Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

Dampak Pandemi, Unimor Berlakukan Keringanan Uang Kuliah Tunggak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Jan 2021
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Universitas Timor (Unimor) di Kefa, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberlakukan 2 (dua) sistem perkuliahan yakni tatap muka (offline) dan secara daring (online). Sistem kuliah tersebut diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

Rektor Unimor TTU, Dr. Ir. Stefanus Sio, M.P. saat ditemui Garda Indonesia di ruang kerjanya pada Selasa, 12 Januari 2021, mengungkapkan, penerapan dua sistem perkuliahan akibat pandemi Covid-19. “Ada dua sistem perkuliahan yang selama ini dijalankan ,yaitu kuliah tatap muka (offline) dan online, pandemi ini tidak seperti di kabupaten lain. Jika pandemi sudah aman, kita akan melakukan kuliah tatap muka,” urainya.

Sesuai Surat keputusan Bupati TTU, imbuh Rektor Stefanus, untuk Kabupaten TTU tidak dilakukannya PSBB, maka sistem perkuliahan tetap kita jalankan seperti dua konteks di atas. “Untuk mahasiswa atau mahasiswi tetap melakukan penelitian di lapangan karena tidak melibatkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan,” terangnya.

Terkait perkuliahan yang akan dimulai pada tanggal 15 Februari 2021 mendatang, Rektor Unimor akan menyampaikan kepada tiap Dekan untuk model perkuliahan. “Surat Edaran sementara kita siapkan, akan kita bagikan ke tiap Dekan untuk mematuhi protokol kesehatan yakni, pengecekan suhu tubuh, pakai masker, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak; saat aktivitas sistem tatap muka dilangsungkan,” paparnya.

Ketika ditanya terkait dampak penyebaran  Covid-19 yang dapat bermula dari klaster keluarga, sekolah atau kampus, Stefanus menegaskan, harus mengikuti protokol kesehatan. “Saya akan tegaskan ke para dosen, yang melakukan perjalanan keluar daerah, jika akan masuk kantor, lapor diri ke Satgas Covid TTU di Rusunawa – BTN, agar tidak berpengaruh kepada yang lain,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Stefanus, Unimor akan membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, untuk menangani rutinitas semua dosen hingga mahasiswa/mahasiswi.

Untuk semester genap ini, tandas Rektor Unimor, akan dilakukan sistem perkuliahan secara online. Menurutnya, mahasiswa atau mahasiswa bakal mengalami kesulitan, karena tidak mengerti dan tidak ada tanya jawab.

“Yang sangat tepat adalah kuliah tatap muka atau secara langsung,” katanya.

Unimor, tandas Stefanus, akan memberikan keringanan uang kuliah tunggak (UKT) sebesar 25% , kepada mahasiswa semester atas, meliputi mahasiswa yang melakukan penelitian, skripsi dan lain-lain. “Dan untuk semester bawah, tidak ada keringanan,” pangkasnya.(*)

Penulis dan foto : Melkianus Nino

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Anti ‘Tot Tot Wuk Wuk’, Polri Resmi Stop Sirene Pejabat

    Gerakan Anti ‘Tot Tot Wuk Wuk’, Polri Resmi Stop Sirene Pejabat

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, meskipun ada undang-undang yang mengatur, penggunaan sirene harus memperhatikan kepatutan. Ia mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap ikut macet dan berhenti di lampu merah jika tidak ada keperluan mendesak.   Jakarta | Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” di media sosial yang menolak penggunaan sirene dan strobo kendaraan pengawalan pejabat membuat […]

  • Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak

    Penguatan Keluarga dalam Mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya (23/7),gardaindonesia.id-Kasus perkawinan anak yang tinggi akan berdampak pada masalah pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kekokohan lembaga terkecil bangsa ini : keluarga. Fakta ini menunjukkan bahwa anak sedemikian rentan menjadi korban pelanggaran Hak Asasi anak. Deretan pelanggaran tersebut serasa tak habis-habisnya : bullying, KDRT, pekerja anak, materi siaran TV yang tidak layak dikonsumsi bagi anak, kurangnya […]

  • Resmi! Johanes Andes Prihatin Dilantik Jadi Sekda Belu

    Resmi! Johanes Andes Prihatin Dilantik Jadi Sekda Belu

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM mengambil sumpah dan melantik Johanes Andes Prihatin,S.E, M.Si. menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Belu di aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 1 Oktober 2021. Pengambilan sumpah dan pelantikan berdasarkan Keputusan Bupati Belu, nomor: BKPSDMD 820/373/Kep/IX/2021, […]

  • Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Positif Covid-19

    Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | “Per hari ini sesuai hasil, Pak Wali Kota terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji dalam sesi konferensi pers bersama awak media pada Senin, 1 Februari 2021 di Garuda kantor Wali Kota Kupang. Wali Kota Kupang, ungkap Ernest, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR. […]

  • Bincang OMK Sta. Maria Assumpta, Orang Muda Putus Mata Rantai Covid-19

    Bincang OMK Sta. Maria Assumpta, Orang Muda Putus Mata Rantai Covid-19

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) dari masing-masing kelompok umat basis (KUB) yang tergabung dalam OMK Paroki Gereja Santa (Sta.) Maria Assumpta bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Undana dan UNICEF NTB/NTT menghelat acara “Bincang-bincang tentang Peran Orang Muda Katolik pada Masa Pandemi Covid-19″ pada Selasa, 27 Oktober 2020 pukul 17.00—20.00 WITA di Hotel […]

  • Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    Menjaga Denyut Listrik di Pulau Terluar

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Semau mengandalkan sistem hibrida antara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 450 kWp dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas total 1.380 kW yang terdiri dari 5 unit mesin.   Semau | Memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah kepulauan terpencil seperti Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukanlah tugas mudah. PT PLN […]

expand_less