Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Layanan Harus Perspektif Korban

Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Layanan Harus Perspektif Korban

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2020
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | “Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan terintegrasi mulai dari pelaporan hingga penyelesaian kasus,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan Optimalisasi Peran Unit PPA melalui daring bersama jajaran Unit PPA Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) di Indonesia.

Menteri Bintang menduga masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak dilaporkan atau diselesaikan di luar hukum. Hal inilah yang memicu fenomena gunung es kasus kekerasan di mana permasalahan yang terjadi sebenarnya lebih kompleks dan lebih besar daripada yang terlihat di permukaan.

“POLRI merupakan garda terdepan dalam upaya memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berbagai upaya dan langkah progresif tentunya telah dilakukan, tetapi dengan semakin beragamnya modus operasi dan kasus yang terjadi kita harus terus bergerak bersama dari hulu sampai ke hilir. Artinya dengan memastikan adanya mekanisme penanganan yang komprehensif dari akar masalah sampai korban mendapatkan keadilan dan pelaku menjadi jera,” jelas Menteri Bintang pada Senin, 10 Agustus 2020.

Kompleksitasnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak membuat keberadaan Unit PPA sangat penting. Untuk dapat mencapai pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang maksimal, Menteri Bintang mengingatkan beberapa hal yang harus menjadi perhatian.

“Pertama, efisiensi dan efektivitas pelayanan. Dalam penanganan perempuan dan anak korban kekerasan diperlukan adanya respons cepat dan tepat bagi pelayanan korban. Pelayanan bagi korban kekerasan harus diprioritaskan dan tidak boleh berlarut larut dalam hal administrasi dan prosedur. Kedua, penyediaan layanan yang berperspektif korban,” tutur Menteri Bintang.

Tidak hanya dari segi penanganan, Menteri Bintang juga mengingatkan agar Unit PPA melakukan upaya dari sisi pencegahan kekerasan dengan membudayakan pengarusutamaan gender dan memberikan edukasi bagi anak tentang hak-haknya untuk mendapatkan perlindungan.

“Jika kita hanya terfokus pada upaya penanganan saja maka kita seperti layaknya menjadi pemadam kebakaran dan menjadi kewalahan dengan banyaknya kasus yang terjadi,” tambah Menteri Bintang.

Menteri Bintang juga berharap agar kemitraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan POLRI dapat lebih diperkuat, terlebih dengan adanya tambahan fungsi Kemen PPPA sebagai penyedia layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

“Bersinergi dan bekerja bersama adalah kunci dari pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk itu kami mengajak jajaran POLRI khususnya Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) dan Unit PPA untuk bersama-sama memberikan pelayanan yang optimal bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia baik dalam hal SDM (sumber daya manusia), sarana dan prasarana, kelembagaan, anggaran dan kemitraan,” tambah Menteri Bintang.

Kasubit II DITTIPIDUM Bareksrim POLRI, Kombes Pol. John Weynart Hutagalung mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan di Unit PPA dari segi kuantitas dan kualitas petugas di unit layanan tersebut, salah satunya dengan menambahkan jumlah personil Polisi Wanita (Polwan) di unit PPA.

“Ada 528 Unit PPA yang siap melayani penegakan hukum terhadap kekerasan perempuan dan anak di Indonesia. Namun, saat ini setelah dihitung kembali hanya sekitar 15 persen Polwan yang bekerja aktif di Unit PPA, artinya 85 persen lainnya masih berada di luar dan harus dicari untuk dikembalikan ke Unit PPA untuk mengemban fungsi utama. Kemudian, meningkatkan kompetensi spesialis Penyidik PPA, dan lebih berperspektif korban dengan melibatkan ahli (psikolog, pendamping) dalam pemeriksaan korban dan pelaku,” jelas Kombes Pol. John Weynart.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pelanggan Nasional 2023, Tambah Daya Listrik Hanya Rp202.300

    Hari Pelanggan Nasional 2023, Tambah Daya Listrik Hanya Rp202.300

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) memberikan diskon spesial program tambah daya listrik dalam rangka memeriahkan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2023 pada 4 September 2023. Pelanggan PLN dapat menikmati promo penambahan daya hanya dengan harga Rp202.300 untuk semua golongan tarif listrik hingga 5.500 volt ampere (VA). Program promo tambah daya ini berlaku tanggal 1—30 September […]

  • KPUD Belu Luncurkan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020

    KPUD Belu Luncurkan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2020

    • calendar_month Sab, 14 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan (Launching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020, di Aula Graha Kirani Atambua, pada Sabtu 14 Desember 2019. Kegiatan Launching itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan. Dalam sambutannya, Ose Luan mengatakan, peristiwa […]

  • Terorisme dan Media Massa

    Terorisme dan Media Massa

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Warsito hadi – APN Kemhan Suksesnya Satgas Tinombala menewaskan Santoso beberapa waktu lalu, belum menyurutkan kelompok radikal di Indonesia untuk berhenti menjadi teroris. Terorisme terjadi karena adanya  akibat dari adanya paham radikal yang sudah tertanam dalam pikiran bertemu dengan lingkungan, pelatihan, logistik, keuangan, pemimpin/tokoh, senjata, dan momentum untuk melakukan sebuah gerakan yang kemudian berujung […]

  • Imbauan Wali Kota Kupang Terkait Isu dan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

    Imbauan Wali Kota Kupang Terkait Isu dan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyikapi situasi dan kondisi terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 yang terjadi di berbagai negara di dunia saat dan maraknya pemberitaan serta informasi yang beredar, maka Wali Kota Kupang mengeluarkan pernyataan guna meredam kepanikan warga terhadap berbagai informasi mengenai penyakit tersebut. Pemerintah Kota Kupang bekerja sama penuh dengan Pemerintah Provinsi […]

  • BNN Provinsi NTT Kolaborasi Bea Cukai Tangkap Dua Tersangka Narkotika di Bajawa

    BNN Provinsi NTT Kolaborasi Bea Cukai Tangkap Dua Tersangka Narkotika di Bajawa

    • calendar_month Kam, 21 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) berkolaborasi dengan Bea Cukai mengungkap peredaran narkoba jenis ganja di Bajawa, Kabupaten Ngada pada Rabu, 29 September 2021 sekitar pukul 10.00 WITA Kerja kolaborasi tersebut diawali saat petugas BNN Provinsi NTT mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkotika diduga jenis […]

  • Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia  | BMKG sebagai Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) sejak Jumat, 2 April 2021 telah mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. BMKG telah mengeluarkan rilis informasi potensi cuaca ekstrem sebagai dampak dari bibit siklon tersebut. Keberadaan bibit siklon tropis 99S tersebut menimbulkan […]

expand_less