Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Reskrim Polsek Tasbar Limpahkan Berkas Kasus Kades Nanaet ke Kejari Belu

Reskrim Polsek Tasbar Limpahkan Berkas Kasus Kades Nanaet ke Kejari Belu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Des 2019
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua, Garda Indonesia | Polsek Tasifeto Barat, Resor Belu telah melimpahkan berkas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Nanaet, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Kandrianus Taek ke Kejaksaan Negeri Belu oleh Kanit Reskrim, Aiptu. Marselinus Goran, pada Senin, 9 Desember 2019 pukul 15.00 WITA.

“Selamat siang, sekadar info bahwa berkas perkara penganiayaan yang dilakukan oleh Kades Nanaet sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belu oleh Kanit Reskrim polsek Tasbar, Aiptu Marselinus Goran, hari ini pukul 15.00 WITA,” tulis Kapolsek, Iptu. Hadi Syamsul Bahri, SH kepada Garda Indonesia melalui pesan WhatsApp.

Untuk diketahui, Kepala Desa Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, NTT, Kandrianus Taek dilaporkan ke Polsek Tasifeto Barat pada Rabu, 4 Desember 2019, lantaran diduga kuat telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap warganya sendiri.

Kepada awak media, korban Gregorius Leto (47), biasa disapa Lius, warga RT02/ RW02, Dusun Fatmalakan A, Desa Nanaet, mengaku dianiaya oleh kades, Kandrianus Taek di lokasi perjudian bola guling. Perjudian tersebut berlangsung bertepatan dengan acara rumah adat Laho’an di Laktutus, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi pada Rabu 4 Desember 2019 pukul 01.00 dini hari.

Menurut korban, saat itu kades sedang bermain judi bola guling. Korban, lalu berteriak agar bola itu melingkar di angka taruhannya kades. ”Begitu kades dengar saya teriak, dia bilang kau siapa? Kau dari mana? Kau warga mana? Saya tidak kenal kau! Lingkar apa?,” tuturnya mengulang kata kades.

Korban, lalu mendekat ke kades dan mengatakan, dirinya warga Desa Nanaet. Korban sendiri merasa aneh jika kades mengaku tidak mengenalinya sebagai salah satu warga masyarakat di desanya. “Kades tidak kenal saya? Saya ini kades punya masyarakat Desa Nanaet. Masa kades tidak kenal saya,” ungkapnya lagi meniru kata kades malam itu.

Lebih lanjut, korban menuturkan, saat itu juga kades langsung mengepal mulutnya sebanyak satu kali, ditambah tendangan di dada korban sebanyak tiga kali. “Dia pukul saya di mulut satu kali, tendang lagi saya tiga kali di dada, tapi saya tidak balas”, ujarnya dengan suara agak berat sembari mengusap dadanya seakan menahan nyeri yang menurutnya masih terasa.

Malam itu juga korban dibawa sanak keluarga ke Rumah Sakit Marianum Halilulik guna mendapatkan perawatan sekaligus pemeriksaan oleh dokter. Korban juga sudah diambilkan hasil visumnya dan diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit.

Sementara itu, Kades Nanaet Kandrianus yang ditemui awak media di Mapolsek Tasifeto Barat membantah semua penyampaian korban. Kades mengatakan, dirinya sama sekali tidak memukul korban. Katanya, korban datang ke tempat judi itu sudah dalam keadaan mabuk minuman keras (miras). Melihat keadaan korban yang sedang mabuk parah itu, kades lalu menyuruh korban untuk pulang tidur saja di rumah.

Saat itu, menurut kades, ada dua orang anggota brimob mendatangi TKP untuk menyelamatkan dirinya. Kades pun mengatakan bahwa dua anggota itulah yang memukul korban lantaran melihat korban mengancam dan hendak menyerang kades. Kades mengaku, dirinya langsung meninggalkan lokasi kejadian menuju ke dalam rumah adat lalu tidur sampai pagi.

“Sebenarnya saya ini yang korban, bukan dia. Tadi malam ada juga dua orang teman kepala desa di tempat itu. Dia ancam mau tikam kami. Tapi Kepala Desa Nanaenoe bilang kau bunuh kami nanti kau masuk penjara. Lius jawab bilang saya masuk penjara bisa keluar kembali, tapi kamu sudah mati,” kisahnya mengulang kembali ungkapan korban.

Kapolsek Tasifeto Barat, Iptu Hadi Syamsul Bahri, SH mengimbau kepada kedua belah pihak agar menahan diri untuk tidak melakukan hal- hal anarkis, tidak melakukan pembalasan satu sama lain yang sifatnya merugikan kedua belah pihak. Hadi Syamsul menyampaikan bahwa terhadap pengaduan masyarakat tersebut, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan, apakah benar terjadi tindak pidana tersebut.

Jika penyelidikannya sudah bisa ditingkatkan ke penyidikan, pasti ditingkatkan. Sekarang, pihaknya sedang membuat laporan polisi sebagai dasar dalam melakukan penyelidikan, melakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi, mencari petunjuk tambahan, cari alat bukti lain untuk membuat terang suatu tindak pidana.

Ia berharap, masyarakat mempercayakan pihak kepolisian untuk menangani perkara ini secara profesional. ”Kami dari kepolisian tidak akan memihak salah satu pihak karena kami akan bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. Kalau memang benar terjadi tindak pidana, baik itu penganiayaan maupun pengeroyokan, maka yang melakukan harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukannya,” pungkasnya.(*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anugerah ASN 2020 Dihelat dengan Tiga Kategori

    Anugerah ASN 2020 Dihelat dengan Tiga Kategori

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali dihelat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di tahun 2020. Pelaksanaannya ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri PANRB No. 131/2020 tentang Anugerah ASN Tahun 2020. Ajang Anugerah ASN merupakan penghargaan bagi ASN sebagai individu maupun organisasi yang telah memberikan kontribusi luar biasa dan secara […]

  • Suzuki Fiesta II, Untung Ganda Beli Mobil Suzuki di Akhir Tahun 2021

    Suzuki Fiesta II, Untung Ganda Beli Mobil Suzuki di Akhir Tahun 2021

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) Kupang selaku main dealer mobil Suzuki wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat ajang Suzuki Fiesta. Bertema “Semarak Semangat Rezeki Akhir Tahun” dihelat pada 15—19 November 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di showroom Jalan Timor Raya No. 01, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Sebelumnya, Suzuki Fiesta I […]

  • Narasi Bohong Terkait ‘Lockdown’ Beredar, Ini Klarifikasi BPMI Setpres

    Narasi Bohong Terkait ‘Lockdown’ Beredar, Ini Klarifikasi BPMI Setpres

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar narasi di sejumlah layanan pesan instan dan media sosial yang menginformasikan bahwa Presiden Joko Widodo memberlakukan karantina terbatas (lockdown) terhadap aktivitas publik di beberapa wilayah di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya, Banten, Tangerang, Semarang, dan Bali. Baca tautan ini : http://gardaindonesia.id/2020/03/17/presiden-jokowi-hingga-saat-ini-belum-ada-kebijakan-lockdown/ Narasi […]

  • Vaksin Gratis

    Vaksin Gratis

    • calendar_month Jum, 18 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Yang gratis memang menyenangkan. Apalagi yang bilang gratis seorang presiden: Pak Jokowi. Beliau menegaskan vaksin Covid-19 nanti gratis. Untuk seluruh rakyat Indonesia. Kita, kelihatannya, tidak mau kalah dengan Singapura. Dulu, saya pikir, akan ada dua jalur vaksin: gratis dan berbayar. Yang gratis adalah untuk yang tidak mampu. Sedang yang mampu harus […]

  • Kantor Bahasa NTT Helat Bengkel Penulisan Terjemahan Bahasa Dawan

    Kantor Bahasa NTT Helat Bengkel Penulisan Terjemahan Bahasa Dawan

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, menggandeng Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Timor Tengah Selatan (TTS), melakukan kegiatan Bengkel Penulisan Produk Terjemahan bertempat aula Hotel Timor Megah pada tanggal 4—7 September 2021. Kepala Kantor Bahasa NTT  Syaiful Bahri Lubis dalam kesempatan itu mengatakan bengkel penerjemahan […]

  • Satgas Damai Cartenz- Tembak Mati 1 Anggota KKB di Papua

    Satgas Damai Cartenz- Tembak Mati 1 Anggota KKB di Papua

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Mimika, Garda Indonesia | Pada Selasa, 23 Januari 2024 sekitar pukul 16.27 WIT telah terjadi kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan personil Satgas Damai Cartenz-2024 di pos tower Tigamajigi, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Satgas Damai Cartenz-2024 Kembali berhasil menembak mati 1 (satu) anggota KKB wilayah Intan Jaya atas nama Harisatu Nambagani. Kasatgas […]

expand_less