Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua-Belu, Garda Indonesia | Dalam pemberitaan media ini sebelumnya dinilai tidak ada rasa tanggung jawab dari VM yang diduga telah menghamili EB. Perwakilan keluarga VM, Benny Kaligis melalui sambungan telepon seluler padaa Jumat malam, 9 Agustus 2019 menjelaskan, informasi yang dirilis berdasarkan keterangan pihak korban itu tidak benar.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/08/09/tidak-tanggung-jawab-atas-kehamilan-eb-vm-diadukan-ke-fppa-atambua/

Sementara, kondisi EB yang kini sudah mengandung empat bulan itu, dengan didampingi om kandungnya Daniel Metkono telah mengadu ke FPPA Atambua, pada Kamis 8 Agustus 2019.

Dikatakan Benny Kaligis , VM itu keponakannya dan dipekerjakan di rumahnya sebagai sopir tangki miliknya.

“Vinsen itu keponakan saya, dia karyawan di rumah. Dia sopir tangki, bukan sopirnya anggota DPRD”, tegasnya.

Benny mengimbuhkan, kedua rumpun keluarga dari EB dan VM telah melakukan pertemuan tiga kali untuk mencarikan solusi. Tetapi diakuinya, meski pun sudah tiga kali bertemu dengan melibatkan ketua RT/ RW setempat, VM tetap menolak untuk mengakui janin yang ada dalam kandungan EB itu sebagai hasil hubungan gelapnya dengan EB.

Benny membenarkan, VM pernah menjalin hubungan asmara dengan EB. Namun, pacaran yang dijalani kedua remaja itu telah berakhir.

Ia pun menegaskan, jika ada bukti silakan dilakukan tuntutan terhadap VM. Keluarga VM siap bertanggung jawab apabila bisa dibuktikan.

“Menurut VM, dia memang pernah pacaran dengan EB, tapi sudah putus. Kalau VM yang menghamili; ya dia harus tanggung jawab. Saya juga ada anak perempuan, untuk apa kita bikin susah anak nona orang,” tandas Kaligis.

Menurutnya, ia mempersilakan pihak korban untuk menempuh jalur hukum. Ia juga menawarkan kepada pihak korban untuk melakukan tes DNA ketika bayi itu lahir.

“Silakan melapor, itu hak korban. Anak itu sudah lahir, mau tes DNA juga silakan. Kalau terbukti VM yang menghamili kita siap tanggung jawab,” ujar suami oknum DPRD, MKH itu.

Terpisah, Om kandung EB, Daniel Metkono, korban hamil di luar nikah siap menempuh berbagai langkah demi nasib keponakannya, termasuk siap tes DNA bayi ketika lahir nanti.

Demikian pernyataan Daniel saat ditemui wartawan di kediamannya, Halikelen, desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu, propinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 8 Agustus 2019.

“Saya siap test DNA bayi kalau sudah lahir. Berapa pun biayanya saya siap berkorban untuk ponakan saya,” tandas Daniel.

Menyinggung EB, Daniel menuturkan, korban yang kini yatim piatu, ditinggal mati oleh kedua orang tuanya harus menjadi tanggung jawabnya secara penuh.

Daniel Metkono, Om Kandung EB

Selain itu, ia juga menceritakan, EB sejak ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya, EB tinggal bersama YM, adik kandung dari ibundanya EB yang juga adalah saudara kandung Daniel yang berdomisili di Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu.

Korban EB, lanjutnya, selain tinggal bersama YM, EB juga ditanggung biaya sekolahnya oleh YM mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

“Bapa dan mama anak ini sudah meninggal. Selama ini dia tinggal dengan mama kecilnya di Atambua. Dia punya mama kecil ini yang sekolahkan dia hingga tamat SMA,” ulas Daniel.

Kondisi EB yang kini hidup tanpa belaian kasih sayang ayah bunda itu membuat Daniel berkisah hingga meneteskan air matanya.

Disaksikan wartawan, Daniel tampak sedih memikirkan nasib EB yang malang itu.

“Kasihan, dia sudah yatim piatu. Dia hidup tidak ada bapak mama. Kalau ada laki- laki yang mau pacaran dengan dia, jangan bikin susah tambah lagi toh. Kalau sudah berbuat ya tanggung jawab, biar dia tidak tambah menderita,” kata Daniel sedih bercampur marah. (*)

Sumber berita (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan SSP Latih Ketrampilan Tenun Perempuan TTS

    Yayasan SSP Latih Ketrampilan Tenun Perempuan TTS

    • calendar_month Kam, 31 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Sanggar Suara Perempuan (SSP), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sinergi dengan Duta Besar (Dubes) New Zealand Indonesia melalui program peningkatan ekonomi perempuan, melatih keterampilan menenun bagi 7 (tujuh) kelompok tenun di aula Yayasan SSP pada Rabu, 30 Maret 2022. 5 (lima) desa itu tersebar di […]

  • Satu Putaran Pilpres Itu Tidak Masuk Akal

    Satu Putaran Pilpres Itu Tidak Masuk Akal

    • calendar_month Sab, 30 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Randaru Sadhana Setiap orang masih bebas berpendapat bukan, karena negara kita belum mengubah sistem demokrasinya? Oke, mari kita bercerita, dengan melihat kondisi yang berkembang di sekitar kita. Datangnya suara maupun pendapat itu dari mana, kalau bukan fenomena yang nampak di depan mata kita? Dalam hukum sendiri ada tiga macam penelitian yang memperlihatkan perbedaannya, […]

  • Keharuan & Tangisan Bahagia Seorang “Frans Lebu Raya”

    Keharuan & Tangisan Bahagia Seorang “Frans Lebu Raya”

    • calendar_month Jum, 13 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Wajah keharuan diselingi isak tangis seorang Frans Lebu Raya tak bisa disembunyikan saat mendengarkan ‘Lagu Gubahanku “ persembahan Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT dalam acara Syukuran Akhir Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Drs Frans Lebu Raya dan Benny Litelnoni di GOR Oepoi, Jumat/13 Juli 2018. Lirik lagu tersebut digubah sebagai […]

  • Lesmin Waker Komandan KKB Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi

    Lesmin Waker Komandan KKB Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi

    • calendar_month Jum, 14 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satgas Nemangkawi gabungan TNI-Polri terlibat baku tembak dengan salah satu komandan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB), Lesmin Waker tewas di Wuloni, Kabupaten Puncak, Papua. Lesmin Waker adalah salah satu pelaku penembakan Bharada Komang, anggota Satgas Nemangkawi yang tewas beberapa waktu lalu. “Bahwa pengejaran akan terus dilakukan oleh personel TNI Polri setelah […]

  • Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jumlah korban meninggal akibat bencana alam siklon tropis (Badai Seroja) yang memorak-porandakan wilayah NTT, kini mencapai 181 jiwa. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT (Aula El Tari) pada Rabu, 14 April 2021. “Berdasarkan data dari lapangan […]

  • Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

    Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Pagelaran lomba peragaan busana (fashion show) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Rabu, 21 Agustus 2019, yang dilaksanakan di kantor Bupati TTS (kantor lama,red) menuai kritikan dari pendiri Komunitas Ume Kbubu-TTS, Norci Nomleni. Menurut Pegiat kreasi tenun ikat itu, pemerintah daerah harus memberikan ruang bagi kaum milenial […]

expand_less