Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » CIRMA Gagas Lopo Eco Enzim

CIRMA Gagas Lopo Eco Enzim

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar mengungkapkan, transformasi pertanian skala kecil yang sementara dijalankan pada 30 desa di Timor Barat, dikelola sistematis menggunakan pupuk organik yang diolah secara mandiri oleh petani dengan kontinuitas pendampingan terukur.

 

Timor | CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri), yayasan sekaligus organisasi masyarakat sipil di level sub-nasional, didirikan pada 2018, didedikasikan untuk mengkatalisasi perubahan positif pada komunitas miskin dan miskin ekstrem melalui program berbasis komunitas di bidang sanitasi, akses air bersih, keadilan iklim, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pertanian cerdas iklim dan pemberdayaan ekonomi.

Bervisi Small Initiative, Big Impact, CIRMA mengawali inisiatif pemberdayaan komunitas miskin melalui kemitraan global sejak tahun 2019—2024, yakni dengan VITAMIN ANGEL America, SELAVIP CHILE Amerika Latin, New Zealand Embassy, Japan Water Fund.

CIRMA telah menggalakkan gerakan kecil, namun sistemis, pendampingan intensif kepada petani kecil yang selama ini bergulat dengan lahan kering, keterbatasan modal, dan akses pasar yang rapuh. Melalui pendekatan terpadu — yang menggabungkan model 3A dan skema live-in pendampingan — CIRMA mendukung transformasi pertanian skala kecil menjadi ujung tombak ekonomi hijau lokal, membuka peluang pembiayaan iklim, dan menguatkan ketahanan pangan bagi komunitas rentan.

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar mengungkapkan, transformasi pertanian skala kecil yang sementara dijalankan pada 30 desa di Timor Barat, dikelola sistematis menggunakan pupuk organik yang diolah secara mandiri oleh petani dengan kontinuitas pendampingan terukur.

“Eko enzim itu sebetulnya pupuk organik hasil fermentasi dari buah-buah pilihan. Proses fermentasinya dalam waktu 3 bulan. Dari segi manfaatnya untuk kebutuhan pertanian, bisa melipatgandakan produksi. Sudah ada uji coba di Dinas Pertanian TTU,” urai Jhon Ladjar seraya menjabarkan lahan pertanian 1 hektar dengan 1 ton per hektar, bisa dlipatgandakan hingga 3 sampai 4 dan tidak menggunakan pupuk kimia lagi.

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar saat memantau persiapan lahan kering pertanian di Timor Barat

Dipaparkan Jhon Ladjar, kebermanfaatan eco enzim selain untuk pertanian juga dapat dipakai untuk peternakan. “Eko enzim itu hasil fermentasi dari begitu banyak buah-bahan yang bagus dan fungsinya kalau misalnya kepada tanaman yang terserang virus atau virus dan binatang. Enzim itu akan mengubah virus itu menjadi azam amino. Azam amino itu protein, dia akan berfungsi langsung pada kebutuhan tanaman,” urainya.

Tak hanya itu, imbuh Jhon Ladjar, eco enzim pun berdampak pada lingkungan. Untuk pertanian, tanah saat ini menggunakan pestisida tinggi menjadi rusak, kering, tandus zat hara. Berbekal eco enzim akan menetralkan hara dalam tanah, menggemburkan tanah dan menjadikan tanah kembali normal.

“Perjalanan saya dari 30 kampung di daratan Timor, saya menemukan petani kecil akan merasakan bahwa dia akan sangat sulit untuk mendapatkan pupuk subsidi, apalagi mereka sampai pasrah. Bagi mereka, hidup susah sudah biasa bagi mereka. Kita juga outsider, orang luar, kalau kita tidak ada inisiatif, gerakan, mengubah kondisi itu, maka mereka akan seperti itu,” ungkapnya.

“Jadi, ketergantungan pada pupuk kimia ini kita bisa putuskan. Di tahun-tahun pertama kita akan bikinkan lalu suplai ke desa. Saya rencananya di 30 desa ini saya ingin ciptakan lopo ekoenzim. Malah brandingnya ‘lopes’, “ tandas Jhon Ladjar.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

    Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 5 (lima) mahasiswa Politeknik Negeri Kupang (PNK) mengikuti Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021 berupa praktik kewirausahaan di Nice Handicraft guna menerapkan dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mendorong pengembangan inovasi terapan dan menerapkannya di sektor industri baik langsung maupun tidak langsung. Kelima […]

  • Prosesi Tabur Bunga Korban Sriwijaya Air SJ-182, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Prosesi Tabur Bunga Korban Sriwijaya Air SJ-182, Operasi SAR Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prosesi tabur bunga bagi korban Sriwijaya Air SJ-182 oleh keluarga korban bersama instansi terkait di Last Known Position (LKP), dilaksanakan pada Jumat, 22 Januari 2021, menandaskan berakhirnya upaya pencarian dan penelusuran oleh tim SAR gabungan dan didukung oleh stakeholder terkait. Sebelumnya, Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito menutup secara resmi pelaksanaan […]

  • Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, SP, Pengawas Benih Tanaman Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia Produktivitas pertanian khususnya jagung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam satu dekade terakhir masih sangat rendah di kisaran 2,633 ton/ha jika dibandingkan dengan produksi nasional yaitu 5,241 ton/ha. Salah satu penyebab rendah produktivitas jagung tersebut adalah masih rendahnya penggunaan benih […]

  • Korban Penganiayaan Bengkulu Hadiri Sidang Novel Baswedan

    Korban Penganiayaan Bengkulu Hadiri Sidang Novel Baswedan

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para korban penganiayaan dan penembakan yang dilakukan oleh Novel Baswedan di Bengkulu; hadir dalam sidang Novel Baswedan, atas persetujuan pembacaan tanggapan (replik) dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus penyiraman air keras, dengan terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis. Para korban dalam kasus penganiayaan dan penembakan yang hadir dalam sidang […]

  • Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si. memberikan piagam penghargaan kepada personel polisi berprestasi dan berdedikasi tinggi meskipun di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pada Rabu, 29 April 2020, bertempat di Lobi Adhi Pradana Mapolda Sumatra Utara (Sumut). Pemberian piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Sumut kepada 3 […]

  • Jadikan Kota Kupang Indonesia Mini, Pemkot Libatkan Paguyuban

    Jadikan Kota Kupang Indonesia Mini, Pemkot Libatkan Paguyuban

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang melibatkan sejumlah paguyuban etnis yang ada di Kota Kupang dalam penataan taman kota di bulevar jalan utama Kota Kupang. Rencananya masing-masing paguyuban akan bertanggung jawab mulai dari proses penanaman, penataan hingga perawatan taman di sepanjang jalur utama mulai dari pintu masuk menuju Bandara El Tari hingga Patung […]

expand_less