Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » ‘Update Covid-19 NTT’ 41 ODP Selesai Pemantauan & 316 Isolasi Mandiri

‘Update Covid-19 NTT’ 41 ODP Selesai Pemantauan & 316 Isolasi Mandiri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita tidak usah cemas, panik apalagi takut. Ikuti protap yang dikeluarkan WHO dan pemerintah. Kita hanya minta masyarakat NTT taat dan patuh kepada protap-protap tersebut,” pinta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. meminta dukungan semua pihak agar penanganan penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi NTT dapat diminimalkan .

Menurut Marius saat menyampaikan perkembangan (update) data terkini ODP di NTT hingga Jumat, 27 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, dari total sebaran per kabupaten/kota terdapat 365 Orang Dalam Pemantauan ODP (ODP); 41 ODP selesai masa pemantauan; 8 orang sedang dirawat di rumah sakit; 316 melakukan karantina mandiri.

Ada pun data gamblang disampaikan Jubir Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT merinci, Kota Kupang terdapat 59 ODP (10 orang selesai pemantauan; jumlah saat ini ada 49, 2 orang sedang dirawat di rumah sakit Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang dan ada 47 yang karantina mandiri).

Lanjut Marius, di Kabupaten Kupang terdapat 9 orang sedang melaksanakan karantina mandiri; Kabupaten Timor Tengah Selatan memiliki 22 ODP sedang melakukan karantina mandiri; Kabupaten TTU ada 2 ODP, 1 dirawat di RSUD Kefamenanu dan 1 karantina mandiri; Kabupaten Belu 19 orang ODP, 1 orang sedang dirawat di RSUD Kupang dan 18 orang menjalani karantina mandiri dan Malaka 1 orang masih dirawat di RSUD W Z Yohanes Kupang Kupang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 di Provinsi, Dr. Jelamu Ardu Marius

Sementara, di Kabupaten Rote Ndao terdapat 20 ODP sedang dalam karantina mandiri; Sabu Raijua ada 3 ODP sedang dalam karantina mandiri; dan Kabupaten Alor 1 orang sedang karantina mandiri.

Di daerah Flores, yakni di Kabupaten Lembata ada 22 orang, 4 orang selesai pemantauan dan 18 orang karantina mandiri; Manggarai Barat terdapat 38 ODP yang sedang dalam karantina mandiri; Sikka ada 50 orang (19 orang selesai pemantauan dan 31 orang menjalani karantina mandiri). Manggarai Timur, terdapat 10 ODP (1 ODP sedang dirawat di RSUD Ruteng dan 9 orang dalam karantina mandiri); Flores Timur ada 5 orang sedang dalam karantina mandiri.

Di Kabupaten Ende, imbuh Marius Ardu Djelamu, terdapat 5 ODP (2 orang selesai pemantauan dan 3 orang karantina mandiri); Kabupaten Manggarai ada 8 orang (1 orang selesai pemantauan dan 7 orang karantina mandiri); Kabupaten Ngada 14 ODP dikarantina mandiri; dan di Kabupaten Nagekeo terdapat 17 ODP ( 1 orang dirawat di RSUD TC Hilers Maumere dan 16 karantina mandiri).

Untuk sebaran ODP di Kabupaten Sumba Timur 31 ODP (4 orang selesai pemantauan, 1 orang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha, 26 orang sedang karantina mandiri) Kabupaten Sumba Barat Daya ada 25 orang sedang dikarantina mandiri; dan di Sumba Tengah 4 orang sedang menjalani karantina mandiri.

Lebih lanjut doktor jebolan IPB Bogor ini menyampaikan terima kasih atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT kepada rekan-rekan media yang dengan setia mem-publish data dan informasi mengenai Covid-19. “Anda adalah pejuang sejati yang selalu ada di garda terdepan dan masyarakat di daerah ini senantiasa merindukan berita yang anda tulis,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkuatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa 84% pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sedangkan catatan KPAI, 1700-an kasus kekerasan pada anak terjadi setiap tahunnya. Faktanya, cukup banyak dari kasus kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum guru. Motifnya, menjadikan hukuman yang dibungkus […]

  • Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    Pantau Pemungutan Suara di Kota Kupang, Wagub Josef Pinta Saksi Bekerja Jujur

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Setelah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM melakukan pemantaun di beberapa lokasi TPS di Kota Kupang, Rabu, 17 April 2019 Sekitar pukul 10.30 WITA, Wagub bersama Forkopimda NTT, Ketua DPRD NTT, Ketua KPUD Provinsi, […]

  • Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Lasiolat-Belu, Garda Indonesia | Guna memenuhi kebutuhan air bersih, Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kadis PUPR, Vincent K. Laka, S.T. dan Plt. Direktur PDAM, Ir. Fridolinus Siribein melakukan monitoring untuk melihat dan memastikan secara langsung lokasi serta debit air di sumber mata air Harewe […]

  • Munas VI Apeksi, Presiden Tekan Empat Langkah Pemda Atasi Pandemi

    Munas VI Apeksi, Presiden Tekan Empat Langkah Pemda Atasi Pandemi

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada Kamis, 11 Februari 2021, di Istana Negara; Presiden Joko Widodo mengajak pemerintah kota untuk melakukan sejumlah langkah luar biasa dan mendesak terkait penanganan pandemi Covid-19 beserta dampak yang mana dibutuhkan gerak dan langkah luar biasa dari seluruh pihak. […]

  • Jokowi Larang Ekspor Migor & CPO, Mafia dan Konconya Ketar-Ketir

    Jokowi Larang Ekspor Migor & CPO, Mafia dan Konconya Ketar-Ketir

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Benar kan, ternyata memang mafia minyak goreng, biang kerok kelangkaan migor kemarin itu. Modusnya pemalsuan dokumen Persetujuan Ekspor (PE) walau tidak memenuhi syarat distribusi kebutuhan dalam negeri (DMO). Kira-kira begitulah ‘white-collar crime’-nya. Beberapa “wayang”nya sudah ditangkap kejaksaan. Ya, kejaksaan bukan KPK. Lantaran KPK masih sibuk memonitor katanya. Lalu “dalang”nya bagaimana? Kita […]

  • Poin-poin Super Penting RUPS Bank NTT 2024

    Poin-poin Super Penting RUPS Bank NTT 2024

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank NTT untuk Tahun Buku (TB) 2023 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2024, telah dilaksanakan di aula Fernandes Kantor Gubernur NTT pada Rabu, 8 Mei 2024. RUPS TB 2023 dan RUPS LB 2024 dipimpin Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake sebagai pemegang saham pengendali […]

expand_less