Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Peduli Lingkungan, PMI Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon

Peduli Lingkungan, PMI Belu Tanam 2.000 Anakan Pohon

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 21 Des 2019
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu bersama sekelompok relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dan masyarakat Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menanam anakan Jambu Mente dan Asam Jawa, pada Sabtu, 21 Desember 2019.

Salah satu pengurus PMI, Padrianus Kun kepada wartawan usai kegiatan, mengatakan penanaman anakan pohon sebagai upaya kepedulian terhadap lingkungan, terutama pencegahan terhadap bahaya longsor pada musim hujan.

Pengurus PMI Kabupaten Belu, Padrianus Kun

Menurut Padrianus, kegiatan penanaman anakan pohon itu sebagai lanjutan dari program Membangun Masyarakat Aman dan Tangguh (Mata) yang pernah dilakukan beberapa tahun lalu. “Hari ini, kita sama- sama dengan Relawan Sibat dan masyarakat di Desa Rafae lakukan reboisasi atau mitigasi lanjutan dari program Mata di 4 (empat titik) yakni di sepanjang kali Wehas, di sekitar Cekdam Fatara, Cekdam Taseon dan SMP Satap Obor. Ada dua jenis anakan yang kita tanam, yaitu Jambu Mente dan Asam Jawa. Jumlahnya dua ribu anakan pohon,” urainya.

Penjabat Kepala Desa Rafae, Genoveva Mauk didampingi Pengurus PMI Belu sedang menanam anakan pohon

Selain di Desa Rafae, dikatakannya lebih lanjut, kegiatan itu akan dilakukan pihaknya di 2 desa lainnya yakni, Desa Fatuketi (Kecamatan Kakuluk Mesak) dan Desa Sarabau (Kecamatan Tasifeto Timur).

Penjabat Kepala Desa Rafae, Genoveva Mauk yang ditemui wartawan di sela- sela kegiatan itu menyampaikan limpah terima kasih kepada PMI Belu yang sudah membantu menanam anakan pohon di wilayahnya itu. “Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada PMI Belu yang hari ini sudah datang bersama dengan kami relawan desa (Sibat,red) dan masyarakat untuk lakukan penanaman anakan di beberapa titik lokasi, yang berpotensi muncul bahaya longsor seperti di tepian kali Wehas dan beberapa titik lainya. Semoga kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat Rafae ke depannya”, tandas Sekretaris Desa Rafae itu.

Untuk diketahui, kegiatan penanaman anakan pohon itu atas dukungan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Belu tahun 2019.(*)

Penulis (*/HH/Ito)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir 2020, JNE Kupang Rayakan Natal dengan Anak Panti Asuhan Alma

    Akhir 2020, JNE Kupang Rayakan Natal dengan Anak Panti Asuhan Alma

    • calendar_month Sab, 19 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kegiatan rutin di setiap akhir tahun dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), maka JNE Kupang menghelat Natal bersama Anak Disabilitas di Panti Asuhan Alma (Yayasan Bhakti Luhur) Baumata pada Kamis, 17 Desember 2020 dan di Panti Asuhan Alma Oebufu pada Jumat, 18 Desember 2020. […]

  • Maskapai Merpati Akan Beroperasi Lagi, Ini Tahapan & Persyaratannya

    Maskapai Merpati Akan Beroperasi Lagi, Ini Tahapan & Persyaratannya

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Majelis Hakim Pengadilan Niaga mengabulkan proposal perdamaian dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU PT Merpati Nusantara Airlines dengan kreditur di Pengadilan Negeri Surabaya. Menanggapi banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada Kementerian Perhubungan terkait apakah maskapai penerbangan ini akan segera beroperasi kembali, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, menjelaskan bahwa saat […]

  • Panen Bawang Merah Lokananta di Oesao, VBL : Pemda Terus Bantu Petani

    Panen Bawang Merah Lokananta di Oesao, VBL : Pemda Terus Bantu Petani

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Bupati Kupang, Korinus Masneno memanen perdana Bawang Merah varietas Lokananta dengan metode tanam True Seed Shallots (TSS) di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Selasa, 28 September 2021. Hadir pada acara tersebut, Anggota DPRD Provinsi NTT,  Maria Nuban Saku, […]

  • Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Konflik batas tanah antara Maria Bete dan Pit Mau yang terletak di RT 07/ RW 04, Dusun Haliwen B, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Perbatasan Timor Leste sejak tahun 2018 silam, dianggap telah selesai oleh Kepala Desa Andreas Atok. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/25/mekar-sejak-tahun-1993-desa-dubesi-di-belu-masih-jadi-anak-tiri/ “Masalah […]

  • Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati mengungkapkan bahwa ia sudah mengutus seseorang untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, menyampaikan permintaan agar buzzer-buzzer tersebut disingkirkan.   Jakarta | Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan permintaan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengambil langkah konkret memberantas buzzer yang dinilainya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Perlu diketahui, […]

  • Sampah Ganti Minyak Tanah, Warga Ende Memasak Pakai Kompor Pelet

    Sampah Ganti Minyak Tanah, Warga Ende Memasak Pakai Kompor Pelet

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | Warga Kabupaten Ende di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal merasakan manfaat dari hasil olahan Sampah Biomassa. Jika sebelumnya menggunakan minyak tanah atau kayu bakar untuk memasak, kini mulai memakai Kompor Pelet. Rofika, pengguna Kompor Pelet dan pengelola Pelet di Ende menyampaikan, inovasi Pelet ini pertama dan menjadi solusi […]

expand_less