Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » RESTORATIF JUSTICE! Seteru Hangry Mooy vs Mathias Bisinglasi Selesai

RESTORATIF JUSTICE! Seteru Hangry Mooy vs Mathias Bisinglasi Selesai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Ba’a, Garda Indonesia | Adu mulut atau seteru antara sekretaris umum panitia pelaksana El Tari Memorial Cup ETMC XXXII Rote Ndao 2023, Hangry Mooy versus pelatih tim Persarai Sabu Raijua, Mathias Bisinglasi berujung penyelesaian melalui mediasi di Polres Rote Ndao.

Baca juga:

https://gardaindonesia.id/2023/08/ribut-panitia-dan-pelatih-etmc

Pada Selasa, 22 Agustus 2023, bertempat di Satuan Reserse dan Kriminal Polres Rote Ndao, telah dilakukan mediasi penyelesaian dugaan tindak pidana ITE yang dilaporkan oleh Hangry Mooy pada Selasa, 15 Agustus 2023.

Hadir dalam proses mediasi dimaksud antara lain, Hangry M. J. Mooy, SH, M.Si selaku pelapor; Mathias Bisinglasi selaku terlapor; Drs. Melky Kana (Ketua KONI Kabupaten Sabu Raijua) selaku saksi; Piter A. Fomeni (perwakilan Asprov PSSI NTT) selaku saksi; Lukman Hakim, S.E (Perwakilan Asprov PSSI NTT) selaku saksi;  Stef Palaka (KBO Reskrim Polres Rote Ndao); Wayan Jawana (Kanit Tipidter Reskrim Polres Rote Ndao); dan Adri A. Sine (Penyidik/Penyidik Pembantu Unit Tipidter Reskrim Polres Rote Ndao).

Hangry Mooy kepada Garda Indonesia, Selasa siang, 22 Agustus 2023 menyampaikan mediasi penyelesaian secara restorative justice dilakukan karena adanya itikad baik dan permohonan maaf dari terlapor (Mathias Bisinglasi, red).

Adapun keadilan restoratif atau restoratif justice merupakan sebuah pendekatan untuk menyelesaikan konflik hukum dengan menghelat mediasi antara korban dan terdakwa, terkadang juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum.

Tujuannya restoratif justice adalah untuk saling bercerita mengenai apa yang telah terjadi, membahas siapa yang dirugikan oleh kejahatannya, dan bagaimana mereka bisa bermusyawarah mengenai hal yang harus dilakukan oleh pelaku untuk menebus kejahatannya. Hal yang bisa dilakukan meliputi pemberian ganti rugi kepada korban, permintaan maaf, atau tindakan-tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Picu Fungsi Kecerdasan & Intelektual ABK Melalui ‘Short Course Bagi Pendamping’

    Picu Fungsi Kecerdasan & Intelektual ABK Melalui ‘Short Course Bagi Pendamping’

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Depok-Jakarta, gardaindonesia.id | Guna memperkuat peranan pendamping dan orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), khususnya Tuna Grahita dan Autis; maka Bidang Perlindungan Hak Anak, Forum Komunikasi Nasional Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Forkomnas P3A) bekerja sama dengan KPPPA, melalui dukungan teknis dari Pusat Kajian Kepemudaan (Puskamuda) yang juga dibantu oleh relawan muda Derry Fahrizal Ulum […]

  • Kepada Presiden, PLN Paparkan Konsep Transisi Energi Menuju COP28

    Kepada Presiden, PLN Paparkan Konsep Transisi Energi Menuju COP28

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) menekankan komitmen dalam menjalankan transisi energi di hadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, para menteri dan pejabat setingkat menteri di acara puncak Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, Energi Baru Terbarukan (LIKE) di Indonesia Arena, Senayan pada Senin, 18 September 2023. Komitmen yang disampaikan di acara Kementerian Lingkungan Hidup dan […]

  • Gerakan Nasional Laut Bersih, Lantamal VII & Masyarakat Bersih Pantai

    Gerakan Nasional Laut Bersih, Lantamal VII & Masyarakat Bersih Pantai

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Indonesia mempunyai teritorial laut seluas 5,8 juta km2 atau 3/4 luas keseluruhan wilayah Indonesia termasuk di dalamnya 17.466 pulau dengan garis pesisir sejauh 95.200 km yang merupakan terpanjang kedua di dunia setelah negara Kanada. Kenyataan ini yang menjadikan Indonesia sebagai negara kelautan. Dari kondisi tersebut, laut mempunyai fungsi ekonomi strategis untuk […]

  • Kementerian PPPA: Survei AADC-19 Sebagian Besar Anak Waspada Covid-19

    Kementerian PPPA: Survei AADC-19 Sebagian Besar Anak Waspada Covid-19

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menemukan fakta bahwa sebagian besar anak menjadi waspada terhadap wabah Covid-19. Hal tersebut diperoleh berdasarkan survei Ada Apa Dengan Covid-19 (AADC-19) yang digagas melalui “Forum Anak Nasional”. Beberapa respons yang ditunjukkan tiap anak […]

  • Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    Persara Sabu Raijua Lolos 8 Besar Liga ETMC XXXI Lembata

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Tim sepakbola Persara Sabu Raijua dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 3 El Tari  Memorial Cup (ETMC) XXXI tahun 2022, di kabupaten Lembata, usai unggul atas Tim Platina FC 1:0 pada Selasa sore, 20 September 2022 di lapangan Polres Lembata. Adapun 8 (delapan) tim yang melaju ke babak 8 besar […]

  • Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

    Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Membangun dan mengejar mimpi terwujudnya masyarakat Nusa Tenggara Timur bangkit menuju sejahtera maka tidak bisa dengan pola pikir dan pola kerja yang biasa – biasa saja. Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di hadapan para pengurus Ikatan Keluarga Satya Wacana Cabang Kupang di Gedung Gereja Kefas Oetete Kupang, […]

expand_less