Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menakar Kinerja KPK, Firli Bahri Catat Rekor Penindakan Tahun Pertama

Menakar Kinerja KPK, Firli Bahri Catat Rekor Penindakan Tahun Pertama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era Firli Bahuri menjadi sorotan publik sejak awal namanya mencuat ke publik. Pro-kontra di tengah-tengah masyarakat tak membuatnya larut dengan dinamika yang terjadi. Terbukti, ketika rapat bersama Komisi III DPR, pada Kamis, 3 Juni 2021, Firli membeberkan capaian kinerja yang ditorehkan KPK.

Dalam aspek kinerja dan eksekusi, urai Ketua KPK Firli Bahuri, selama tahun 2020 KPK telah melakukan penyelidikan sejumlah 111 kasus, penyidikan, diikuti penyidikan 91 kasus, dan tuntutan 75 kasus, serta putusan inkrah 92 kasus, eksekusi 108 kasus dan penetapan tersangka 109 kasus.

“Adapun pengembalian kerugian negara. Denda, uang pengganti dan rampasan yang dilakukan KPK Rp.157,16 miliar. Untuk total pengembalian Rp.293,9 miliar. Penetapan status dan penggunaan dan hibah Rp.137,79 miliar,” papar Firli Bahuri, pada Kamis, 3 Juni 2021.

Sementara Hibah dan Lelang yang berhasil dilakukan total penetapan status penggunaan/hibah, imbuh Firli, sebesar Rp.138,7 miliar. “Dan terdapat kendaraan bermotor sebesar Rp.66,9 juta, lalu 13 tanah/bangunan Rp.136,1 juta,” sambungnya.

Capaian Penindakan dan Eksekusi KPK

Di samping itu, Firli juga menegaskan jika untuk LHKPN, KPK sendiri menetapkan sebanyak 364.052 wajib lapor. Namun, menurutnya, yang baru terealisasi baru mencapai 350.237. Meski begitu, Ia mengatakan, dibandingkan dengan capaian tahun 2019, wajib lapor kali ini mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2019 sebesar 93 persen, sedangkan tahun 2020 naik menjadi 96,23 persen,” ungkap Firli.

Firli kemudian menyampaikan KPK telah membuat sebanyak 29 laporan kajian yang meliputi 20 kajian terkait Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Kemudian ada 9 kajian non-Covid serta 1 laporan mengenai penilaian survei integritas.

Ada pula 65 rekomendasi yang telah dibuat KPK dengan perincian 45 yang sudah dijalankan, masih 20 rekomendasi yang belum dijalankan. Lebih lanjut, Firli juga menerangkan bila KPK telah melakukan pemulihan, penertiban dan optimalisasi Aset. Aset pemerintah daerah Rp.40,8 triliun dan barang milik negara Rp.551,6 triliun.

“Program yang kami susun tidak terlepas dari program prioritas nasional. Setidaknya ada empat program yang harus kami dukung dan kami laksanakan. Pertama, memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan kualitas dan keadilan. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dan berguna. Kami juga mendukung program revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.” paparnya.

Capaian Pendidikan Masyarakat  dan Peran Serta Masyarakat

Platform Jaga Bansos yang dicanangkan KPK juga menghasilkan temuan 2.129 keluhan masyarakat. Menurut Firli keluhan yang di terima berkenaan dengan menunggu verifikasi 571 (26,8%) keluhan, menunggu respons Pemda 450 (21,1%) keluhan, sedang ditindaklanjuti Pemda 142 (6,7%) keluhan, yang selesai 580 (27,2%) keluhan, tidak ada respons Pemda 79 (3,7%) keluhan, tidak ada respons pelapor 307 (14,4%).

“Untuk pendidikan dan peran serta masyarakat, KPK telah melakukan sejumlah program. KPK melakukan Webinar sebanyak 10 kali yang mencapai 13.507 peserta. Pendidikan politik dilakukan di 9 Partai Politik dengan melibatkan 105 kader partai dan 858 calon kepala daerah,” ujarnya

Pendidikan anti-korupsi, lanjut Firli, dilaksanakan di tingkat sekolah dasar dan menengah yang melibatkan 266 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota; guru terlatih mendidik anti-korupsi 1.133; sekolah dasar dan menengah 147.011; agen anak dan guru anti-korupsi 1.928; madrasah 82.418. “Pendidikan anti-korupsi di perguruan tinggi melibatkan 4.604  dosen terlatih mendidik anti-korupsi; Perguruan Tinggi yang sudah menerapkan pendidikan Anti-korupsi 959; program studi 6.998.” tandasnya

Menariknya, berdasarkan data yang dilansir dari KPK. Capaian kinerja Firli di tahun pertama memimpin komisi anti-rasuah lebih baik ketimbang kepemimpinan sebelumnya. Dalam hal penyelidikan tahun 2004 (23 kasus), 2008 (70 kasus), 2012 (96 kasus), 2016 (96 kasus), 2020 (111 kasus). Dan di bidang penyidikan tahun 2004 (2 kasus), 2008 (47 kasus), 2012 (48 kasus), 2016 (99 kasus), dan 2020 (91 kasus).

Selanjutnya, untuk penuntutan di tahun 2004 (2 kasus), 2008 (35 kasus), 2012 (36 kasus), 2016 (76 kasus), dan 2020 (75 kasus). Putusan inkrah tahun 2008 (23 putusan), 2012 (28 putusan), 2016 (71 putusan), dan 2020 (92 putusan). Di tataran eksekusi di tahun 2008 (24 kasus), 2012 (32 kasus), 2016 (81 kasus), dan pada 2020 sebanyak 108 kasus. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pater Gregorius Neonbasu : “Allah, Alam, dan Arwah Itu Satu Kesatuan”

    Pater Gregorius Neonbasu : “Allah, Alam, dan Arwah Itu Satu Kesatuan”

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang |Antropolog Budaya Pater Gregorius Neonbasu SVD, PhD. mengemukakan bahwa ia membutuhkan orang-orang untuk terlibat dan memastikan keberadaan makam Sobe Sonbai III. Dari menggunakan media mimpi dari cucu Sobe Sonbai III, bantuan para tetua adat untuk melakukan kontak supranatural hingga berujung pada tanda alam, maka pada tahun 2016; melalui prosesi ritual adat unik dan melibatkan […]

  • Empati Alex Riwu Kaho

    Empati Alex Riwu Kaho

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Mengenal pria kelahiran 11 Januari 1970 ini, ibarat mengenal teman sejawat. Mengapa begitu? Karena terbenam di memoar ku, bukan sebuah kebetulan mendalami sosok orang tua tunggal (single parents) bagi anak semata wayangnya yang kini ibarat menjadi teman sekaligus saudara dalam menempuh ziarah. Pada tulisan kali ini, tak sekadar mengelus, namun cenderung mengulas […]

  • Tujuh Arahan Presiden Jokowi pada HUT Ke-74 Bhayangkara

    Tujuh Arahan Presiden Jokowi pada HUT Ke-74 Bhayangkara

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan tujuh instruksi untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Instruksi tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada acara peringatan ke-74 Hari Bhayangkara yang dihelat di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020. “Saya menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri. Pertama, terus pegang […]

  • Tekan Ongkos Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

    Tekan Ongkos Politik Mahal, Prabowo Dorong Kepala Daerah Dipilih DPRD

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo menilai sistem demokrasi Indonesia perlu menekan biaya politik dan meminimalkan praktik uang dalam kontestasi.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD, bukan lagi dipilih langsung oleh rakyat. Gagasan ini merespons mahalnya ongkos politik dalam sistem pemilu langsung di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato di […]

  • Helat Nikah Massal Ke-18, Pemkot Kupang Fasilitasi 65 Pasangan Suami Istri

    Helat Nikah Massal Ke-18, Pemkot Kupang Fasilitasi 65 Pasangan Suami Istri

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kegiatan nikah massal yang merupakan program Pemerintah Kota Kupang sejak tahun 2003, kembali dihelat. Untuk tahun ini Pemkot memfasilitasi 65 pasangan suami istri, yang beragama Kristen dari denominasi GMIT, Katolik dan Kristen denominasi lainnya dalam wilayah Kota Kupang. Kegiatan nikah massal ke-18 ini, dilaksanakan selama dua hari yakni pada 4—5 […]

  • Prabowo Tanya Negara Lain Mana Mampu Atur Penerima MBG 58 Juta Setahun

    Prabowo Tanya Negara Lain Mana Mampu Atur Penerima MBG 58 Juta Setahun

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo pun optimistis target 82 juta penerima manfaat dapat tercapai paling lambat akhir 2026. Menurutnya, Kepala Badan Gizi Nasional menyebut target tersebut bahkan bisa dicapai lebih cepat.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program makan bergizi gratis telah menjangkau 58 juta penerima manfaat setiap hari. Penerima manfaat tersebut terdiri dari anak-anak, ibu hamil, dan […]

expand_less