Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

“Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar luas di media sosial dan media daring terkait terpaparnya warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana dan tahanan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang; bahkan informasi yang disebarkan bahwa terjadi ledakan kasus positif corona virus disease (Covid-19); diklarifikasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Rabu siang, 27 Januari 2021, Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone menyampaikan kondisi riil pasien Covid-19 yang berada di Rutan Kupang. “Beberapa hari ini, kami membaca di media cetak dan online, ada pemberitaan mengatakan terjadi ledakan 68 orang terpapar Covid-19. Untuk itu, kami ingin menjelaskan sesuai data yang ada, berapa orang yang sebenarnya terpapar,” terangnya didampingi Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi dan Kepala Rutan Kelas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi.

Kondisi riil warga binaan pemasyarakatan yang terpapar Covid-19, dijelaskan secara gamblang oleh Kadiv Pemasyarakatan, Mulyadi yang menegaskan bahwa dari hasil tracing lalu dilakukan swab PCR awal oleh RS S.K. Lerik terhadap penghuni rutan terdapat 2 (dua) orang yang terpapar. “Dari kondisi itu, atas saran dokter Dinas Kesehatan Kota Kupang, maka Rutan Kupang bersurat kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTT agar dilakukan screening terhadap hasil tracing dua orang napi yang terkonfirmasi positif, sehingga dilakukan teknis pengambilan sampel melalui pool swab PCR,” urainya.

Pengambilan sampel tersebut, imbuh Mulyadi, dilakukan melalui sistem kelompok yang artinya jika dalam satu kelompok terdapat delapan orang, maka salah satu orang positif, maka dianggap semuanya positif. “Padahal tidak!, karena jika satu positif, belum tentu semuanya positif,” tegasnya sembari mengungkapkan terdapat 147 WBP yang memiliki KTP, dari hasil pool swab terindikasi 68 terpapar.

Jadi kami luruskan, lanjut Kadiv Pemasyarakatan, setelah didata ulang hanya terdapat 12 orang napi yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rutan Kupang. “Jadi, tidak benar jumlah positif 38 orang bahkan 68 orang napi,” tandasnya.

Selanjutnya, diklarifikasi secara detail oleh Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Kupang, Mohamad Rizal Fuadi yang membeberkan saat dilakukan swab PCR tahap kedua, dirilis oleh sebuah media yang menyampaikan bahwa terdapat 38 orang WBP positif Covid-19 dan ditempatkan dalam satu kamar. “Apa yang disampaikan itu tidak benar, dan saya mempersilakan media itu melihat langsung kondisinya dan memang 38 orang terindikasi suspek Covid-19 dan dilakukan isolasi mandiri di blok D dalam tiga hunian kamar,” urainya sembari menegaskan kondisi tersebut dilakukan agar tidak terjadi penyebaran.

Dari 38 orang WBP tersebut, lanjut Rizal Faudi, juga diberitakan bahwa mereka tidak diberikan vitamin, namun langsung diklarifikasi langsung oleh Kakanwil Kemenkumham NTT dan ditanya satu demi satu. “Beliau langsung melihat ke lapangan dan disampaikan oleh WBP bahwa telah diberikan vitamin termasuk minuman herbal yakni minuman jahe,” terangnya.

Semua suspek Covid-19 tersebut, imbuh Rizal Faudi, ketika dites swab PCR terhadap 38 orang diidentifikasi Covid-19, namun hasil uraian belum ada dan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan “Dan keluar hasil detail sebanyak 12 orang WBP dinyatakan positif Covid-19,” tandasnya.

Para penyintas Covid-19 tersebut, ungkap Karutan Kupang, malah ditolak oleh para WBP lain karena ada rasa takut terpapar. “Mereka terdiri dari 9 orang narapidana dan 3 tahanan dan telah dinyatakan sembuh,” pungkasnya sembari menyampaikan tak tahu sumber penyebab  penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah tahanan (Rutan) Kupang.

Penulis, editor, dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silahturahmi Idul Fitri, Dubes AS Apresiasi Keamanan Indonesia

    Silahturahmi Idul Fitri, Dubes AS Apresiasi Keamanan Indonesia

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan yang bersilahturahmi pada gelaran Open House Idul Fitri di rumah dinasnya. “Merupakan kehormatan Dubes Amerika Serikat datang ke rumah saya, (beliau) sekaligus memberikan apresiasi terhadap keamanan Indonesia yang terjaga dengan baik, dengan selamat,” […]

  • Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

    Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 1Komentar

    Loading

    Semau, Garda Indonesia | Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT dikukuhkan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA–selesai di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Ia meminta agar Para Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda setiap kabupaten kota untuk terus mendorong […]

  • Menteri PPPA: Kondisi Keluarga Indonesia Masih Belum Ideal

    Menteri PPPA: Kondisi Keluarga Indonesia Masih Belum Ideal

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari,gardaindonesia.id | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (PPPA) Yohana Yembise menyebutkan jika kondisi keluarga di Indonesia nyatanya masih jauh dari kondisi ideal, dengan masih banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dampak buruknya, tentu saja akan dirasakan oleh anak. “Perselisihan dalam rumah tangga antara suami dengan istri hendaknya jangan ditunjukkan pada anak. Anak bisa […]

  • 1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | 1 (satu) tahun lalu tepatnya pada Senin, 2 Maret 2020, Indonesia pertama kali mengonfirmasi kasus Covid-19. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia positif terjangkit corona virus disease (Covid-19) yakni perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun. Kemudian, pandemi pun menyebar ke berbagai provinsi di Indonesia, […]

  • Komnas HAM Tindak Lanjuti Penegakan Hukum TPPO NTT, Ketua PADMA Apresiasi

    Komnas HAM Tindak Lanjuti Penegakan Hukum TPPO NTT, Ketua PADMA Apresiasi

    • calendar_month Sab, 21 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Langkah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia yang berencana melakukan pemantauan langsung ke NTT mulai tanggal 23 – 27 Juli 2018 di Kupang dan Nagekeo, diapresiasi oleh Gabriel Goa, Direktur Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), Jumat/2018 Juli 2018 pukul 19.21 wita. […]

  • Cerita Raffi Ahmad Punya Motor Pertama Hingga Hilang Dimaling

    Cerita Raffi Ahmad Punya Motor Pertama Hingga Hilang Dimaling

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Raffi Ahmad merupakan seorang aktor, pembawa acara atau master of ceremony (MC) terkenal, penyanyi, pengusaha, selebritis internet, dan produser asal Indonesia. Raffi Farid Ahmad lahir pada 17 Februari 1987 adalah putra sulung dari pasangan Munawar Ahmad dan Amy Qanita. Ia juga pendiri perusahaan RANS Entertainment. Melansir situs NetWorthSpot, per 1 Agustus 2024, harta suami Nagita Slavina diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar USD […]

expand_less