Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Insiden ‘Force Down’, Menko Polhukam: Penting Ada Koordinasi Lintas Lembaga

Insiden ‘Force Down’, Menko Polhukam: Penting Ada Koordinasi Lintas Lembaga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pentingnya koordinasi antara Kementerian dan Lembaga dalam penanganan pesawat udara yang dipaksa mendarat (force down). Karena itu, Kemenko Polhukam menginisiasi pembuatan Kesepakatan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down).

Force down yang dilakukan TNI AU kepada Ethiopian Airlines pada 14 Januari 2019 yang lalu, telah memberikan peringatan kepada kita semua, terhadap pentingnya koordinasi antara kementerian dan lembaga, khususnya dalam penanganan pesawat udara yang telah di force down,’’ ujar Menko Mahfud.

Demikian disampaikan Menko Polhukam dalam sambutannya pada kegiatan Latihan Bersama Penanganan Pesawat Udara Asing Setelah Pemaksaan Mendarat (Force Down) yang digelar pada Jumat, 4 September 2020.

Acara Latihan Bersama ini adalah kerja sama Kemenko Polhukam, Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perum LPPNPI, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

Foto bersama usai latihan bersama 

Latihan Bersama ini sendiri, adalah tindaklanjut dari kegiatan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang telah dilaksanakan pada 24 Februari 2020 lalu.

Menko berpesan, ”Dengan latihan bersama tadi, dapat kita lihat adanya koordinasi antar unit kerja kementerian lembaga di lapangan, dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, sehingga bukan hanya sebatas aturan dan tata cara tertulis, tetapi bisa dimanfaatkan maksimal dan sebagai uji fungsi, pemahaman pada praktiknya di lapangan.”

Kesepakatan 10 lembaga tentang mekanisme pemaksaan pendaratan ini, dipicu insiden pesawat Ethiopian Airlines, maskapai nasional Ethiopia pada 14 Januari 2019 lalu. Saat itu, dua jet tempur F16 TNI AU memaksa turun (force down) pesawat itu, karena tak punya izin melintasi wilayah udara Indonesia.

Namun penanganan pesawat Ethiopia itu berlangsung lama dan maskapai tersebut mengajukan keberatan dan gugatan karena tidak ditangani secara cepat dan merugikan maskapai tersebut. (*)

Sumber berita dan foto (*/Kemenko Polhukam)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lolos Seleksi Terbuka, Enam Pejabat PTP Dilantik Wali Kota Kupang

    Lolos Seleksi Terbuka, Enam Pejabat PTP Dilantik Wali Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore, melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) lingkup Kota Kupang pada Senin, 16 Agustus 2021 di lantai satu Kantor Wali Kota Kupang. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, S.E., M.Si. para asisten Sekda dan sejumlah pimpinan perangkat […]

  • Status Warga Negara Agnes Mo? Ditjen Imigrasi Perlu Lakukan Pengecekan

    Status Warga Negara Agnes Mo? Ditjen Imigrasi Perlu Lakukan Pengecekan

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Hikmahanto Juwana “Karena saya sebenarnya tidak memiliki darah Indonesia sama sekali. Jadi saya sebenarnya adalah orang Jerman, Jepang dan China. Saya hanya lahir di Indonesia,” ungkap Agnez Mo yang mengejutkan khalayak publik saat Agnez Mo menjalani wawancara eksklusif bersama Kevan Kenney diundang di studio BUILD Series. (Kutipan dari laman m.merdeka.com) Ungkapan wawancara Agnes Monica […]

  • Pendekatan Jaringan Atasi Kesulitan Air Bersih Bagi Masyarakat NTT

    Pendekatan Jaringan Atasi Kesulitan Air Bersih Bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Program untuk mengentaskan kesulitan air bersih bagi masyarakat dilakukan dengan Pendekatan Jaringan atau Transmisi di Provinsi dan Kabupaten/Kota mengurus mengenai sambungan ke rumah. Sehingga kolaborasi ketika jaringan kita siapkan maka sambungan ke rumah dapat tercapai”, jelas Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Maksi Nenabu (Kamis,23/05/19) di sela-sela […]

  • MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan bahwa zakat juga digunakan untuk menyucikan jiwa bagi umat muslim yang berpuasa selama di bulan suci Ramadan. Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap muslim yang memiliki kecukupan kebutuhan pokok pada akhir Ramadan, yang didasarkan kepada jiwa. “Zakat fitrah diwajibkan untuk kepentingan konsumtif […]

  • Undana dan Unwira Kupang Jadi Tuan Rumah Rakernas APTARI

    Undana dan Unwira Kupang Jadi Tuan Rumah Rakernas APTARI

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) dihelat di Kota Kupang pada 9—11 November 2022. Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang dipercayakan sebagai tuan rumah. Ketua panitia pelaksana, Rosvitayati Umbu Nday mengatakan, Rakernas dilakukan secara hibrid. Sebanyak 60 orang Kaprodi dan 35 orang […]

  • Armada Udara & Laut BNPB Dukung Wisata Aman Bencana di Labuan Bajo

    Armada Udara & Laut BNPB Dukung Wisata Aman Bencana di Labuan Bajo

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendukung program Wisata Aman Bencana Labuan Bajo dengan armada udara dan laut berupa 1 (satu) unit helikopter dan 1 (satu) kapal cepat Sea Rider yang ditempatkan di Labuan Bajo. Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, bantuan tersebut merupakan perhatian Pemerintah Pusat atas kelancaran dan keamanan wisata […]

expand_less