Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jangan Pernah Meremehkan Pemilih ‘Silent Majority’

Jangan Pernah Meremehkan Pemilih ‘Silent Majority’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Sobar Harahap

Dalam setiap pemilihan presiden pasca-reformasi ini, pembelahan karakter pemilih di masyarakat kita banyak menjadi catatan. Khususnya dari setiap tim capres dan cawapres yang ikut berkompetisi dalam ajang itu. Karena mendekati tiap basis pemilih ada cara tersendiri, karena masyarakat kita sangat majemuk dan beraneka ragam.

Salah satu yang paling sulit diprediksi adalah kehadiran dari pemilih silent majority. Dalam setiap pilpres pemilih ini selalu mendominasi setiap pemilu kita. Bahkan karena besarnya mereka bisa mengubah suara secara drastis dan signifikan.

Banyak yang menilai pemilih ini banyak hadir di kalangan pekerja dan ibu rumah tangga.

Mereka inilah orang-orang yang jarang mengikuti hiruk-pikuk media sosial kita sehari-hari. Tapi biasanya dalam memilih capres selalu tepat dan memiliki referensi yang cukup baik.

Mereka juga tidak terpengaruh dengan isu dan narasi yang sering dikembangkan. Namun ketika memilih biasanya lebih menggunakan nurani mereka.

Dari segi pendidikan para pemilih ini juga bisa dikatakan cukup baik, sehingga kedewasaan memilih mereka biasanya sangat rasional dan logis. Yakni memilih dari rekam jejak dan prestasi calon itu selama memimpin dan menjabat di suatu daerah. Dalam memilih pun mereka juga melihat karakter dan sifat dari calon itu.

Sehingga bisa dikatakan para pemilih silent majority ini, merupakan tipe dari pemilih kita sebenarnya. Yakni dari masyarakat yang memilih berdasarkan rekam jejak, bukan ikutan siapa yang lagi trending dan sekedar gimmick saja.

Kalau di antara kalian sendiri, apakah kalian termasuk dalam pemilih silent majority ini? (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kepemimpinan Transisi” Doris Rihi Jadi Penjabat Bupati Nagekeo

    “Kepemimpinan Transisi” Doris Rihi Jadi Penjabat Bupati Nagekeo

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 1Komentar

    Loading

    KPUD Nagekeo telah menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih Nagekeo periode 2024—2029 hasil pilkada serentak pada 27 November 2024.   Kupang | Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P , M.P resmi melantik Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si. sebagai Pejabat Bupati Nagekeo pada Sabtu, 11 Januari 2025 bertempat di aula rumah jabatan Gubernur NTT. […]

  • Tersedia 5 ‘Bus Rapid Transit’ di Kota Kupang, Utama bagi Pelajar & Mahasiswa

    Tersedia 5 ‘Bus Rapid Transit’ di Kota Kupang, Utama bagi Pelajar & Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI menyerahkan bantuan 5 (lima) unit Bus Rapid Transit (BRT) sejak 2018 lalu. Karena beberapa kendala teknis, bus tersebut baru bisa dioperasikan saat ini. Peluncuran bus yang diutamakan melayani para pelajar dan mahasiswa, yang rencananya akan melayani sejumlah rute baru di wilayah Kota Kupang. Peluncuran […]

  • Bupati Indramayu Undur Diri, Mendagri Memahami dan Menerima

    Bupati Indramayu Undur Diri, Mendagri Memahami dan Menerima

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerima Bupati Kabupaten Indramayu Anna Shopanah di Kantor Pusat Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat, Senin,13/11/18. Pada kesempatan tersebut, Anna Shopanah menyampaikan tujuan kedatanganannya dengan inisiatif sendiri menghadap Mendagri untuk menyampaikan penjelasan langsung terkait alasan pengunduran dirinya sebagai Bupati Indramayu yang pada kesempatan […]

  • Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    Gus Dur Sang Arsitek “Indonesia Rumah Kita Bersama”

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yucundianus Lepa (Ketua DPW PKB NTT Periode 2000—2020) Gus Dur adalah tokoh pluralisme. Sikap, prinsip hidup, dan pandangan serta perjuangannya bagi tumbuh dan berkembangnya pluralisme adalah legacy-nya bagi bangsa Indonesia yang tak terbantahkan. Itulah sebabnya ketika Indonesia kita sebut sebagai “rumah kita bersama” arsiteknya adalah Gus Dur. Sebagai tokoh yang dikagumi, kharismatik dan disegani, […]

  • Kemenparekraf & Kemenkes Sepakat Kembangkan Wisata Kesehatan

    Kemenparekraf & Kemenkes Sepakat Kembangkan Wisata Kesehatan

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepakat mengembangkan wisata kesehatan sebagai salah satu segmen pariwisata yang potensial mendatangkan wisatawan berkualitas. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio saat peluncuran Katalog Wisata Kesehatan dan Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran di Hotel Kempinski, […]

  • Norci Nomleni–Pendiri Komunitas Penggerak Perempuan & Pecinta Tenunan

    Norci Nomleni–Pendiri Komunitas Penggerak Perempuan & Pecinta Tenunan

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Loading

    So’e-TTS, Garda Indonesia | Arus globalisasi didukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa banyak kebudayaan luar atau mancanegara masuk dan diadopsi oleh anak-anak bangsa. Lalu penggunaan atau pelestarian kekayaan budaya mulai tersingkir secara perlahan-lahan. Menyadari pergeseran pelestarian kebudayaan; oleh pemerintah dilakukan berbagai usaha untuk mempertahankan kebudayaan suku-suku di Tanah Air. Misalnya di Nusa Tenggara Timur […]

expand_less