Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Target Bank NTT Menuju Peringkat Komposit 2 pada Tahun 2021

Target Bank NTT Menuju Peringkat Komposit 2 pada Tahun 2021

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank wajib melakukan penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TBK) secara konsolidasi dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk-based Bank Rating) dengan cakupan penilaian terhadap Profil risiko (Risk Profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (Earnings), dan Permodalan (Capital). Peringkat Komposit dikategorikan antara lain Peringkat Komposit 1 (PK-1), Komposit 2 (PK-2), Komposit 3 (PK-3), Komposit 4 (PK-4), Komposit 5 (PK-5).

Peringkat Komposit 1 (PK-1), mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sangat sehat sehingga dinilai sangat mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya. Sementara, Peringkat Komposit 2 (PK-2), mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal.

Sebagai Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bank NTT pun mematok target menuju Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang mana saat ini berada pada Peringkat Komposit 3 (PK-3).

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho dalam sambutannya pada Launching Go TBK 2 Bank NTT dan Penandatangan Pakta Integritas pada Senin, 30 November 2020 pukul 09.30 WITA—selesai yang dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi dan Ketua OJK NTT, mengungkapkan bahwa saat ini berada pada posisi Peringkat Komposit 3 (PK-3) atau Cukup Sehat. “Oleh karena kehadiran Pak Robert Sianipar (Kepala OJK NTT) dan Pak Made Salguna (Konsultan Bank NTT Menuju TBK 2, red) yang datang dengan kehormatan dan memberikan kehormatan kepada kita agar pantas menjadi orang terhormat dalam bank ini,” urainya.

Penandatanganan Pakta Integritas Bank NTT Go TBK 2

Selain itu, tegas Alex, harus melakukan edukasi dan sosialisasi dan setiap pemimpin wajib menjadi role model Go TKB 2 serta wajib melaksanakan pekerjaan hari ini dan tidak menunda.

“Kondisi Bank NTT cukup sehat dan jangan memanipulasi diri untuk melindungi diri dari hal yang tak pantas dan menyelamatkan Bank agar ada perbaikan menuju kepada tingkat kesehatan Bank,” tandasnya.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert Sianipar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa meski melakukan launching sebuah produk dan komitmen tak menjamin OJK akan memberikan Bank NTT Rating 2 (Peringkat Komposit 2, red) apalagi dalam tahun 2021.

“Dari 27 BPD se-Indonesia, hanya 2 atau 3 yang mempunyai peringkat komposit (PK-2), tantangan cukup besar dan berat, tapi bukan tidak mungkin,” ungkapnya.

Karakteristik BPD di Indonesia, imbuh Robert Sianipar, bisnisnya tak punya target dan tidak punya tantangan. “Saya coba membandingkan dengan operasional Bank secara umum, tingkat komposit 2 itu rating atau raport karena di dalamnya tidak hanya kuantitatif atau kualitatif, namun ada unsur tata kelola. Jadi, Bank itu service atau pelayanan,” urai Robert sembari memberikan contoh pelayanan lebih dari seorang Security yang dapat melayani nasabah.

BPD (Bank Pemerintah Daerah), tandas Robert, terlalu lama dimanjakan karena biro kas menguasai kabupaten/kota di NTT, pasti masuk ke Bank NTT dan pasti membiayai ASN (Aparatur Sipil Negara). “Komposisi kredit Bank NTT saat ini sekitar 65 persen masih pembiayaan ASN, di mana tantangannya,” tanyanya.

Jadi, tegas Kepala OJK, Bank NTT harus diberikan attachment dan menjadi Bank Devisa, supaya layak memperoleh rating 2. “Harus ada upaya, kerja keras, dan kesungguhan dari seluruh jajaran untuk menggapai posisi rating 2 tersebut karena dengan hanya launching tak menjamin Bank NTT memperoleh posisi tersebut,”ucapnya.

Penulis dan Editor (+rony banase)
Foto oleh Sandro—Humas Bank NTT

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padma Indonesia : Bupati Sabu Raijua Jangan Salah Guna Kekuasaan

    Padma Indonesia : Bupati Sabu Raijua Jangan Salah Guna Kekuasaan

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bupati Sabu Raijua telah melantik Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Sabu Raijua Salmon D Pellokilla (*-), yang mana seharusnya melantik Piter Mara Rohi (*/) yang direkomendasikan DPRD Sabu Raijua atas dasar Surat Nomor : 170/83/DPRD-SR/2019 tanggal 10 Oktober 2019 perihal Rekomendasi atas tanggapan Surat Bupati Sabu Raijua Nomor : 800/699/BKDPP-SK/IX/2019 tanggal […]

  • Maskapai Asing Masuk Ke Indonesia? HIPMIKINDO Dukung Penuh

    Maskapai Asing Masuk Ke Indonesia? HIPMIKINDO Dukung Penuh

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diskursus yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait maskapai asing yang diundang masuk ke dalam bisnis penerbangan nasional bermaksud agar harga tiket pesawat domestik yang dikeluhkan masyarakat dapat kembali normal dan tidak mahal. Diskursus tersebut didukung penuh oleh Barisan Muda Himpunan Pengusaha Mikro Dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO). Ketua Umum BM HIPMIKINDO, […]

  • Jasa Raharja NTT Hibah Ambulans kepada RSUD TC Hillers Maumere

    Jasa Raharja NTT Hibah Ambulans kepada RSUD TC Hillers Maumere

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT menghibahkan 1 (satu) unit ambulans kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr TC Hillers Maumere, pada Senin, 16 Maret 2020, bertujuan untuk meminimalisir fatalitas korban kecelakaan dan memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan yang ada di wilayah Kabupaten Sikka. Acara hibah […]

  • Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi eks relawan Jokowi yang terhimpun dalam Rumah Nawacita meminta agar Presiden Jokowi membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3 sebesar Rp 42 ribu per orang anggota keluarga yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 mendatang. Desakan itu berasal dari suara akar rumput yang menilai kenaikan mencapai 100 persen tersebut […]

  • Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

    Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Sementara para terdakwa kasus Jiwasraya masih berkutat dalam tahapan persidangan yang masuk tahap kasasi, nasib para nasabah Jiwasraya masih terombang-ambing. Apa maksudnya terombang-ambing? Tak menentu arah, bagaimana nasib jaminan pensiunnya? Apakah masih seperti yang dulu saat diikat janji bersama (akad) asuransi? Sehingga sepanjang perjalanan kariernya mereka rela dipotong sebagian penghasilannya demi […]

  • Sri Mulyani Dicopot, IHSG Anjlok Pasar Respons Negatif

    Sri Mulyani Dicopot, IHSG Anjlok Pasar Respons Negatif

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Pengamat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, menilai penurunan IHSG dipicu oleh ketidakpastian arah kebijakan ekonomi domestik pasca perubahan menteri.   Jakarta | Kabar mengejutkan datang dari istana perihal reshuffle yang melibatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sudah bertahan beberapa periode terakhir dalam pemerintahan sebelumnya hingga saat ini. Kabar tersebut nyatanya juga membuat Indeks Harga Saham […]

expand_less