Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Perdana, Pesparani Katolik Tingkat Kota Kupang Wadah Menjalin Persaudaraan

Perdana, Pesparani Katolik Tingkat Kota Kupang Wadah Menjalin Persaudaraan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 6 Nov 2019
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Kota Kupang didukung penuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dengan menggelontorkan dana sebesar Rp.460 juta. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man pada acara pembukaan pada Selasa, 5 November 2019.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Ketua LP3K Kota Kupang menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota DPRD Kota Kupang yang telah menyepakati anggaran pembiayaan kegiatan tersebut.

Lanjutnya, kegiatan yang mengangkat tema ‘Katong Semua Basodara’, merupakan wujud kerukunan antar umat beragama yang dibangun di Kota Kupang.

Ia mengilustrasikan tema kegiatan tersebut seperti MotoGP, di mana yang dikaguminya adalah motor yang ditunggangi sang juara dunia 8 kali, Marc Marquez. Pada salah satu bagian motor Repsol Honda tersebut terdapat tulisan ‘satu hati’ dan bagian lainnya ‘one heart’. Kedua tulisan tersebut memiliki makna yang sama yakni tentang persatuan atau persaudaraan.

Dirinya menambahkan bahwa hal tersebut yang harus dibangun melalui Pesparani Katolik perdana di Kota Kupang tahun 2019. Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antar umat seperti yang digariskan dalam tema besar yang diusung tahun ini.

“Barangkali kita ambil momen ini. Mari kita bersatu padu. Bukan hanya umat Katolik tetapi dengan saudara-saudara kita,” pintanya.

Selain itu, Hermanus menilai bahwa dalam perlombaan MotoGP, para pembalap mengatur kecepatannya sedemikian rupa sehingga bisa memperoleh juara. Hal tersebut yang harus dilakukan pada Pesparani Katolik tahun ini, di mana para peserta harus mampu bersaing untuk menjadi yang terbaik.

“Ada irama cepat ada lambat. Barangkali tema ini cocok untuk kita angkat di Kota Kupang. Kalau honda bisa jadi juara. Air, karet,besi bisa jadi juara mengapa kita sesama manusia tidak bisa jadi juara”, tandasnya.

Foto bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr.Herman Man beserta istri, Ketua DPRD Kota Kupang dan panitia Pesparani 2019

Pada tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeheskial Loudoe dalam sambutannya mengatakan bahwa Pesparani kali ini merupakan Pesparani Katolik perdana yang dilaksanakan di tingkat Kota Kupang. Ia menyebutnya sebagai momen yang sangat penting.

“Ini momen yang mempertemukan umat Katolik di masing-masing Paroki. Bukan hanya mempertemukan, juga untuk menjalin kasih persaudaraan umat Katolik di Kota Kupang”, ujarnya.

Lanjutnya, para peserta tidak boleh mengharapkan juara namun menjunjung tinggi sportivitas. Hal ini sebagai bentuk persiapan dalam menyambut Pesparani Nasional.

Menurutnya yang harus dibangun dalam kegiatan tersebut adalah semangat persatuan dan persaudaraan yang berlandaskan nilai-nilai Kekristenan. “Kejujuran, keikhlasan, kebersamaan. Itu yang harus dijaga”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Kupang juga menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan-kegiatan rohani tanpa memandang suku maupun agama.

“Saya bilang Pak Walikota, kegiatan-kegiatan Kerohanian kita dukung penuh”, jelasnya.

Di depan Wakil Walikota Kupang, Ketua DPRD mengingatkan kepada pemerintah untuk ke depannya kegiatan-kegiatan kerohanian yang dilakukan oleh umat beragama, harus didukung oleh Pemerintah tanpa memandang Agama.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula unsur Forkopimda Kota Kupang, Perwakilan Uskup Agung Kupang, Romo Vikjen Gerardus Duka, para Pastor dan Suster Se-Kota Kupang. Hadir pula Majelis Ta’lim Nurul Ihwan Kecamatan Alak yang menampilkan musik Qasidah pada kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh 1.459 peserta dari semua kategori baik, anak, remaja, Orang Muda Katolik (OMK) dan Dewasa yang akan berkompetisi pada empat jenis lomba antara lain, lomba Paduan suara, lomba Mazmur, lomba Bertutur Kitab Suci dan lomba Cerdas Cermat Rohani. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Destinasi NTT Masuk Nominasi API 2020, ‘Lonely Planet’ Harap Masuk Top 10 Dunia

    8 Destinasi NTT Masuk Nominasi API 2020, ‘Lonely Planet’ Harap Masuk Top 10 Dunia

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan Lonely Planet telah menghubunginya serta mengharapkan agar NTT tetap masuk 10 destinasi terbaik dunia 2021. “Penerbit buku travelling terkemuka di dunia ini baru saja menghubungi saya dan mengharapkan NTT tetap jadi salah satu dari 10 daerah tujuan destinasi pariwisata dunia atau Top 10 tahun […]

  • Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

    Dukung Kapasitas Pemuda Katolik, Pemkot Kupang Inisiasi Program Inovatif

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Kota Kupang memberi perhatian serius pada pertumbuhan dan perkembangan kaum muda di Kota Kupang. Selain mengalokasikan sejumlah bantuan untuk pendidikan dan usaha ekonomi kaum muda, Pemkot Kupang juga menggagas sejumlah program inovatif yang bertujuan untuk membina karakter kaum muda. Salah satunya melalui kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat […]

  • Presiden Lantik 3 Menteri, Yasonna Diganti & Bahlil Jabat Tugas Baru

    Presiden Lantik 3 Menteri, Yasonna Diganti & Bahlil Jabat Tugas Baru

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Presiden Joko Widodo secara resmi melantik 3 (tiga) jabatan menteri dan 1 (satu) wakil menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024. Acara pelantikan tersebut dihelat pada Senin, 19 Agustus 2024 di Istana Negara, Jakarta. Para menteri dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan […]

  • Hari Lahir Pancasila dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

    Hari Lahir Pancasila dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setiap tanggal 1 Juni segenap bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote memperingati Hari Lahir Pancasila. Kepada media pada Senin, 31 Mei 2021; Gabriel Goa, Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) menyatakan, hari lahir Pancasila 1 Juni ini, perlu dimaknai dalam upaya pemberantasan korupsi dan […]

  • Lantik Pj. Kepala Desa Tohe, Bupati Belu : Jadilah Garam & Terang

    Lantik Pj. Kepala Desa Tohe, Bupati Belu : Jadilah Garam & Terang

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Jadilah garam dan terang di sana. Kalau tidak bisa jadi garam, berhenti! Kalau tidak bisa jadi terang, berhenti! Jaga kepercayaan yang diberikan, saya akan ikuti”, ungkap Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM saat mengambil sumpah dan melantik Cyprianus Mau menjadi Penjabat Kepala Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa […]

  • 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya. Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. […]

expand_less