Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna memastikan kondisi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin presensi kerja, disiplin masuk kerja, dan disiplin menaati jam kerja, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, SpPD-KGEH, Finasim didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Johanes A. Prihatin, M.Si. melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Inspektorat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 3 Mei 2021.

Bupati Belu menyampaikan, Inspektorat merupakan unsur pengawas penyelenggaraan  pemerintahan daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga pemerintahan dapat berjalan dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Untuk melaksanakan hal itu, ujar Bupati Agus Taolin, langkah pertama yang harus dilakukan adalah disiplin. Kalau ada aturan yang mengatur, harus diikuti. Masuk kantor harus mengisi absensi, karena ke depan absensi ini akan diambil, dinilai, dan dievaluasi secara berjenjang sampai ke Bupati dan diumumkan. Berapa persen tingkat kehadiran, akan dilakukan pembinaan.

“Lakukan itu. Pimpinan masing-masing melaporkan secara berjenjang sampai tingkat atas. Kemudian, jika ada halangan harus disampaikan sehingga bisa diselesaikan. Ini harus dilaksanakan oleh semua”, tegas Bupati Belu.

Bupati Belu, dr. Agus Taolin saat memberikan arahan kepada jajaran Inspektorat Belu

Selanjutnya, untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang terukur, Bupati Belu menginstruksikan Inspektur untuk menyiapkan dan mempresentasikan apa yang telah dikerjakan dan rencana kerja ke depan.

“Inspektur siapkan dan presentasikan apa yang telah dilakukan Inspektorat selama lima tahun ke belakang dan rencana untuk 5 (lima) tahun yang akan datang. Nanti, kita evaluasi rencana sebelumnya dan rencana yang akan datang. Inspektorat melaksanakan fungsi pengawasan secara melekat dan terukur dan memastikan tidak ada uang negara yang hilang”, tandas dr. Agus Taolin.

Pada kesempatan itu, Inspektur Inspektorat, Romuwaldus Th. Josetyawan Manek, S.Pt menyampaikan terima kasih atas kunjungan pertama Bupati Belu ke Kantor Inspektorat.

Inspektur Iwan Manek juga melaporkan, bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan Rencana Aksi KPK. Saat ini masih menunggu jadwal resminya. “Ren Aksi KPK itu, kegiatan kita dengan Koordinator Supervisi pencegahan. Jadwalnya belum ada. Tetapi diperkirakan bulan Mei mereka berkunjung ke Belu,” ujarnya.

Selain itu, untuk kegiatan Sapu Bersih Pungutan Liar, Inspektorat berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan. Untuk Sapu Bersih Pungli ini, lebih pada sosialisasi. Sedangkan Sapu Bersih dalam hal penindakan itu belum dilakukan. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek/ Website Pemda Belu)

Foto: Website Pemda Belu

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kreativitas Anak, Ayo Lestarikan Permainan Tradisional

    Tingkatkan Kreativitas Anak, Ayo Lestarikan Permainan Tradisional

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Anak-anak harus menjadi ‘penjaga’ kebudayaan Indonesia, salah satunya dengan melestarikan permainan tradisional. Jangan sampai permainan tradisional hilang dan tergantikan oleh gawai atau permainan modern lainnya,” ujar Menteri PPPA Republik Indonesia, Bintang Puspayoga, saat membuka acara EduAksi Anak. Gelaran acara EduAksi mengusung tema “Pelestarian Permainan Tradisional Anak” dalam rangka menyambut Peringatan Hari […]

  • Dinamika 47 Tahun KNPI, Perspektif Ketua KNPI NTT: Orang Muda Bergerak Dinamis

    Dinamika 47 Tahun KNPI, Perspektif Ketua KNPI NTT: Orang Muda Bergerak Dinamis

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT, Hermanus Boki dalam sesi “NgoPi (Ngobrol Inspiratif) Bersama Pemuda/KNPI, dengan tema “Ekspansi Bank NTT Di Tengah Pandemi Covid-19” dalam rangka memperingati HUT ke-47 KNPI Tahun 2020, yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2020 pukul 10.00 WITA—selesai di In & Out Resto Kupang; menyampaikan […]

  • Gempa bumi 5,3 SR Guncang Morotai, 800 Warga Mengungsi

    Gempa bumi 5,3 SR Guncang Morotai, 800 Warga Mengungsi

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku Utara, gardaindonesia.id | Telah terjadi gempa dengan kekuatan 5.3 SR pada Kamis, 7 Februari 2019 pukul 17.03.07 WIB. Pusat gempa 37 km tenggara Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, gempa terasa kuat sekitar 3—4 detik di Kab. Kep. Morotai. “Masyarakat panik dan keluar dari rumah masing-masing. Gempa tidak […]

  • Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah Oleh Marsel Robot  Kala dunia lagi berlumuran duka lantaran kehidupan sedang tersedak oleh virus misterius “corona” yang mewabah sedunia dan mematikan itu, seorang teman mengirim pesan singkat begini, “Bung, apa yang sedang dunia pikirkan saat ini? Saya sedang membayangkan kota-kota menggantang sepi, berubah menjadi kuburan raksasa, rumah-rumah sakit […]

  • Kasus Gagal Ginjal 245 Anak, Ini Penjelasan Menteri Kesehatan

    Kasus Gagal Ginjal 245 Anak, Ini Penjelasan Menteri Kesehatan

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa kasus gagal ginjal yang melanda 245 anak di sejumlah daerah di Tanah Air, disebabkan oleh zat kimia yang ada di dalam pelarut obat-obatan yang dikonsumsi oleh para pasien. Hal tersebut disimpulkan Menkes Budi, berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dengan sejumlah […]

  • Ranperda Inisiatif Disabilitas Dibahas DPRD Belu & Kanwil Kemenkumham NTT

    Ranperda Inisiatif Disabilitas Dibahas DPRD Belu & Kanwil Kemenkumham NTT

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Banperda) DPRD Belu berkonsultasi dengan Camat dan masyarakat Tasifeto Barat berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Kabupaten Belu Tahun 2020 tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (PD) di Aula Kantor Camat Tasifeto Barat – Kimbana, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, […]

expand_less