Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Suami Aniaya Istri Hingga Tewas, Ditangkap Usai Sembunyi di Hutan

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas, Ditangkap Usai Sembunyi di Hutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

Loading

Usai melakukan perbuatan tersebut, Jon Tefa melarikan diri selama 4 (empat) hari ke dalam hutan Nunkolo. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, sementara tim identifikasi Satreskrim Polres TTS melakukan olah TKP.

 

SoE | Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS) berhasil mengamankan Jon Tefa, terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan nyawa istrinya melayang, Erni Linome (35).

Peristiwa tragis ini terjadi Rabu, 26 Maret 2025, sekitar pukul 16.40 Wita, di depan rumah terduga pelaku di RT/RW 007/003, Dusun III, Desa Nunkolo, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolsek Amanatun Selatan, Ipda Aris Riwu SH, mengatakan informasi awal diterima dari masyarakat pada pukul 17.10 Wita pada hari yang sama. Terduga pelaku, Jon Tefa, diduga menganiaya korban menggunakan sebilah benda tajam hingga menyebabkan Erni Linome meninggal dunia.

Usai melakukan perbuatan tersebut, Jon Tefa melarikan diri ke dalam hutan Nunkolo untuk menghindari kejaran polisi. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, sementara tim identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres TTS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Atas arahan Kapolres TTS, polisi bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini. Pengejaran terhadap terduga pelaku pun segera dilakukan. Operasi pengejaran dipimpin langsung Kapolsek Amanatun Selatan, Ipda Aris Riwu S.H., didukung oleh Kanit Buser Polres TTS, Emil Pingak, bersama anggota Buser, personel Polsek Amanatun Selatan, dan Polsek Boking.

Lebih kurang 4 (empat) hari, tim menyisir hutan Nunkolo tempat terduga pelaku bersembunyi. Jon Tefa dilaporkan berpindah-pindah tempat dan tidur di dalam hutan untuk mengelabui petugas.

Upaya keras kepolisian membuahkan hasil pada Senin, 31 Maret 2025, sekitar pukul 08.00 WITA. Berdasarkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan terduga pelaku, tim gabungan dari Polsek Amanatun Selatan, Polsek Boking, dan Buser Polres TTS berhasil menangkap Jon Tefa.

Bersama barang bukti (BB), terduga pelaku kemudian dibawa ke Satreskrim Polres TTS untuk menjalani pendalaman motif dan kronologi peristiwa tragis tersebut.(*)

Penulis (*/Lenzo Asbanu)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Ganti Direksi, RUPS Bank NTT Dihelat Tertutup

    Rencana Ganti Direksi, RUPS Bank NTT Dihelat Tertutup

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) Bank NTT di masa kedua kepemimpinan Direktur Utama, Alex Riwu Kaho dihelat tertutup. Betapa tidak, para pelaku pers dilarang berada di lokasi (lantai 4 kantor Gubernur NTT) bahkan area steril telah diberlakukan mulai dari lantai 1 hingga lantai 4 tempat RUPS dihelat pada […]

  • 28 Meninggal dalam Laka Lantas Bus Sriwijaya Jurusan Bengkulu-Palembang

    28 Meninggal dalam Laka Lantas Bus Sriwijaya Jurusan Bengkulu-Palembang

    • calendar_month Sel, 24 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Sumsel, Garda Indonesia | Bus Sriwijaya tujuan Bengkulu–Palembang mengalami Laka Lantas Tunggal di tikungan Lematang Indah Desa Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan pada Senin, 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.00 WIB. Bus berjenis Mitsubishi Fuso dengan No Polisi BD 7031 AU tersebut yang dikendarai oleh Sopir beridentitas a.n. Very, Bus […]

  • Banjir di Kerawang, 15 Kecamatan Terdampak & 4.184 Jiwa Mengungsi

    Banjir di Kerawang, 15 Kecamatan Terdampak & 4.184 Jiwa Mengungsi

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kerusakan infrastruktur berupa tanggul jebol memicu banjir beberapa desa di wilayah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Banjir terpantau pada Minggu, 21 Februari 2021 pukul 01.00 WIB. Sejumlah desa terdampak banjir yang terjadi pada dini hari. Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB menerima laporan dari BPBD setempat banjir melanda 4 desa, yaitu Desa […]

  • Bank NTT Gapai 2 Penghargaan di Ajang Bank Indonesia Awards 2022

    Bank NTT Gapai 2 Penghargaan di Ajang Bank Indonesia Awards 2022

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih 2 penghargaan bergengsi di ajang Bank Indonesia (BI) Awards 2022. Bank Indonesia Awards 2022 merupakan penghargaan untuk mitra strategis yang berdedikasi tinggi. Total ada 58 pemenang yang meraih Bank Indonesia Awards. Di antara 58 pemenang, Bank NTT meraih 2 penghargaan sebagai […]

  • Penguatan Kompetensi Pengawas Benih Tanaman untuk Mandiri Benih di NTT

    Penguatan Kompetensi Pengawas Benih Tanaman untuk Mandiri Benih di NTT

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Emmanuel Richardo, SP. Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda, Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia (IPBTI) Setiap tahun, Kementerian Pertanian menggelontorkan dana triliunan rupiah dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian baik itu menyangkut benih, pupuk maupun obat-obatan, alat dan mesin pertanian yang modern untuk memastikan bahwa produksi dan produktivitas pertanian mengalami peningkatan signifikan yang pada […]

  • PRB 2019 : Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Pengurangan Risiko Bencana

    PRB 2019 : Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Pengurangan Risiko Bencana

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Pangkal Pinang, Garda Indonesia | Keluarga Tangguh Bencana (Katana) merupakan mikrokosmos dari penanggulangan bencana. Dalam konteks bencana, keluarga menjadi fokus inti. Diharapkan dalam upaya peningkatan ketangguhan bencana dan ketahanan terhadap bencana, konsepsi katana menjadi penting yang dapat dikembangkan dan diterapkan secara terus menerus. Konsepsi Katana dibahas dalam peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2019 di […]

expand_less