Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua-Belu, Garda Indonesia | Dalam pemberitaan media ini sebelumnya dinilai tidak ada rasa tanggung jawab dari VM yang diduga telah menghamili EB. Perwakilan keluarga VM, Benny Kaligis melalui sambungan telepon seluler padaa Jumat malam, 9 Agustus 2019 menjelaskan, informasi yang dirilis berdasarkan keterangan pihak korban itu tidak benar.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/08/09/tidak-tanggung-jawab-atas-kehamilan-eb-vm-diadukan-ke-fppa-atambua/

Sementara, kondisi EB yang kini sudah mengandung empat bulan itu, dengan didampingi om kandungnya Daniel Metkono telah mengadu ke FPPA Atambua, pada Kamis 8 Agustus 2019.

Dikatakan Benny Kaligis , VM itu keponakannya dan dipekerjakan di rumahnya sebagai sopir tangki miliknya.

“Vinsen itu keponakan saya, dia karyawan di rumah. Dia sopir tangki, bukan sopirnya anggota DPRD”, tegasnya.

Benny mengimbuhkan, kedua rumpun keluarga dari EB dan VM telah melakukan pertemuan tiga kali untuk mencarikan solusi. Tetapi diakuinya, meski pun sudah tiga kali bertemu dengan melibatkan ketua RT/ RW setempat, VM tetap menolak untuk mengakui janin yang ada dalam kandungan EB itu sebagai hasil hubungan gelapnya dengan EB.

Benny membenarkan, VM pernah menjalin hubungan asmara dengan EB. Namun, pacaran yang dijalani kedua remaja itu telah berakhir.

Ia pun menegaskan, jika ada bukti silakan dilakukan tuntutan terhadap VM. Keluarga VM siap bertanggung jawab apabila bisa dibuktikan.

“Menurut VM, dia memang pernah pacaran dengan EB, tapi sudah putus. Kalau VM yang menghamili; ya dia harus tanggung jawab. Saya juga ada anak perempuan, untuk apa kita bikin susah anak nona orang,” tandas Kaligis.

Menurutnya, ia mempersilakan pihak korban untuk menempuh jalur hukum. Ia juga menawarkan kepada pihak korban untuk melakukan tes DNA ketika bayi itu lahir.

“Silakan melapor, itu hak korban. Anak itu sudah lahir, mau tes DNA juga silakan. Kalau terbukti VM yang menghamili kita siap tanggung jawab,” ujar suami oknum DPRD, MKH itu.

Terpisah, Om kandung EB, Daniel Metkono, korban hamil di luar nikah siap menempuh berbagai langkah demi nasib keponakannya, termasuk siap tes DNA bayi ketika lahir nanti.

Demikian pernyataan Daniel saat ditemui wartawan di kediamannya, Halikelen, desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu, propinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 8 Agustus 2019.

“Saya siap test DNA bayi kalau sudah lahir. Berapa pun biayanya saya siap berkorban untuk ponakan saya,” tandas Daniel.

Menyinggung EB, Daniel menuturkan, korban yang kini yatim piatu, ditinggal mati oleh kedua orang tuanya harus menjadi tanggung jawabnya secara penuh.

Daniel Metkono, Om Kandung EB

Selain itu, ia juga menceritakan, EB sejak ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya, EB tinggal bersama YM, adik kandung dari ibundanya EB yang juga adalah saudara kandung Daniel yang berdomisili di Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu.

Korban EB, lanjutnya, selain tinggal bersama YM, EB juga ditanggung biaya sekolahnya oleh YM mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

“Bapa dan mama anak ini sudah meninggal. Selama ini dia tinggal dengan mama kecilnya di Atambua. Dia punya mama kecil ini yang sekolahkan dia hingga tamat SMA,” ulas Daniel.

Kondisi EB yang kini hidup tanpa belaian kasih sayang ayah bunda itu membuat Daniel berkisah hingga meneteskan air matanya.

Disaksikan wartawan, Daniel tampak sedih memikirkan nasib EB yang malang itu.

“Kasihan, dia sudah yatim piatu. Dia hidup tidak ada bapak mama. Kalau ada laki- laki yang mau pacaran dengan dia, jangan bikin susah tambah lagi toh. Kalau sudah berbuat ya tanggung jawab, biar dia tidak tambah menderita,” kata Daniel sedih bercampur marah. (*)

Sumber berita (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dilanda Tsunami, Kini Kabupaten Serang Terendam Banjir

    Usai Dilanda Tsunami, Kini Kabupaten Serang Terendam Banjir

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Serang, gardaindonesia.id | Sebagian Kabupaten Serang Provinsi Banten, kembali dilanda bencana. Jika sebelumnya masyarakat dicekam ketakutan menghadapi bahaya tsunami. Masyarakat di pantai Kecamatan Cinangka dan Anyer yang sempat diterjang tsunami, Kini; di Desa Batukuwung dan Desa Citasuk Kecamatan Padarincang Kabupaten Banten terendam banjir, Rabu, 26/12/18 pagi. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas […]

  • Siswa SMAN 1 & Dinas Perhubungan Kota Kupang Gapai Bantuan Jasa Raharja

    Siswa SMAN 1 & Dinas Perhubungan Kota Kupang Gapai Bantuan Jasa Raharja

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Nusa Tenggara Timur kembali mengimplementasikan amanah Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-02/MBU/7/2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dengan menyerahkan 2 (dua) Bantuan Bina Lingkungan sekaligus. Pada Jumat, 22 November 2019 dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan berupa pembuatan SIM C untuk Pelajar SMAN 1 Kota Kupang senilai […]

  • Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Pesepeda Tour De Entente etape 8 disambut masyarakat Kabupaten Ngada dengan tarian Ja’i bersama yang dibawakan oleh 1001 penari dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER ) Flores Bajawa dan SMA Regina Pacis di Lapangan Kartini, Bajawa.   Bajawa | Etape kedelapan Tour De EnTeTe yang melintasi jalur Ende menuju Bajawa hari ini, Jumat, 19 September 2025, […]

  • Dengkul dan Pinggul

    Dengkul dan Pinggul

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Ia pengusaha kaya. Punya pabrik kecap dan saus. Punya kebun durian. Vilanya di lereng Gunung Penanggungan besar dan indah. Waktu saya ke vila itu lagi, bulan lalu, ada lift baru. Padahal vila itu hanya 2 lantai. Dulu tidak ada lift. Rupanya ia tidak tahan lagi: lutut kirinya kesakitan –untuk naik tangga. […]

  • Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS, Garda Indonesia | Empat orang wartawan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dituduh menerima bayaran oleh guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat, Dra. Maxima R. Bhia, pada Selasa, 30 Maret 2021, resmi melaporkan peristiwa yang mencederai profesi jurnalis tersebut ke Polres TTS. Keempat wartawan tersebut yakni, Yuferdi Inyo Faot dari media salamtimor.com, Lefinus […]

  • Langkah George Hadjoh Menuju Wali Kota Kupang (Bagian 3)

    Langkah George Hadjoh Menuju Wali Kota Kupang (Bagian 3)

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Kota Kupang butuh sosok wali kota yang gesit. Mengapa demikian? George Hadjoh keluar dari rumah sejak pukul 06.00 WITA kemudian masuk rumah pada pukul 23.00 WITA (11 malam). Jam bekerja dan melayani dilakukan tanpa melihat kepentingan apa pun dan siapa pun. Ia pun rela menelisik setiap sudut kota tanpa henti, memantau […]

expand_less