Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Warga Tak Mampu Penderita Covid di Kota Kupang Dapat Vitamin & Inap di Hotel

Warga Tak Mampu Penderita Covid di Kota Kupang Dapat Vitamin & Inap di Hotel

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil  Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sesi penyerahan bantuan tabung oksigen pada Senin, 8 Februari 2021; menyampaikan akan berusaha keras mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

Sesuai rilis yang diperoleh Garda Indonesia dari PKP Pemkot Kupang, untuk pasien positif yang berkategori sedang dan ringan disarankan untuk isolasi mandiri di rumah masing-masing dan mengonsumsi ramuan yang diakui oleh BPOM dan sesuai surat edaran Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan RI seperti kelor, jahe, kunyit dan lainnya.

Pemprov NTT, ungkap Nae Soi, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang akan mengadakan vitamin dan obat anti virus yang akan didistribusikan kepada masyarakat. “Untuk rencana tersebut, Pemkot Kupang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.80 miliar (delapan puluh miliar rupiah),” ujarnya.

Diakui Nae Soi, Pemprov memberi perhatian lebih untuk Kota Kupang karena kondisi saat ini butuh penanganan serius. Namun, dipastikannya kabupaten lain juga tentu diperhatikan dan mendapat dukungan dari  Pemprov untuk penanganan covid 19. “Prinsip kami keselamatan manusia no compromise, keselamatan rakyat di atas segala-galanya. Karena kami adalah pelayan masyarakat, maka wajib hukumnya kami melayani masyarakat,” tandasnya.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pun menyampaikan hingga saat ini, setelah pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diakuinya kepatuhan masyarakat Kota Kupang dalam penerapan protokol kesehatan sudah makin baik. Namun, diakuinya masih ada juga beberapa yang melanggar sehingga petugas masih terus melakukan “Operasi Pro Kasih” setiap hari.

Wagub NTT Josef Nae Soi dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man saat penyerahan secara simbolis tabung oksigen kepada 10 rumah sakit di Kota Kupang, foto oleh PKP Pemkot Kupang

Pemkot Kupang, urai dokter Herman Man, telah merancang konsep penerapan PPKM tingkat mikro. Saat ini tengah dalam tahapan final konsep terutama tentang bagaimana koordinasi tingkat kelurahan, kecamatan serta koordinasi dengan pihak rumah sakit.

Dokter Herman Man mengungkapkan Pemkot Kupang tengah berencana menyediakan fasilitas isolasi bagi warga kurang mampu yang terpapar Covid-19. “Penentuannya berdasarkan rekomendasi dari lurah setempat yang memastikan orang tersebut tidak mampu secara ekonomi dan memiliki rumah yang tidak layak untuk dilakukan isolasi mandiri. Pasien tidak mampu tersebut akan dirawat selama 10 hari dan diberikan vitamin serta obat yang disarankan bagi pasien positif Covid-19,” alasnya.

Senada, saat sesi jumpa media di beranda Kantor Wali Kota Kupang pada Selasa siang, 9 Februari 2020, dokter Herman Man menegaskan agar masyarakat mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan agar laju penyebaran Covid-19 dapat ditekan. Untuk isolasi mandiri terpusat, imbuhnya, Pemkot Kupang menyediakan vitamin B, C, dan D serta 10 buah masker selama 10 hari.

Lanjut dokter Herman Man, jika isolasi mandiri di hotel, maka Pemkot Kupang menyediakan fasilitas kamar hotel seharga Rp.250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) per orang/hari selama 10 hari dikhususkan bagi keluarga miskin sesuai data basis terpadu dari Dinas Sosial, orang dengan kondisi perumahan tidak memungkinkan melakukan isolasi mandiri di rumah, kondisi gizi buruk, punya penyakit penyerta (kormobid).

“Namun, jika pada hari keempat atau kelima harus dirawat di rumah sakit, maka berhenti bayar dan dilanjutkan perawatan di rumah sakit. Saat ini, telah tersedia 100 tempat tidur di hotel dan akan terus dicari di 6 (enam) kecamatan,” urainya seraya menandaskan bahwa juknis sementara disiapkan dan hampir final.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perhelatan Miss Indonesia 2020 telah usai. Pada malam Grand Final Miss Indonesia, Kamis, 20 Februari 2020, Nadia Riwu Kaho akhirnya ditetapkan sebagai Miss Indonesia Runner Up 2 (peringkat 3). Sebelumnya, Riwu Kaho masuk dalam tahapan 16 besar lalu melaju ke posisi 5 (lima) besar dan melaju ke 3 (tiga) besar (Miss […]

  • Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang | Pertamina Patra Niaga merespons beredarnya video online terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sehingga nelayan Nusa Tenggara Timur (NTT) kesulitan menangkap ikan pada tanggal 12 Agustus 2024 berlokasi Pelabuhan Tenau Kota Kupang. ⁠Berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT, ditemukan adanya indikasi tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diselundupkan […]

  • Covid-19 di Belu Masih Nihil, Pelaku Perjalanan Berisiko Capai 692 Orang

    Covid-19 di Belu Masih Nihil, Pelaku Perjalanan Berisiko Capai 692 Orang

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, S.E. menyampaikan perkembangan terbaru (update data monitoring) dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan hingga Selasa, 14 April 2020 pukul 14:00 WITA. “Hingga Selasa, 14 April […]

  • POLITISASI FOTO PAUS! Tim Ansy Lema Tak Kenal Pemasang Baliho

    POLITISASI FOTO PAUS! Tim Ansy Lema Tak Kenal Pemasang Baliho

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    “Saya adalah pengagum Paus Fransiskus, terutama karena keberpihakannya kepada kaum miskin dan inspirasi lingkungan hidup. Coblos nomor 1, Ansy-Jane,” demikian bunyi tulisan pada baliho Yohanes Fransiskus Lema itu.   Manggarai | Beredar luas di media sosial (Medsos) foto pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus di alat peraga kampanye (APK) baliho calon gubernur NTT nomor urut […]

  • Gubernur NTT: “Moratorium Pengiriman TKI“; PADMA Indonesia Bersikap

    Gubernur NTT: “Moratorium Pengiriman TKI“; PADMA Indonesia Bersikap

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Moratorium (=penangguhan/penundaan) Pengiriman Tenaga Kerja menjadi Program Kerja dan Mimpi Besar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk memastikan “Kebangkitan NTT”, salah satunya harus punya Tenaga Kerja yang terampil. “Bukan keluar tetapi masuk. Saya akan pergi ke Malaysia untuk mengajak saudara-saudara kita disana, yang bekerja sebagai buruh untuk kembali dan membangun NTT,“ jelas Viktor Laiskodat kepada […]

  • Jangan Pernah Meremehkan Pemilih ‘Silent Majority’

    Jangan Pernah Meremehkan Pemilih ‘Silent Majority’

    • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Sobar Harahap Dalam setiap pemilihan presiden pasca-reformasi ini, pembelahan karakter pemilih di masyarakat kita banyak menjadi catatan. Khususnya dari setiap tim capres dan cawapres yang ikut berkompetisi dalam ajang itu. Karena mendekati tiap basis pemilih ada cara tersendiri, karena masyarakat kita sangat majemuk dan beraneka ragam. Salah satu yang paling sulit diprediksi adalah […]

expand_less