Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Angin Puting Beliung yang menerjang 4 (empat) desa di Kecamatan Lakmanen Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 08.00—18.00 WITA mengakibatkan ratusan rumah rusak dan 1 (satu) korban patah tulang.

Informasi yang dihimpun media Ini, 4 (empat) desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Makir banyak rumah rusak parah dan 1 (satu) korban patah tulang; Desa Mahuitas sekitar 60 rumah rusak; Desa Lamaksemulu, dan Desa Kewar sekitar 40 rumah rusak.

Konradus Koli Asa, salah satu keluarga korban angin puting beliung di Desa Makir mengatakan hingga saat ini mereka belum memperoleh bantuan dari pemerintah setempat meski peristiwa angin puting beliung telah terjadi seminggu lalu.

“Saya berdomisili di Kupang namun orang tua di Desa Makir tertimpa musibah makanya saya telah berada di sini sejak Minggu, 5 Oktober 2019,” ujar Konradus.

Lanjutnya, Khusus di Desa Makir terdapat 1 (satu) korban bernama Maria Bui (60 tahun) yang mengalami patah tulang di seluruh tubuh dan tidak bisa bergerak sama sekali.

Yosep Mau Lau, suami dari Maria Bui korban patah tulang akibat angin puting beliung

“Kami sesalkan dan kecewa dengan aparat Pemerintah Desa maupun Pemkab Belu belum ada respon dan tidak ada perhatian sama sekali dan banyak warga yang mengungsi ke rumah keluarga karena rumah mereka rusak parah,” ungkap Konradus.

Konradus juga telah berkoordinasi dengan salah satu LSM dan menyampaikan bahwa seharusnya pemdes maupun pemerintah kecamatan segera mengambil inisiatif bantuan yang bersifat darurat seperti bantuan medis, makan minum, terpal dan bantuan lain yang sangat dibutuhkan warga.

“Para aparat pemerintah dari desa, BPBD, Koramil dan Kepolisian sempat berkunjung pascabencana untuk sekadar mengambil data jumlah korban dan dokumentasi namun tidak ada kelanjutan untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah,” ujar Konradus kesal sambil menyampaikan bahwa orang tuanya juga terdampak bencana angin puting beliung.

Hingga saat ini, terang Konradus, banyak warga yang masih mengungsi karena rumah mereka rusak parah, terpaksa mereka menginap di rumah keluarga dan tempat yang dirasa aman.

Terpisah, Bupati Belu, Wilibrodus Lay, S.H. saat dikonfirmasi media Garda Indonesia melalui pesan Whatsapp pada Senin, 7 Oktober 2019 pukul 12.10 WITA lalu memberikan tanggapan pada Selasa, 8 Oktober 2019 pukul 08:49 WITA menyampaikan Pemkab Belu sedang mencari regulasi yang sesuai untuk membantu para korban angin puting beliung.

“Saya sudah data terkait korban kerusakan dan sementara masih dicari regulasinya untuk bantuan, kalau sesuai petunjuk teknis hanya bantuan ala kadarnya saja,” jelas Bupati Willy.

“Untuk rusak ringan hari ini (Selasa, 8 Oktober 2019) kita bantu seng, dan rusak berat masih cari solusi,” pungkasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Konradus Koli Asa

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

    Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna memastikan kondisi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin presensi kerja, disiplin masuk kerja, dan disiplin menaati jam kerja, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, SpPD-KGEH, Finasim didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Johanes A. Prihatin, M.Si. melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Inspektorat […]

  • Presiden Buka AIPF, PLN Papar ‘Green Enabling Supergrid’ — PLTS Terapung Cirata

    Presiden Buka AIPF, PLN Papar ‘Green Enabling Supergrid’ — PLTS Terapung Cirata

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Forum ASEAN-Indo-Pacific (AIPF) sebagai flagship dalam rangkaian konferensi tingkat tinggi (KTT) ke-43 ASEAN dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Selasa, 5 September 2023. Pada kesempatan tersebut, di hadapan pemimpin negara anggota ASEAN, PT PLN (Persero) menegaskan komitmen aksi mencapai net zero emission tahun 2060, akselerasi pengembangan energi terbarukan, hingga proyek […]

  • KIP Kuliah Wujudkan Mimpi Anak Indonesia

    KIP Kuliah Wujudkan Mimpi Anak Indonesia

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang diluncurkan sejak 2021 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai bentuk konsistensi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) terus berupaya menyempurnakan akses agar layanan ini semakin mudah diakses oleh masyarakat […]

  • Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) melakukan penggeledahan insidental terhadap semua kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat malam, 8 Oktober 2021, pukul 20.00 WITA. Kepala […]

  • “Satu Keluarga di Rumah Reot” Anggota DPRD Manggarai Desak Kades Langkas Bersikap

    “Satu Keluarga di Rumah Reot” Anggota DPRD Manggarai Desak Kades Langkas Bersikap

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 1Komentar

    Loading

    Arlan Nala, mengungkapkan rasa keprihatinannya usai mendengar informasi tentang keluarga yang tinggal di rumah reot puluhan tahun tersebut, mendesak pemerintah desa segara mendatang keluarga tersebut dan memberikan perhatian.   Ruteng | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai dari Cibal Barat, Largus Nala, angkat bicara tentang keluarga yang tinggal di rumah reot puluhan tahun, luput […]

  • Pungut Uang Saat Pandemi, Kepala Sekolah SMAN 1 Kimbana Dikritik di Facebook

    Pungut Uang Saat Pandemi, Kepala Sekolah SMAN 1 Kimbana Dikritik di Facebook

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Salah satu pemilik akun facebook atas nama Bobi mengkritik Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kimbana, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yeremias Nana di grup facebook ‘Kotak Suara’ pada Selasa, 29 September 2020 pagi. Akun Bobi mengkritisi kebijakan sekolah memungut uang dari orang tua siswa […]

expand_less