Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Perdana, Pesparani Katolik Tingkat Kota Kupang Wadah Menjalin Persaudaraan

Perdana, Pesparani Katolik Tingkat Kota Kupang Wadah Menjalin Persaudaraan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 6 Nov 2019
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Kota Kupang didukung penuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dengan menggelontorkan dana sebesar Rp.460 juta. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man pada acara pembukaan pada Selasa, 5 November 2019.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Ketua LP3K Kota Kupang menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota DPRD Kota Kupang yang telah menyepakati anggaran pembiayaan kegiatan tersebut.

Lanjutnya, kegiatan yang mengangkat tema ‘Katong Semua Basodara’, merupakan wujud kerukunan antar umat beragama yang dibangun di Kota Kupang.

Ia mengilustrasikan tema kegiatan tersebut seperti MotoGP, di mana yang dikaguminya adalah motor yang ditunggangi sang juara dunia 8 kali, Marc Marquez. Pada salah satu bagian motor Repsol Honda tersebut terdapat tulisan ‘satu hati’ dan bagian lainnya ‘one heart’. Kedua tulisan tersebut memiliki makna yang sama yakni tentang persatuan atau persaudaraan.

Dirinya menambahkan bahwa hal tersebut yang harus dibangun melalui Pesparani Katolik perdana di Kota Kupang tahun 2019. Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antar umat seperti yang digariskan dalam tema besar yang diusung tahun ini.

“Barangkali kita ambil momen ini. Mari kita bersatu padu. Bukan hanya umat Katolik tetapi dengan saudara-saudara kita,” pintanya.

Selain itu, Hermanus menilai bahwa dalam perlombaan MotoGP, para pembalap mengatur kecepatannya sedemikian rupa sehingga bisa memperoleh juara. Hal tersebut yang harus dilakukan pada Pesparani Katolik tahun ini, di mana para peserta harus mampu bersaing untuk menjadi yang terbaik.

“Ada irama cepat ada lambat. Barangkali tema ini cocok untuk kita angkat di Kota Kupang. Kalau honda bisa jadi juara. Air, karet,besi bisa jadi juara mengapa kita sesama manusia tidak bisa jadi juara”, tandasnya.

Foto bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr.Herman Man beserta istri, Ketua DPRD Kota Kupang dan panitia Pesparani 2019

Pada tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeheskial Loudoe dalam sambutannya mengatakan bahwa Pesparani kali ini merupakan Pesparani Katolik perdana yang dilaksanakan di tingkat Kota Kupang. Ia menyebutnya sebagai momen yang sangat penting.

“Ini momen yang mempertemukan umat Katolik di masing-masing Paroki. Bukan hanya mempertemukan, juga untuk menjalin kasih persaudaraan umat Katolik di Kota Kupang”, ujarnya.

Lanjutnya, para peserta tidak boleh mengharapkan juara namun menjunjung tinggi sportivitas. Hal ini sebagai bentuk persiapan dalam menyambut Pesparani Nasional.

Menurutnya yang harus dibangun dalam kegiatan tersebut adalah semangat persatuan dan persaudaraan yang berlandaskan nilai-nilai Kekristenan. “Kejujuran, keikhlasan, kebersamaan. Itu yang harus dijaga”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Kupang juga menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan-kegiatan rohani tanpa memandang suku maupun agama.

“Saya bilang Pak Walikota, kegiatan-kegiatan Kerohanian kita dukung penuh”, jelasnya.

Di depan Wakil Walikota Kupang, Ketua DPRD mengingatkan kepada pemerintah untuk ke depannya kegiatan-kegiatan kerohanian yang dilakukan oleh umat beragama, harus didukung oleh Pemerintah tanpa memandang Agama.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula unsur Forkopimda Kota Kupang, Perwakilan Uskup Agung Kupang, Romo Vikjen Gerardus Duka, para Pastor dan Suster Se-Kota Kupang. Hadir pula Majelis Ta’lim Nurul Ihwan Kecamatan Alak yang menampilkan musik Qasidah pada kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh 1.459 peserta dari semua kategori baik, anak, remaja, Orang Muda Katolik (OMK) dan Dewasa yang akan berkompetisi pada empat jenis lomba antara lain, lomba Paduan suara, lomba Mazmur, lomba Bertutur Kitab Suci dan lomba Cerdas Cermat Rohani. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kota Kupang Latih Masyarakat & Aparatur Tangguh Bencana

    BPBD Kota Kupang Latih Masyarakat & Aparatur Tangguh Bencana

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, menghelat pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bagi masyarakat dan aparatur pada 5—6 September 2024. Mengambil tempat di Neo El Tari Kupang, pelatihan pra-bencana ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Yanuar Dally mewakili Penjabat Wali Kota Kupang. Elemen masyarakat yang dilibatkan pada pelatihan ini untuk peningkatan […]

  • Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Ramai diberitakan di media online tentang penutupan bandara dan pelabuhan pada Jumat, 24 April 2020, mengakibatkan 327 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Australia dengan menumpang Kapal Motor (KM) Carnival Splendor tidak bisa bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Ratusan penumpang kapal yang di antaranya 188 warga Bali itu, kini terdampar […]

  • Kempo NTT Raih Medali Emas Kejuaraan Dunia di Jepang

    Kempo NTT Raih Medali Emas Kejuaraan Dunia di Jepang

    • calendar_month Ming, 8 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 230
    • 1Komentar

    Loading

    Tokyo, Garda Indonesia | Sekitar 153 kenshi atau atlet Kempo Indonesia berlaga dalam kejuaraan dunia Shorinji Kempo, World Taikai, yang dihelat di Nippon Budokan, Tokyo, Jepang, pada tanggal 6—13 Oktober 2023. Tak ketinggalan, sebanyak 15 atlet Kempo NTT juga berangkat ke Jepang bergabung dengan atlet Kempo Indonesia untuk berlaga di ajang “Shorinji Kempo Takai 2023”. […]

  • Pemkot Kupang Targetkan Bakal Bangun Enam Taman Kota di Tahun 2020

    Pemkot Kupang Targetkan Bakal Bangun Enam Taman Kota di Tahun 2020

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang dalam kepemimpinan Dr. Jefritson Riwu Kore dan dr. Hermanus Man bertekad menyelesaikan pembangunan 6 (enam) Taman Kota di seputaran Kota Kupang bakal rampung di tahun 2020. 6 (enam) Taman Kota tersebut antara lain Taman Perdamaian, Taman Revolusi Mental, Taman Tagantong di depan Kantor Camat Kelapa Lima, Taman Koridor […]

  • Reformasi Birokasi-Ciptakan Birokrasi Handal & Tingkatkan Pelayanan Publik

    Reformasi Birokasi-Ciptakan Birokrasi Handal & Tingkatkan Pelayanan Publik

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Upaya penataan birokrasi atau yang lebih dikenal dengan istilah Reformasi Birokrasi terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT. Upaya tersebut sejalan dengan misi kelima pasangan Gubernur 1 dan Gubernur 2 NTT, Viktor B. Laiskodat dan Josef Nae Soi. Tujuannya adalah untuk mewujudkan mesin birokrasi yang handal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Reformasi birokrasi […]

  • Gubernur NTT: “Tidak Boleh Buang Sampah di Pantai!“

    Gubernur NTT: “Tidak Boleh Buang Sampah di Pantai!“

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Mimpi Besar Kebangkitan NTT dari Gubernur Baru, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan, tidak main-main!. Dalam sesi wawancara bersama para awak media massa, usai jamuan makan siang bersama Forkompinda dan Pimpinan OPD Pemprov NTT di Ruang VIP Bandara El Tari Kupang, Kamis/6 September 2018. “Cita cita kita untuk […]

expand_less