Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Musuh Pancasila adalah Manipulator Agama!

Musuh Pancasila adalah Manipulator Agama!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Bukan agama yang jadi musuh Pancasila. Tapi manipulasi terhadap agamalah yang jadi musuh Pancasila. Itu jelas. Tak perlu dipolemikkan, atau dipolitisir. Buang tenaga dan buang waktu saja.

Realitas politik belakangan ini menunjukkan fakta bahwa isu agama adalah komoditi paling murah (gampangan) untuk menyulut emosi massa.

Ada dua permasalahan di sini.

Pertama, masih ada sementara pihak yang hitam hatinya untuk tega memanipulasi agama demi kepentingan sektarian atau kepentingan politik sempitnya sendiri. Peristiwa-peristiwa di Karimun, Sampang-Madura, Minahasa Utara, dan beberapa wilayah lain telah menunjukkan fakta ini.

Kedua, masih kentara juga betapa ceteknya pemahaman agama, atau katakanlah kadar keimanan sementara kelompok masyarakat. Takut keimanannya rontok gara-gara terpapar dengan hal-hal yang absurd (gedung gereja, lagu, ucapan selamat, dan lain-lain). Kita tidak bisa menggeneralisasi bahwa seluruh rakyat Indonesia masih cetek pemahaman agamanya. Tidak ada survei yang bisa memverifikasi ini.

Maka terhadap kedua hal tadi, perlu diambil langkah taktis dan strategis dalam penanganannya.

Taktis, terhadap setiap gerakan anarkis, pengacau keamanan, dan perusak keharmonisan hidup berbangsa, harus segera ditumpas. Wajib bagi aparatus negara untuk bertindak dengan sigap dan cepat.

Gerakan atau ulah anarkisme seperti ini sangat berbahaya, toxic atau racun bagi konsensus hidup bersama di Indonesia yang bhinneka. Satu saja pembiaran terhadap anarkisme seperti ini, akan menular dan menjalar ke mana-mana.

Mengapa begitu? Sebabnya sederhana saja. Bukan di sisi masyarakatnya, tapi ini bisa jadi preseden bagi para penjahat politik lainnya. Mereka merasa bahwa anarkisme dan kesewenang-wenangan yang dibungkus agama bisa jadi alat untuk menekan pemerintah pusat dan lawan politik demi memaksakan kehendak egoistik mereka. Sekali dibiarkan, toman, ketagihan.

Strategis, terhadap kelompok masyarakat yang kenyataannya gampang digosok dengan sentimen keagamaan (padahal cuma manipulasi agama) mereka ini mesti di-reedukasi terus. Peran pendidikan oleh para ulama, rohaniwan dan cendekia menjadi imperatif. Panggilan untuk mencerdaskan bangsa. Jangan biarkan saudara-saudara kita ini jadi bebek tolol yang gampang disetir.

Namun, saat kelompok sumbu pendek seperti ini melihat ketegasan sikap aparat negara dalam menangani anarkisme, mereka juga  akan belajar dengan sendirinya. Seeing is believing. Bahwa negara tidak pernah menoleransi intoleransi dalam keragaman hidup beragama, latar belakang suku, maupun antar golongan.

Sekali lagi digaris bawahi di sini bahwa ketegasan sikap, dan kesigapan bertindak dari aparat negara adalah ‘conditio sine qua non’ terhadap jaminan keamanan dan kedamaian.

Musuh Pancasila adalah para manipulator agama. Kalau ada, segera sikat!

Penulis merupakan Sekjen Kawal Indonesia — Komunitas Anak Bangsa

Foto utama oleh bpip.go.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-60, Bank NTT Tekan Angka Stunting pada 6 Ribu Baduta

    HUT Ke-60, Bank NTT Tekan Angka Stunting pada 6 Ribu Baduta

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT, memberi makanan tambahan bagi anak gizi kurang. Program ini merupakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting. Sasarannya adalah 6.000 anak Baduta (bawah dua tahun) dengan usia 6—23 bulan. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Pokja Percepatan Pencegahan […]

  • Dahlan Iskan Ditetapkan Jadi Tersangka Penggelapan

    Dahlan Iskan Ditetapkan Jadi Tersangka Penggelapan

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Selain Dahlan Iskan, Polda Jawa Timur juga menetapkan mantan Direktur Jawa Pos, Nany Wijaya sebagai tersangka. Penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap dua tersangka ini untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.   Jakarta | Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan penggelapan. Dilansir dari Tempo.co, Direktorat […]

  • Napi Nusakambangan Olah FABA, Ekonomi Sirkular Tercipta di Lapas

    Napi Nusakambangan Olah FABA, Ekonomi Sirkular Tercipta di Lapas

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan PLN menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pasca-pembinaan.   Nusakambangan | Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu […]

  • Etape Timor Tuntas, Pesepeda Tour De EnTeTe Tiba di Pulau Sumba

    Etape Timor Tuntas, Pesepeda Tour De EnTeTe Tiba di Pulau Sumba

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Salah satu anggota Tim Jakarta Pro Cycling (JPC) Indonesia yakni Muhammad Abdurrohman menyatakan siap menjajal rute di Pulau Sumba dan menyampaikan kesan baiknya pada etape di Pulau Timor.   Soe | Usai menaklukkan lekukan jalan Timor Raya dari Kota Atambua ke Kota SoE, ibu kota Timor Tengah Selatan (TTS), para pesepeda Tour De EnTeTe disambut […]

  • Anak Disabilitas di Sunter Diculik dan Alami Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Kecam

    Anak Disabilitas di Sunter Diculik dan Alami Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Kecam

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kasus penculikan dan kekerasan seksual yang dilakukan PB (39) yang berprofesi sebagai tukang bakso kepada seorang anak perempuan penyandang disabilitas memicu kemarahan publik. Korban diculik dan disekap oleh pelaku di kawasan Sunter, Jakarta Utara, kemudian berpindah ke Boyolali, Jawa Tengah, dan Jombang, Jawa Timur selama 23 hari, sejak 8—30 September 2020. […]

  • Listrik di NTT Makin Andal, PLN Pakai Teknologi Canggih RDS

    Listrik di NTT Makin Andal, PLN Pakai Teknologi Canggih RDS

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Sistem RDS terbaru ini akan dipasang di hampir seluruh gardu induk pada sistem kelistrikan Timor dan sistem kelistrikan Flores. Teknologi ini memiliki kemampuan mengisolasi gangguan secara otomatis dan mencegah kerusakan meluas.   Kupang | Guna memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban […]

expand_less