Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Politeknik Negeri Kupang Berdampak, Latih Bantu Usaha Tenun Petuk

Politeknik Negeri Kupang Berdampak, Latih Bantu Usaha Tenun Petuk

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Berbekal dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang memberikan penguatan kapasitas manajemen usaha dan strategi diversifikasi produk kepada kelompok usaha tenun ikat Petuk.

 

Kupang | Kelompok usaha tenun ikat Petuk, merupakan kelompok usaha kerajinan tenun ikat berlokasi di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kelompok usaha ini telah dirintis sejak tahun 2018, berfokus pada pembuatan kain tenun berbahan dasar kapas, dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain tenun berbagai motif tenun Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proses produksi kain tenun banyak dilakukan secara manual dan menggunakan bahan pewarna alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di sekitar halaman. Kain tenun yang dihasilkan memiliki kualitas sangat baik meskipun waktu pengerjaannya yang cukup panjang.

Menilik kondisi tersebut, maka tiga dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK) diketuai Jennie S. Sir, S.E., MSA., Ak. beranggotakan Nonce Farida Tuati, S.E., M.Si. dan Lita A. Ndoloe, S.Kom., M.Kom. mengungkit kapasitas kelompok usaha tenun Petuk melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Simak video: https://youtube.com/shorts/kVjqBjmxNXs?si=AlQB03dk2nKYCZ5Z

Berbekal dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang memberikan penguatan kapasitas manajemen usaha dan strategi diversifikasi produk kepada kelompok usaha tenun ikat Petuk.

Ketua tim pelaksana PKM, Jennie Sir, membeberkan beberapa permasalahan yang diidentifikasi yakni rendahnya pengetahuan mitra terhadap manajemen usaha, proses pemasaran yang masih menerapkan penjualan langsung di rumah, produk yang dihasilkan belum dikemas baik, serta belum adanya inovasi produk (hanya menjual produk kain tenun saja [belum ada produk turunan]).

“Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin tenun ikat dalam mengelola usaha, mengembangkan strategi pemasaran digital, dan melakukan diversifikasi produk untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi,” ungkap Jennie Si sembari mengatakan upaya ini sebagai dukungan program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Luaran yang diharapkan, imbuh Jennie Sir, meliputi peningkatan kapasitas manajemen usaha, pengembangan varian produk baru berbasis tenun ikat, peningkatan keterampilan pemasaran digital, perluasan pasar, dan peningkatan pendapatan pengrajin pada kelompok usaha mitra.

Penyerahan bantuan teknologi dan inovasi berupa mesin jahit listrik

Program ini pun diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian dan pengembangan tenun ikat sebagai warisan budaya yang berkelanjutan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan pengrajin tenun ikat dan pengembangan ekonomi kreatif.

Selain peningkatan kapasitas hingga keterampilan pemasaran digital dan perluasan pasar, tim pelaksana PKM juga memberikan bantuan teknologi dan inovasi berupa:

  • Mesin jahit listrik typical GC 6-28-1, mesin ini dirancang khusus untuk penggunaan industrial dengan fokus pada efisiensi, kecepatan, dan konsistensi hasil jahitan untuk menghasilkan varian produk berbahan dasar tenun, seperti dompet, tas, pakaian, aksesoris lainnya.
  • Mesin jahit obras typical GN-794, mesin obras industrial andal dengan berbagai pilihan konfigurasi benang sesuai kebutuhan produksi yang berbeda. Fungsi utama mesin jahit obras adalah untuk menghasilkan finishing jahitan yang lebih rapi, mencegah kain berjumbai (fraying), melindungi tepi kain dari kerusakan akibat pencucian dan pemakaian, menghasilkan tepi yang rata dan presisi. Kain tenun sangat rentan berjumbai ketika digunting sehingga sangat membutuhkan mesin obras untuk merapikan tepi kain, sebelum dijahit.
  • Lemari etalase aluminium kaca, dirancang khusus memaksimalkan visual appeal produk tas sambil memberikan proteksi dan keamanan optimal. Peralatan ini bertujuan untuk membantu mitra memajang hasil produksi, sekaligus sebagai tempat penyimpanan produk yang lebih aman.

Energi baru dan ucapan terima kasih kelompok usaha tenun ikat Petuk

Pantauan media ini saat sesi penyerahan bantuan teknologi dan inovasi pada Sabtu pagi, 12 Juli 2025, para Mama-mama anggota kelompok usaha tenun ikat Petuk bersemangat mengerjakan beberapa produk turunan tenun ikat berupa tutupan gelas, sarung gawai, tutupan kotak tisu, tas dan lainnya dengan modifikasi tenun ikat.

Ketua kelompok usaha tenun ikat Petuk, Dorce Mangngi menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana PKM Politeknik Negeri Kupang yang telah memberikan pelatihan pembuatan suvenir hingga pemberian bantuan mesin jahit dan obras.

“Terima kasih telah memberikan bantuan dan pelatihan hingga kami para pelaku UMKM bisa bangkit dan mengembangkan diri, maju, dan bersaing,” tandasnya.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof Wiku : Tak Ada Penerapan ‘Herd Immunity’ di Masa Pandemi

    Prof Wiku : Tak Ada Penerapan ‘Herd Immunity’ di Masa Pandemi

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar luas di jejaring sosial wacana herd immunity di masa pandemi, melalui pemulihan aktivitas masyarakat yang produktif dan aman Covid. Opini yang dibangun merujuk pada langkah penanganan menuju herd immunity. Pemerintah melalui Gugus Tugas Nasional secara tegas meluruskan bahwa tidak ada rencana untuk menerapkan konsep herd immunity. Ketua Tim Pakar Gugus […]

  • Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Para pedagang Noken (tas rajutan asli Papua, red) berharap dengan adanya perhelatan PON XX di Papua, akan banyak orang yang membeli. Mereka adalah mama-mama Papua yang menjajakan Noken di pinggir jalan. Dalam perjalanan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura menuju hotel, rangkaian kendaraan Presiden Joko Widodo sempat berhenti sesaat. Presiden hendak membeli […]

  • LEBIH HEMAT & IRIT! Kendaraan Listrik Konversi SMKN 3 Mataram

    LEBIH HEMAT & IRIT! Kendaraan Listrik Konversi SMKN 3 Mataram

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Pengguna motor konversi produk program konversi gratis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama SMKN 3 Mataram, Andi Rahmansyah, mengaku penggunaan motor konversi atau kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) sebagai alat transportasi sehari-hari jauh lebih hemat dari motor BBM. Perhitungan tersebut, kata Andi, diperoleh melalui perbandingan pengeluaran dana rumah tangga yang ia […]

  • Debut Neo Tenun by Erwin Yuan di Jogja Fashion Parade 2025

    Debut Neo Tenun by Erwin Yuan di Jogja Fashion Parade 2025

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Loading

    Erwin Yuan dan model Timor Creative People (TCP), Nadia Riwu Kaho hadir di Yogyakarta dalam debut Jogja Fashion Parade 2025 pada Minggu, 16 Februari 2025, jadi panggung Padu Padan Tenun memperkenalkan koleksi eksklusif.   Kupang | Padu Padan Tenun by Erwin Yuan dengan bangga mempersembahkan koleksi terbarunya, Neo-Tenun, sebuah eksplorasi mode pria yang menggabungkan kain […]

  • Ribuan Anak NTT Lolos Perguruan Tinggi Nasional via Quick Win Melki-Johni

    Ribuan Anak NTT Lolos Perguruan Tinggi Nasional via Quick Win Melki-Johni

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo, menyampaikan program ini didesain sebagai upaya untuk menghadirkan keadilan akses pendidikan, bukan hanya di kota-kota besar, tetapi juga di wilayah 3T.   Kupang | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma mencatat capaian strategis melalui […]

  • Rote Ndao Menuju Sentra Garam Nasional, PLN Siap Suplai Listrik Andal

    Rote Ndao Menuju Sentra Garam Nasional, PLN Siap Suplai Listrik Andal

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, yang mewakili PLN UIW NTT, menyampaikan kesiapan PLN mendukung penuh pembangunan Sentra Industri Garam Nasional (SIGN) di Rote Ndao.   Kupang | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung kawasan Sentra Industri Garam Nasional (SIGN) di Kabupaten Rote Ndao. Hal […]

expand_less