Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Teriakan SIAGA Menang di Pasar Oeba

Teriakan SIAGA Menang di Pasar Oeba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur, Simpon Petrus Kamlasi (SPK) blusukan ke tempat pelelangan ikan (TPI) Oeba dan pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang pada Jumat pagi, 27 September 2024.

SPK bersama rombongan didampingi George Hadjoh dan Ewalde Taek, yang juga calon wali kota dan wakil wali kota Kupang tiba di TPI Oeba sekira pukul 07.30 WITA.

Di TPI Oeba, Simon Petrus Kamlasi, putra kelahiran Taubneno, Timor Tengah Selatan (TTS) ini berjabat tangan satu per satu dengan nelayan dan warga yang berjualan.

Tak hanya itu, SPK juga berdialog dengan warga terkait perkembangan harga sembako di pasar.

Pantauan media, warga yang sedang berjualan dan pengunjung pasar meneriaki SIAGA menang.

SPK juga pose bersama emak-emak dan berjabat tangan satu per satu.

Adriana, warga Sikumana yang ditemui di Pasar Oeba mengatakan, SPK adalah sosok pemimpin rendah hati. “Bapak Simon orang rendah hati dan peduli orang kecil”, ujarnya.

Simon Petrus Kamlasi dan Ewalde Taek hendak mencicipi mie ayam milik Suhardi

Sementara penjual sayur, Marselina Temef yang dimintai tanggapannya, yang diharapkan dari pemimpin saat ini adalah menurunkan harga bahan kebutuhan pokok terutama beras.

“Untuk masyarakat kecil sekarang ini adalah harga kebutuhan pokok. sekarang harga beras masih cukup tinggi. Satu kilogram sekarang paling rendah su Rp15 ribu. Ini yang kami titipkan di paket SIAGA,” kata Marselina.

SPK makan mie ayam di Pasar Oeba

Suhardi pemilik mie ayam di Pasar Oeba merasa senang dengan kunjungan calon gubernur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi yang sempat mencicipi mie ayam.

Ia mengaku merasa bangga karena calon gubernur NTT ini mencicipi makanan karya masyarakat kecil.

“Bapak ini sangat sederhana bisa makan di pasar dan membaur dengan warga lainnya,” kata Suhardi.

Suhardi berharap dalam perhelatan pilkada 27 November 2024 ini pasangan Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur NTT.

“Kami berharap bapa Simon menjadi pemimpin yang amanah dan memperhatikan kami pedagang kecil ini,” kata Suhardi.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPK Firli Bahuri : Progres  Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Ketua KPK Firli Bahuri : Progres Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK-red ) periode 2019—2023 (belum genap 1,5 bulan) sudah melakukan kerja nyata dengan menetapkan skala prioritasnya pada 12 orang tersangka yang sudah ditahan dan 10 orang menjadi tersangka. Bahwasanya untuk dapat mewujudkan harapan tersebut perlu ada sejumlah gagasan dan terobosan tentang pentingnya melakukan tindak pencegahan untuk […]

  • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

  • Presiden Jokowi Mulai Pembangunan Tol Pertama di Aceh

    Presiden Jokowi Mulai Pembangunan Tol Pertama di Aceh

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Aceh Besar, gardaindonesia.id | Pemerintah segera memulai pembangunan jalan tol Trans Sumatra ruas Banda Aceh-Sigli. Hal itu ditandai dengan penekanan sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Jumat, 14 Desember 2018. “Bukan sesuatu yang dulu kita bayangkan bahwa ini akan […]

  • Para Calon Menteri Prabowo Terima Pembekalan di Hambalang

    Para Calon Menteri Prabowo Terima Pembekalan di Hambalang

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut calon-calon menteri Prabowo Subianto bakal kembali menerima pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 18 Oktober 2024. “Ya, nanti hari Jumat,” kata Budi Arie saat ditemui di sekitar gerbang depan kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagaimana dilansir Antara, Rabu […]

  • Dies Natalis XVIII FKM Undana, Stunting jadi Perhatian Utama

    Dies Natalis XVIII FKM Undana, Stunting jadi Perhatian Utama

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tingginya akan stunting di Nusa Tenggara Timur menjadi perhatian banyak pihak, terutama pemerintahan dan tidak ketinggalan juga pihak kampus sebagai kaum akademisi. Stunting menjadi isu utama yang mendapatkan perhatian penuh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang pada perayaan Dies Natalis XVIII. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-XVIII […]

  • Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkuatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa 84% pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sedangkan catatan KPAI, 1700-an kasus kekerasan pada anak terjadi setiap tahunnya. Faktanya, cukup banyak dari kasus kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum guru. Motifnya, menjadikan hukuman yang dibungkus […]

expand_less