Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hadir pada penanaman sekitar 1.200 anakan pinang di wilayah kelompok tani binaan CIRMA tersebut antara lain, Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, S.H. Plt Kadis Pertanian TTU, Charles Malelak, S.P., M.Si. pimpinan OPD, Wadan Pamtas Napan, Kapospol Napan, perwakilan Bapperida NTT, para kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta para petani kecil.

Gerakan ini menandai langkah konkret CIRMA bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam mengembangkan pinang varietas Betara sebagai komoditas unggulan rakyat yang adaptif terhadap iklim kering, berumur panjang, dan bernilai ekonomi tinggi.

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Tinjau PLTP Kamojang, DPRD NTT Yakin Geotermal Memajukan Daerah

    Usai Tinjau PLTP Kamojang, DPRD NTT Yakin Geotermal Memajukan Daerah

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Anggota Komisi IV DPRD NTT, Ana Waha Kolin, menilai agenda ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi para legislator untuk melihat langsung bagaimana panas bumi dikelola.   Kamojang | Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan kerja ke pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat, pada Kamis, 21 Agustus 2025. PLTP […]

  • Menteri Nilla Moeloek: ‘Berikan Pelayanan Kesehatan Yang Komprehensif!’

    Menteri Nilla Moeloek: ‘Berikan Pelayanan Kesehatan Yang Komprehensif!’

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nilla Djuwita Faried A. Moeloek, Sp. M (K) meminta para petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang komprehensif kepada masyarakat. Tidak hanya terfokus pada upaya kuratif tetapi juga menggalakkan upaya promotif dan preventif. Petugas kesehatan di NTT punya tanggung jawab untuk tingkatkan sumberdaya manusia masyarakat NTT. “Masyarakat […]

  • Luna Maya Gelisah Lihat Perut ‘Six Pack’ Randy Pangalila

    Luna Maya Gelisah Lihat Perut ‘Six Pack’ Randy Pangalila

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Loading

    Aktor Randy Pangalila dikenal sebagai salah satu aktor Tanah Air yang memiliki paras tampan. Aktor yang pernah bermain dalam sinetron Cinta Fitri ini memiliki senyum manis yang mampu meluluhkan hati banyak wanita. Dulu, ia juga diketahui memiliki penampilan yang tampak santai dan imut, tetapi kini penampilannya semakin macho dan sporty. Karena penampilan barunya itu, kini […]

  • PABRIK & BANK SAMPAH, Solusi dari SPK untuk Kota Kupang

    PABRIK & BANK SAMPAH, Solusi dari SPK untuk Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Persoalan sampah di Kota Kupang sudah menjadi momok yang sangat menakutkan. Betapa tidak, setiap hari sampah yang dihasilkan warga Kota Kupang mencapai 233 ton. Sampah – sampah ini belum bisa ditangani dengan maksimal, sehingga tidak jarang terdapat onggokan sampah di tepi jalan. Belum lagi tempat pembuangan akhir (TPA) Alak sudah penuh dan […]

  • Presiden Jokowi: Tak Akan Ada Impor Beras Hingga Juni 2021

    Presiden Jokowi: Tak Akan Ada Impor Beras Hingga Juni 2021

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memastikan bahwa tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni mendatang. Bahkan, selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia tidak melakukan impor terhadap komoditas pangan tersebut. “Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia. Kita tahu, sudah hampir […]

  • Pemilu dan Serigala : Sebuah Kaleidoskop

    Pemilu dan Serigala : Sebuah Kaleidoskop

    • calendar_month Ming, 15 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kita sudah “berpengalaman” dengan 12 kali pemilu selama kurun waktu 64 tahun (1955—2019). Cukupkah itu untuk “mendewasakan” kita sebagai “insan politik”? Akankah di pemilu 2024 nanti kita akan “cukup matang” dalam menentukan pilihan? yaitu untuk memilih capres-cawapres, caleg (DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota), dan kepala daerah plus wakilnya di tingkat […]

expand_less