Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SMA Katolik Syuradikara Atensi Isu Perubahan Iklim

SMA Katolik Syuradikara Atensi Isu Perubahan Iklim

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Loading

Ende | SMA Swasta Katolik Syuradikara mengikuti sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) dan berkomitmen menyuarakan isu perubahan iklim global. Via Program Kampung Iklim (Proklim) ini, SMA Swasta Katolik Syuradikara hendak menjalankan program dari Kementerian Lingkungan dan Kehutanan.

Adapun Proklim merupakan gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat dan jadi salah satu langkah strategis membumikan isu perubahan iklim global yang mesti menjadi aksi bersama di tingkat lokal.

“Program ini adalah program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dimulai sejak 2012,” kata Is Purnamawati Djafar, Kepala Bidang Tata Lingkungan dalam sosialisasi Program Kampung Iklim di halaman tengah Naungan Hijau Satu Syuradikara pada Jumat, 31 Mei 2024.

Is Purnamawati Djafar pun mengungkapkan melihat SMA Swasta Katolik Syuradikara memiliki banyak potensi, apalagi sudah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Bruder Kristianus Riberu, SVD, Kepala SMA Swasta Katolik Syuradikara merespons kegiatan sosialisasi secara positif dengan mengajak semua warga Syuradikara untuk melihat lingkungan sebagai subyek.

“Lingkungan hidup mesti dilihat sebagai subyek dan bukan sebagai objek,” kata Bruder Kris.

Ia menegaskan, sosialisasi Program Kampung Iklim akan memberikan dampak positif bagi tim Adiwiyata Sekolah, para guru, pendidik, tenaga pendidik, dan siswa-siswi untuk memiliki program serta semangat yang sama merawat dan menjaga ibu bumi.

“Kita SMA Swasta Katolik Syuradikara telah menjadi animator atau contoh atau pembuka jalan untuk sekolah yang lain,” tandasnya.

Dari kiri ke kanan Ibu El, Ibu Lupita, Ibu Is Purnamawati, Ibu Yusriani, Ibu Mety Taso, Bruder Kris, SVD.

Matilde Fransiska Weta, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (P2KLH) menyatakan rasa bangganya pun apresiasi atas raihan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan keikutsertaan SMA Swasta Katolik Syuradikara menjadi bagian dari Program Kampung Iklim.

“Kita tidak boleh duduk manis, perlu kerja sama dan harus ada sinergi agar semua harapan bisa sukses,” tandas Matilde.

Sementara Yusriani, Pejabat Fungsional Pengendali Lingkungan, mengatakan, Program Kampung Iklim tidak terlepas dari usaha memperhatikan pengendalian perubahan iklim dan hidup rendah emisi gas rumah kaca.

Ia memberi contoh bahwa fenomena gas rumah kaca di Eropa pada saat sekarang semakin tinggi. “Mereka sengaja membuat efek rumah kaca untuk meningkatkan produksi pertanian mereka,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini di seluruh dunia diwajibkan memberi komitmen untuk menurunkan gas rumah kaca. Ketika manusia membiarkan kondisi ini terjadi, maka bisa membawa dampak pada lapisan ozon yang menipis hingga berdampak buruk bagi manusia.

“Di sana akan dan kanker kulit, mata buta, dan lain-lain,” ungkap Yusriani.

Untuk itu, ia mengajak, kalau sekian anak siswa mengelola sampah dengan baik, menjaga bumi dengan cinta, maka krisis itu tidak menguasai  kehidupan manusia.

“Mari kita mendorong terlaksana aksi nyata seperti perlindungan mata air, penanaman pohon penyimpanan air seperti bambu, beringin, dan lain-lain,” ajaknya.

Diketahui, Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) diselenggarakan berkat kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup dan SMA Swasta Katolik Syuradikara sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional dan diikuti oleh para guru, pegawai, dan siswa-siswi.

Mari Bergerak Rawat Ibu Bumi.(*)

Sumber (*/Bruder Kris/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Pemercantik Wajah Pasar Kasih Naikoten Kupang

    Bank NTT Pemercantik Wajah Pasar Kasih Naikoten Kupang

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sabtu pagi, 8 Juli 2023 sekitar mulai pukul 06.00 WITA—selesai, tampak para karyawan ganteng dan bersih, karyawati cantik dan memesona dari Bank NTT kantor pusat rela berjibaku memungut sampah, menyapu hingga mempercantik wajah pasar teramai di ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada rangkaian menjelang HUT ke-61 Bank NTT, aksi Bank […]

  • Pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok Didukung Gubernur NTT

    Pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok Didukung Gubernur NTT

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengungkapkan kalau potensi panas bumi yang dimiliki Pulau Flores bisa menjadi modal dalam menjalankan transisi energi. Salah satu langkah untuk mewujudkan visi tersebut adalah melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu. VBL menekankan pengembangan energi terbarukan harus menjadi pilihan utama […]

  • Seminar Nasional BEM Undana Hadirkan Staf Kepresidenan Sebagai Pembicara

    Seminar Nasional BEM Undana Hadirkan Staf Kepresidenan Sebagai Pembicara

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggelar Seminar Nasional pada Sabtu, 12 Oktober 2019. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cahaya Bapa Kota Kupang mengangkat tema ‘Mempersiapkan Pemuda yang Kompeten dan Berintegritas dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045’. Hadir sebagai pemateri, Deputi IV Staf Kepresidenan, Eko Rahardjo, S.Sos., M.Ikom. membagikan […]

  • Cegah Covid-19, Plan Indonesia Distribusi 6 Juta Liter Air Bersih di Nagekeo

    Cegah Covid-19, Plan Indonesia Distribusi 6 Juta Liter Air Bersih di Nagekeo

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo, Garda Indonesia | Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mendistribusikan lebih dari 6 juta liter air bersih secara gratis ke 81 dusun yang tersebar di 29 desa di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilakukan pada […]

  • Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi yang dilakukan oleh sejumlah massa yang membakar bendera Partai saat demo menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila pada Rabu, 24 Juni 2020. Sesuai dengan rilis yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2020, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa PDI Perjuangan Partai […]

  • Covid-19, Gubernur NTT Tunda Festival Pariwisata dan Tutup Destinasi Wisata

    Covid-19, Gubernur NTT Tunda Festival Pariwisata dan Tutup Destinasi Wisata

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Meski proses penanganan penyebaran risiko penularan infeksi Corona Virus Disease atau Covid-19 telah dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, namun Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memutuskan untuk sementara menunda pelaksanaan festival pariwisata dan menutup seluruh destinasi wisata yang ada di Provinsi NTT. Adapun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diketuai Sekda […]

expand_less