Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
  • visibility 108
  • comment 0 komentar

Loading

Belu – NTT, Garda Indonesia | Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa petang, 8 Februari 2022. Akibatnya, puluhan rumah warga tergenang banjir di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat dan Raimanuk.

Informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia pada Selasa malam, menyebutkan bahwa dampak buruk hujan deras tersebut, selain menggenangi rumah warga, juga merusak sejumlah lahan pertanian milik warga, termasuk menghanyutkan 3 (tiga) ekor sapi piaraan.

Wilayah Kecamatan Raimanuk, menurut Kepala Desa Tasain, bahwa titik bencana terparah di Dusun Motamaro, Funeno dan Dusun Rarina, serta dua dusun lain. “Jumlahnya 48 KK, semuanya sudah diungsikan ke Gereja Sola Vide Motamaro. Dampak paling parah itu di Dusun Motamaro. Saat ini kami masih berada di lokasi bersama camat Raimanuk, Bupati Belu juga sudah turun langsung tadi,” kata Kades Tasain.

Adapun, ungkap Kades Tasain, bahwa luapan banjir itu telah merusak sejumlah lahan pertanian, namun belum bisa dipastikan jumlah nominal kerugiannya, dan akan dipastikan pada besok setelah diambil data riilnya.

Camat Raimanuk, Hironimus Mauluma ketika dikonfirmasi, ternyata sudah berada di lokasi bencana dan turut aktif mengambil bagian dalam mengevakuasi para korban ke Gereja Sola Vide Motamaro. Jumlah total 41 KK, 146 jiwa. Selain rumah warga, lahan pertanian perkebunan dan persawahan di sekitar bantaran kali, semuanya terkena dampak luapan banjir.

“Saya sudah langsung turun ke lokasi bencana sejak terima informasi ini. Saya bersama Bupati Belu, Kadis Sosial, Kapus, Kapolsek, Kades Tasain, semua ada di sini dan sementara mengevakuasi para korban ke Gereja Sola Vide Motamaro. Bupati Belu langsung memberikan bantuan secara pribadi kepada para korban,” bilang Camat Roni Mauluma.

Ia pun sudah melaporkan kondisi bencana secara langsung kepada Bupati Belu, dr. Agus Taolin di lokasi. “Kita akan berupaya bersama pemerintah tingkat kabupaten, agar ke depan segera dilakukan pembenahan sekitar daerah aliran sungai (DAS) untuk meminimalisir dampak banjir bagi masyarakat Dusun Motamaro,” tutur Roni Mauluma.

Camat Tasifeto Barat, Vinsen Bere (duduk, topi putih) sedang berada bersama korban banjir di rumah tumpangan sementara di Dusun Naresa

Wilayah Kecamatan Tasifeto Barat, ada 2 (dua) desa yakni Desa Rinbesihat dan Naekasa.

Kepala Desa Rinbesihat, Gregorius Ulu menceritakan via ponsel, bahwa bencana banjir di wilayahnya itu telah menimbulkan air tergenang di 3 (tiga) wilayah dusun, yakni Dusun Seo B, Maktaen, dan Dusun Bekomean. Dusun Seo B menjadi lokasi terparah, yang mana penduduk yang mendiami wilayah itu, semuanya terkena dampak luapan banjir dengan jumlah total 50 (lima puluh) lebih rumah terendam air.

“Jumlah totalnya ada 81 kepala keluarga, karena masih ada KK tumpang. Korban jiwa tidak ada. Air naik sekitar satu meter masuk sampai dalam rumah. Semua warga memang panik tetapi, mereka tetap berdiam di rumahnya hingga hujan dan banjir meredah,” kisah Goris Ulu, sapaan karib Kepala Desa Rinbesihat.

Di Dusun Maktaen, lanjut Goris Ulu, ada 3 (tiga) ekor sapi yang hanyut terbawa banjir. Sedangkan, di Dusun Bekomean, luapan banjir merusak lahan pertanian hortikultura dan persawahan. “Kerugiannya akan didata besok pagi,” tandasnya.

Informasi dari Camat Tasifeto Barat, Vinsen Bere yang dihubungi Garda Indonesia via ponsel mengatakan, dirinya sedang berada bersama para korban di lokasi. Bahwa satu – satunya korban di Dusun Halikelen B telah diungsikan ke rumah Kepala Dusun Naresa A.

“Saat ini saya sedang bersama dengan korban, keluarga bapak Silvester Nahak di rumah tumpangan sementara di Naresa. Bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, meskipun perabot rumah tangga keluarga ini ludes terbawa banjir. Korban diungsikan dalam kondisi memprihatinkan karena tinggal pakaian di badan. Barang dalam rumah, banyak yang tidak sempat diselamatkan,” imbuh Camat Vinsen Bere. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. HAL Hadirkan Dr. Samuel Hutabarat, Saksi Ahli Perseroan Terbatas

    PT. HAL Hadirkan Dr. Samuel Hutabarat, Saksi Ahli Perseroan Terbatas

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jambi, Garda Indonesia | Sengketa hubungan Industrial dengan nomor perkara 14 dan 15 kembali dihelat di  Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang bertempat di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa, 20 September 2022. Sidang lanjutan kali ini, oleh Kuasa Hukum PT Hutan Alam Lestari (HAL) Ferdian Sutanto SH. CLA, kembali menghadirkan satu ahli Perseroan Terbatas (PT), Dr. […]

  • Wajar Tanpa Pengeculian(WTP) Diraih Lagi oleh Pemprov NTT

    Wajar Tanpa Pengeculian(WTP) Diraih Lagi oleh Pemprov NTT

    • calendar_month Sel, 30 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia |“Kami telah berkomitmen dan akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ucap Gubernur 2 NTT, Josef Nae Soi, saat memberikan sambutannya pada acara penerimaan piagam penghargaan atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2017 di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Sasando, Senin (29/10/18). Lebih lanjut, Josef Nae Soi mengharapkan agar […]

  • Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    Eksotis Pulau Sumba, Belanja Tenun dan Kuliner Pakai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Anda sudah pernah mengunjungi Pulau Sumba? Pulau yang terkenal dengan sebutan Tana Humba, memiliki luas wilayah sekitar 11.006 km2 dan dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia (The best beautiful island in the world) versi Majalah Focus terbitan Jerman tersebut memiliki beragam kekayaan budaya, adat istiadat, keindahan alam, dan karya tenun ikat […]

  • PLN Berikan Diskon 50 Persen Biaya Penyambungan Pasang Baru di NTT

    PLN Berikan Diskon 50 Persen Biaya Penyambungan Pasang Baru di NTT

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur kembali menggencarkan Program “Terangi Negeri” dengan mengusung tema ‘Karena Listrik Menyalakan Harapan di Masa Depan’. Program yang digadang oleh PLN ini diperuntukkan bagi masyarakat Rumah Tangga yang terdata di BDT TNP2K atau daerah 3T. Program Diskon 50% ‘Biaya Penyambungan layanan Pasang Baru’ […]

  • Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Teruji ‘Polri Semakin Solid’

    Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Teruji ‘Polri Semakin Solid’

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Institusi Kepolisian Republik Indonesia kini sedang diguncang prahara. Kendati begitu, lembaga penegak hukum ini masih mampu berdiri tegak berkat kepemimpinan yang baik. Ketum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail mengatakan, kekukuhan institusi Polri ini berkat kematangan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Yakub menilai, di bawah kepemimpinan Kapolri Sigit, terpaan […]

  • 16 Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT Dikukuhkan dan Dilantik

    16 Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov NTT Dikukuhkan dan Dilantik

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikukuhkan dan dilantik dalam rangka menopang postur birokrasi yang mengikuti Visi Misi NTT Bangkit Menuju Sejahtera, maka dilakukan pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pengukuhan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Pengangkatan telah melalui kompetensi Komisi Aparatur Sipil […]

expand_less