Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Selamat Jalan Sutopo–Kilas Balik Sutopo Bertemu Presiden Jokowi

Selamat Jalan Sutopo–Kilas Balik Sutopo Bertemu Presiden Jokowi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia berduka. Salah seorang tokoh ‘government public relations’, khususnya di dunia kebencanaan, berpulang. Kepala Pusat data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Minggu, 7 Juli 2019 wafat di Rumah Sakit St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China.

Tokoh yang kerap menghiasi layar kaca saat Indonesia dilanda bencana ini berobat ke Guangzhou, lantaran mengidap kanker paru-paru. Sutopo meninggal di usianya yang ke-49 tahun.

Sutopo berobat ke Guangzhou pada 15 Juni 2019. Ia sempat pamit kepada warganet saat akan melakukan pengobatan melalui akun instagramnya.

Unggahan Sutopo pada akun instagramnya tersebut rupanya merupakan unggahan terakhirnya. Pada kesempatan itu, ia mohon diri untuk berobat, sekaligus meminta maaf apabila tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat.

Sutopo meninggal pukul 02.00 waktu setempat. Kabar meninggalnya Sutopo itu disampaikan Direktorat Pengurangan Risiko Bencana (PRB) BNPB melalui Twitter resminya, disusul twitter @BNPB_Indonesia.

“Telah meninggal dunia Bapak @Sutopo_PN , Minggu, 07 July 2019, sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou/pukul 01.00 WIB. Mohon doanya untuk beliau,” tulis Direktorat PRB.

Kabar meninggalnya Sutopo juga disampaikan sang putra melalui Instagramnya. Putra Sutopo, Muhammad Ivanka Rizaldy memohon doa untuk sang ayah.

“Innalilahi wainna ilahiroji’un. Semua yang bernyawa hanyalah titipan dari Allah Yang Maha Kuasa. Malam ini telah berpulang ke Rahmatullah seorang pahlawan dan ayahanda tercinta saya, Sutopo Purwo Nugroho saat menjalani pengobatan di Guangzhou, Cina,” tulis Ivanka.

“Bagi semua sahabat dan keluarga mohon sebesar-besarnya untuk memaafkan semua kesalahan Pak Sutopo sengaja maupun tidak sengaja. Mari mendoakan Almarhum Pak Sutopo agar selalu diterima disisi Nya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin. Terimakasih atas semua yang kau berikan Pah, aku kan selalu mendoakan mu,” lanjutnya.

Sutopo meninggal dalam perjuangannya melawan kanker paru-paru. Ia didiagnosis di sekitar awal Desember 2017 dan di tengah perjuangannya masih sempat bertugas mengawal kejadian bencana di Indonesia.

Pria yang dianugrahi Asian Of The Year 2018 itu sebelumnya bertolak ke Guangzhou untuk pengobatan. Sutopo mengatakan bahwa kankernya sudah menyebar. Untuk itu ia meminta doa dan restu dari para netizen menjalani satu bulan pengobatan di Guangzhou.

Mimpi Sutopo Bertemu Jokowi Terwujud

Pada Oktober 2018, mimpi Sutopo Purwo Nugroho untuk bersalaman dengan Jokowi akhirnya terwujud saat ssecara khusus diundang Jokowi ke Istana Kepresidenan Bogor.

Sutopo diterima Jokowi di ruang kerja Presiden pukul 13.45 WIB. Begitu masuk ke ruangan, Sutopo yang mengenakan batik lengan panjang langsung menyalami Jokowi.

“Apa kabar Pak Sutopo?” sapa Jokowi.

“Alhamdulilah sehat, Pak. Terima kasih sekali bisa bertemu Presiden. Sudah lama sekali saya ingin bertemu,” balas Sutopo.

Sutopo menceritakan bagaimana ia kerap kali ingin bersalaman dengan Jokowi saat peninjauan lokasi bencana, namun selalu gagal. Misalnya, saat Jokowi meninjau lokasi longsor Banjarnegara, Sutopo sudah bersiap-siap menunggu Jokowi dan rombongan yang akan lewat.

Namun, rupanya Sutopo salah posisi. “Saya sudah nyegat di situ, lewatnya sana, jauh sekali. Sudah kita kejar, sudah masuk mobil. Saya mau ikut masyarakat berebut salaman juga, sungkan kan,” kata Sutopo.

Lalu saat Gempa di Pidie Jaya, Sutopo nyaris bersalaman dengan Jokowi. Ia sudah berdiri dalam jarak yang cukup dekat dengan Kepala Negara.

“Saya sudah jarak segini, tangan saya udah begini (menjulurkan tangan), ditutup sama Paspampres,” kata dia. “Padahal saya itu kan Dosen Sesko TNI, mengajar yang mau naik bintang satu, tapi kalah sama prajurit. Enggak ada yang kenal saya,” kisah Sutopo seraya tertawa.

Kegagalan bersalaman dengan Jokowi juga dialami Sutopo dalam beberapa kesempatan lainnya, seperti saat erupsi Gunung Sinabung dan kebakaran hutan.

Maka, Sutopo sangat senang bisa diundang secara khusus oleh Jokowi ke Istana. Tak hanya bersalaman, Sutopo juga berbincang empat mata dengan Jokowi selama sekitar 30 menit.

Sutopo banyak memberikan masukan kepada Jokowi seputar penanganan bencana. Ia juga berkesempatan berfoto bersama dengan orang yang ia kagumi sejak menjadi Wali Kota Solo itu.

“Saya diberikan foto dan tanda tangan langsung Bapak Presiden. Ini kado terindah menjelang ulang tahun ke-49 tanggal 7 Oktober,” kata Sutopo sambil menunjukkan foto yang dimaksud ke awak media.

Sutopo pun berterima kasih diberi kesempatan bertemu Jokowi. Sutopo juga senang bisa diberi semangat oleh Jokowi untuk menghadapi penyakit kanker paru stadium 4B yang diidapnya.

“Tadi banyak nasihat juga dari Bapak Presiden agar saya tetap menjalankan tugas dengan kondisi tubuh saya. Jadi saya berterima kasih sekali Bapak Presiden, bisa langsung bertemu dengan Bapak,” kata Sutopo.

Jokowi pun memberi apresiasi tinggi pada Sutopo.

“Saya tadi juga baru tahu diberi tahu mengenai kondisi Beliau dan itu sangat memberikan sebuah penghargaan kepada sebuah pekerjaan. Dedikasi sebuah pekerjaan yang luar biasa,” kata Jokowi usai bertemu Sutopo, di Istana Kepresidenan Bogor.

“Ini saya kira sangat menginspirasi kita semuanya, bahwa dalam kondisi Beliau yang sakit, tetap masih mendedikasikan semangatnya untuk pekerjaan yang digelutinya dalam sekian tahun ini,” tambah Jokowi.

Jokowi menilai, setiap kali ada bencana, baik gempa, longsor, tsunami, hingga kebakaran hutan, Sutopo selalu tampil menginformasikan hal itu ke masyarakat dengan cepat.(*)

https://jokowidodo.app/post/detail/selamat-jalan-pak-topo-terimakasih-atas-dedikasinya

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terorisme dan Media Massa

    Terorisme dan Media Massa

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Warsito hadi – APN Kemhan Suksesnya Satgas Tinombala menewaskan Santoso beberapa waktu lalu, belum menyurutkan kelompok radikal di Indonesia untuk berhenti menjadi teroris. Terorisme terjadi karena adanya  akibat dari adanya paham radikal yang sudah tertanam dalam pikiran bertemu dengan lingkungan, pelatihan, logistik, keuangan, pemimpin/tokoh, senjata, dan momentum untuk melakukan sebuah gerakan yang kemudian berujung […]

  • Daftar Lengkap Paslon Gub/Wagub Wali Kota/Bupati di NTT Tahun 2024

    Daftar Lengkap Paslon Gub/Wagub Wali Kota/Bupati di NTT Tahun 2024

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) dan KPU di 22 kabupaten/kota telah menunaikan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon gubernur wakil gubernur NTT, bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota pada tanggal 27—29 Agustus 2024. Hingga pada akhir waktu pendaftaran pada Kamis, 29 Agustus 2024 pukul 23:59 WITA, KPU NTT mendata […]

  • TERBIT! Sertifikat Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok Manggarai

    TERBIT! Sertifikat Tanah PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah resmi mengantongi sertifikat tanah untuk lokasi wellpad D, E, dan F proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 (2×20 MW) di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lahan yang kini menjadi hak guna bangunan PT PLN (Persero) […]

  • Kesan Pelaku UMKM Terhadap Pelayanan Bank NTT

    Kesan Pelaku UMKM Terhadap Pelayanan Bank NTT

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Ada testimoni sukses seorang debitur Bank NTT yang sangat menarik untuk disimak. Dia adalah Maria Srikandi Mayangsari Latubatara, pemilik Komodo Gift sebuah pusat penjualan kain tenun terlengkap dan aksesoris khas NTT di Jalan Raymundus Rambu No 17 RT 03/013 Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo, Labuan Bajo. Bagi sosok yang sering disapa […]

  • Lima Desa di Manggarai Teraliri Listrik PLN, Bupati & Masyarakat Senang

    Lima Desa di Manggarai Teraliri Listrik PLN, Bupati & Masyarakat Senang

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) kembali mengaliri listriknya ke sejumlah desa di Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.Kegiatan peresmian listrik dihadiri oleh perwakilan masyarakat dari 5 desa yang diberi listrik, yakni Desa Bere, Desa Wae Codi, Desa Latung, Des We Renca, dan Desa Golo Lanak, pada Jumat, 10 November 2023. Bupati […]

  • BEROPERASI! 11 SPBU BBM 1 Harga di Nusa Tenggara Timur

    BEROPERASI! 11 SPBU BBM 1 Harga di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 26 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Alor, Garda Indonesia | PT Pertamina Patra Niaga bersama BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas meresmikan 11 lembaga penyalur BBM Satu Harga baru di Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peresmian tersebut diselenggarakan secara serentak bersama dengan lokasi lain di Sumatra bagian utara, dan Papua. Dengan peresmian tersebut, maka telah tersedia 493 […]

expand_less